Dicintai Ceo Berhati Iicik

Dicintai Ceo Berhati Iicik
penolakan jeje


__ADS_3

"ahh~~


" tuk~~(suara menaruh gelas)


"kau tentu tidak membayangkan akan menggantikan lalisa menjadi istriku, aku tidak mungkin mau putri keluarga penipu menjadi istriku.. " ujar dika sembari mengambil kopinya lagi dan menyeruputnya, yang membuat jeje pun sangat kesal yang mendalam di raut wajahnya yang tertahankan


"owh, jadi karena ayahku menipumu, kau mau menjadikanku sebagai istri simpananmu karena balas dendam ? " tanya jeje pada dika


"akhirnya kau paham ..


"sungguh aneh! aku tidak menarik dan juga tidak cantik, umurpun sudah tua .. jadi kau hanya menganggap aku sebagai wanita sembarangan untuk bersenang-senang? " tanya jeje yang sudah sedikit tenang menatap dika


"benar sekali..


"haruskah aku bahagia! selama ini tidak ada yang memperhatikanku, tapi justru ketua grup eagle melirik diriku " cibir jeje yang sudah menahan kesalnya yang sudah di ubun-ubun


"aku pikir kau akan menamparku , ternyata kau begitu tenang, atau jangan -jangan kau sudah memperkirakan apa yang telah aku bicarakan dengan ayahmu .. " saut dika yang sudah menatapnya heran bercampur senang, yang membuat jeje pun mengeluarkan tangannya yang sudah mengempal dengan Geregetannya yang ingin memukul laki-laki itu yang ada di hadapannya


"yang menipumu adalah lalisa, mengapa harus aku yang menembusnya ? tidak masuk di akal ! " triak jeje yang protes


"karena kau juga telah menyakiti perasaanku.. " saut dika yang sudah menatapnya dengan wajah datarnya, yang membuat jeje pun terkejut seketika


"apa?aku?..


"kau pernah memangilku makhluk aneh,apa kau sudah lupa? "ujar dika yang sudah menaruh tangannya di atas mejanya


"cck.. sungguh aku terkejut kau tersakiti dengan lelucon semacam itu? " tanya jeje pada dika dengan wajah herannya


"tidak tersakiti, hanya saja sedikit tidak senang ! "saut dika dengan wajah santainya yang membuat jeje pun semakin kesal sembari memicingkan halisnya

__ADS_1


"hanya karena sedikit tidak senang, aku harus menjadi simpananmu 💢💢? bukankah kau bisa mengkencani beberapa wanita cantik dan seksi? "protes jeje yang sudah amat kesal yang di tertahankan


"karena aku adalah orang biasa, aku ingin bersenang-senang dengan wanita pandai dan tidak cantik! "sindir dika dengan sengajanya, yang membuat jeje pun sedikit tersinggung yang telah menghina dirinya


"aku menolak!..


"apa kau nyakin ingin menolak?" tanya dika yang terdiam sejenak menatap jeje yang sudah buang muka kearahnya


"aku menolak! titik!.. " saut jeje yang sudah melipatkan kedua tangannya di dadanya dengan wajah juteknya


"jika kau menolakku, ayahmu, direktur budi, akan kehilangan segalanya, entah apakah pemerintah atau orang lain yang mengambil alih perusahaan itu, grup eagle tidak akan membantu apapun, rumah tempat tinggalmu sekarang juga akan disita! " ujar dika yang sudah memperingatkan kepada jeje yang masih dengan pendiriannya


"benarkah, kalau aku menerima tawaranmu , apakah perusahaan tidak di ambil alih? rumahku tidak akan disita? " tanya jeje dengan wajah sedikit penasarannya


"aku tidak ingin menyelamatkan perusahaan, tapi bisa menyediakan rumah untukmu! " saut dika yang sudah menatapnya dengan wajah seriusnya


"jadi aku menjadi istri simpananmu, hanya senilai sebuah rumah saja, murah sekali harga diriku, aku tersinggung! "sindir jeje dengan wajah juteknya


"kalau begitu biarkan saja dia hancur..


