Dicintai Ceo Berhati Iicik

Dicintai Ceo Berhati Iicik
perasaan masing-masing


__ADS_3

yang membuat maiko pun menghampiri dika Dan duduk disebelahnya sembari memperhatikan lelaki yang dia sukai Itu,sembari menggoyang-goyangkan bahunya beberapa kali untuk merespon dirinya yang sudah Ada disampingnya namun dika Tak bergeming hanya fokus dengan pikiranya Itu, Dan sontak saja maiko pun dengan rasa PDNya bersandar dibahu lelaki yang amat disukainya Itu yang sudah tersenyum senang, yang membuat dika pun dengan sadar Dan terkejut langsung beranjak bangun dari duduknya , yang membuat maiko pun terkejut dengan wajah bengongnya melihat sikapnya kepadanya


"bahuku bukan bantal! " ujar dika dengan sikap dinginya sembari mengusap-mengusap bahunya beberapa kali menatap maiko dengan kesalnya Dan dirinya pun membalikan tubuhnya berjalan keluar ke atas atap untuk mencari udara Segar, yang membuat orang disekitarnya pun menoleh melihat mereka berdua dengan wajah penasaranya yang membuat maiko pun terdiam dengan wajah kecewanya


Tak.. Tak... Tak...


Dan dika pun yang sudah dilantai atas sembari berjalan di ujung tembok melihat Dan menatap pemandangan dibawah sana yang sesekali melihat ponselnya Itu dengan sedikit ragu ingin menelepon istrinya Itu saat ini, namun dengan penasaranya akhirnya dika pun menghubungi istrinya Itu


kring... kring... kring..


Dan diapartemets sana jeje pun yang sedang meredam dibetap dengan rileks nya namun dengan cepat beranjak bangun dari betapnya menuju ranjangnya mendengar ponselnya Itu yang sudah bendering beberapa kali , dengan cepat jeje pun langsung mangakat ponselnya dari suaminya Itu


"halo.. apa yang kau lakukan sekarang ini? " tanya dika disebrang sana dengan suara merindukanya namun gengsi pada istrinya Itu, yang membuat jeje pun terdiam sejenak sembari mengatur nafasnya yang engos-engosan yang baru abis berjalan yang terburu-buru


"hufftt... hufftt...


yang membuat dika pun sangat kesal Dan penasaranya mendengar istrinya Itu yang Tak menjawab pertanyaannya disebrang sana


"aku tanya apa yang kau lakukan sekarang? " tanya dika lagi dengan suara tegasnya


"hufftt.. tidak ada! hanya saja saat ini aku lagi mandi! " saut jeje dengan suara pelannya sembari memakai kimononya yang baru sadar dirinya yang sudah telanjang bulat


"apa kau sudah makan malam? " tanya dika yang disebrang sana dengan suara seriusnya, yang membuat jeje pun terdiam sejenak yang dari siang belom makan sama sekali


"halo, aku tanya sudah makan apa belom? " tanya dika lagi dengan wajah khuwatirnya disebrang sana ..


"aku belom makan! " saut jeje singkat


"ini sudah larut, apa yang kau lakukan seharian ini sampai lupa makan malam? " tanya dika dengan wajah heranya pada istrinya Itu disebrang sana

__ADS_1


"aku tidak apa-apa, hanya saja kurang berselera makan , nanti juga kalau laper aku akan makan! " saut jeje dengan suara khasnya yang membuat dika pun langsung menghelang nafas beratnya yang mendengar berkata istrinya Itu barusan disebrang sana


"uhu~~kau coba lihatlah kejendela ? " pinta dika disebrang sana yang membuat jeje pun merasa bingung mendengar berkata suaminya Itu


"apa?


"langitnya begitu cerah bukan? "ujar dika disebrang sana


"apa yang barusan kau katakan langitnya sangat cerah? " saut jeje sembari menoleh melihat jendela yang gelap gulita di malam Hari


"aku sudah bilang padamu barusan bukan? kau lihatlah keluar jendela..? ujar dika yang sekali lagi memberitahukan pada istrinya Itu, yang membuat jeje pun dengan penasaranya langsung berjalan menuju jendelanya


" memangnya Ada apa di luar jendela sana? "tanya jeje disebrang sana sembari menatap langi-langit di luar sana


"apakah kau sudah dekat jendela sekarang? " tanya dika yang sudah memastikan istrinya Itu


"Iyá..


"aku tidak melihat Satu pun diatas sana? " saut jeje yang masih fokus melihat atas langi-langit yang gelap gulita


"apakah kau mau tahu kenapa? tidak bisa kelihatan olehmu?"tanya dika disebrang sana dengan suara seriusnya


"HMm... aku kira mungkin karena lampu... lampu yang menghiasi bangunan Dan mengalahkan bintang-bintang diatas sana? "saut jeje di sebrang sana sembari menatap pemandangan dibawah sana yang begitu indah dengan lampu dimana-mana


"tepat sekali, tidak Ada bintang yang bisa Kita lihat, tidak perduli seberapa jelas langit Itu , lampu neon Ada dimana-mana .. " ujar dika disebrang sana dengan kata-katanya yang penuh arti pada istrinya Itu..


"apa kau meneleponku hanya untuk mengatakan Itu? " sindir jeje pada suaminya Itu yang peka terhadap apa yang dikatakan suaminya Itu yang penuh makna , yang membuat dika pun terdiam sejenak dengan suara dinginya disebrang sana


"sekarang makan malamlah, aku tidak Akan pulang malam ini! " pinta dika disebrang sana dengan suara tegasnya yang membuat jeje pun terdiam dengan suara pelannya

__ADS_1


"aku tahu! " saut jeje singkat dengan wajah yang sedikit kecewanya mendengar berkata suaminya Itu yang sudah memandangi ponselnya yang sudah terputus disebrang sana dengan hati hampanya sembari menoleh melihat pemandangan dibawah sana


Dan ditempat dika sekarang dirinya pun langsung beranjak berjalan masuk menuju mejanya dengan cepat , yang membuat pun mereka pun melihat dengan tatapan bingungnya dengan sikap dika yang Tak biasa Itu


Tak... Tak... Tak...


"Ada apa denganya? " tanya rekan satunya lagi sembari memperhatikan langkah tuannya Itu


"aku juga tidak tahu Tak biasanya dia seperti Itu? " saut rekan satunya lagi dengan wajah heranya


"pasti Ada sesuatu yang Salah dengannya? " ujar rekan sebelahnya lagi dengan wajah penasaranya menatap tuannya Itu


"apakah dia merencanakan sesuatu? sungguh mencurigakan? " saut rekan satunya lagi yang julid dengan tatapan Tak sukanya


"maaf semuanya, sepertinya aku harus pergi! " ujar dika yang sudah berdiri didepan sekelompok orang rekan kerjanya dengan wibawanya , Dan tak lupa menoleh melihat wanita yang sudah duduk dengan kesalnya sembari melipat kedua tanganya didadanya


"maiko? "panggil dika dengan wajah datarnya , yang membuat wanita Itu pun menoleh dengan juteknya


" Hari ini sangat menyenangkan sekali, aku harus pergi da ah... "ujar dika pamit pada maiko yang sudah terkejut dengan mata melototnya melihat tingkah laki-laki Itu yang tidak memperdulikan dirinya yang pergi begitu saja


" apa!? ..


Dan diapartemets sana..


jeje pun masih termenung dengan hati hampanya yang sudah duduk dikursinya Sembari menatap ponselnya yang sudah diletakan diatas mejanya


"apa aku sudah jatuh cinta padanya?.. (batin jeje) yang masih bingung dengan perasaanya saat ini pada suaminya Itu


dan di sebrang sana dika pun sudah masuk kedalam mobilnya sembari melonggarkan dasinya yang amat mencekek lehernya Itu dan Tak lupa dirinya pun menatap ponselnya dengan hati hampanya yang sudah menaruh disampingnya Itu

__ADS_1


"hanya saat aku tahu apA Itu cinta.. baru aku sadar ternyata aku mencintai wanita Itu.. (batin dika) yang sudah terdiam termenung sembari melihat pemandangan di luar sana


__ADS_2