"apakah kau tidak menyesal " tanya dika pada jeje dengan wajah sedikit kesalnya


"sejak aku tinggal dengan ayahku dan keluarganya, aku tidak pernah mendapatkan perlakuan baik, aihh.. itu pun kalau dia melihatku seperti putrinya, tapi Hari ini aku sadar, dia tidak menganggapku sebagai putrinya, ayah macam apa yang menawarkan putrinya menjadi simpanan orang? kau dan ayahku tahu aku bukan orang yang bodoh , dan juga kau buka tipe ku! " ujar jeje yang sudah tersenyum sinis yang membuat dika pun terkejut dengan mata melototnya


"jaga dirimu Baik-baik.. " saut jeje dengan segera bangun dari duduknya sembari membalikan tubuhnya dan berjalan pergi namun dengan tiba-tiba dika pun dengan cepat langsung beranjak bangun dan memegang dan menarik tangan jeje kearahnya


"ahh!!


"apa kau bilang aku bukan tipemu? "tanya dika dengan wajah sedikit kesalnya, yang membuat jeje pun terkejut

__ADS_1


"betul! kau bukan tipe ku " saut jeje dengan wajah juteknya


"aku mau tahu, seperti apa pria yang ideal bagimu? "protes dika dengan wajah tak terimanya


"seorang pria yang tolak belakang dengan dirimu! " saut jeje


"bertolak belakang? jika aku menjadi pria ideal bagimu, apakah kau menerima tawaranku ? " tanya dika pada jeje yang sudah menatapnya yang begitu dalam


"seharusnya tidak perlu ditanyakan lagi, bukan? aku sudah menolak tawaranmu itu!.. " saut jeje yang sudah tersenyum kecut , yang membuat dika pun mengeluarkan kartu As nya


"baiklah, tapi bagaimana kau membayar biayaya pengobatan ibu kandungmu, jika kau menolak? "ujar dika dengan suara tegasnya yang membuat jeje pun yang mendengar itu langsung terkejut dan terdiam sejenak


"direktur budi dan nyonya Ratih meskipun jatuh kenerakan sekalipun, mungkin bukan urusan besar untukmu, tapi ibu kandungmu, tidak bisa bertahan bila mereka bangkrut, ketika hal itu terjadi, kau juga harus memiliki alternatif , bukan? tapi aku sarankan kau mengandalkan ayahmu , karena aku akan membuatnya habis-habisan.. "ancam dika dengan liciknya yang membuat jeje pun langsung menampar laki-laki itu tanpa ampun


plakkk... (suara tamparan)


"dasar kau! bajingan!! "triak jeje dengan rasa kesalnya yang dari tadi dia tahan, tapi dengan cepat dika pun langsung menarik tangannya kearahnya yang dari tadi masih memeganginya sebelah kiri


" ahh!!


"ayahmu lah yang lebih dulu melakukan hal keji! " saut dika dengan tatapan tajamnya


"tapi kenapa harus aku ? mengapa harus aku? " triak jeje yang tak ada rasa takutnya sama sekali


"aku sudah katakan, aku mau membalasnya!


"balas saja kepada lalisa, dia yang telah menipumu bukan aku! "triak jeje yang sudah menampakan wajah galaknya


"kau mau aku membalas pada wanita hamil? aku gila tapi tak sejauh itu! lagi pula kaulah paling cocok menjadi teman tidurku, tentu sungguh sangat menyenangkan bisa tidur dengan wanita yang tidak biasa , bukan? " ujar dika dengan rasa kesalnya menghina jeje seperti wanita lain, yang membuat jeje pun naik pitam yang ingin menampar laki-laki itu lagi yang ada di hadapannya

__ADS_1


"dasar bajingan!!! 😤" triak jeje sembari melanyangkan tangannya kearah wajah laki-laki itu, tapi dengan sigap dika pun langsung menangkapnya dan memegangnya yang begitu kuat dan menyudutkan tubuh wanita itu dibalik tembok dengan kedua tangannya yang sudah di letakan diatas kepalanya yang begitu erat , yang membuat mereka pun saling pandang yang begitu dekat dengan emosi mereka yang begitu memuncak dengan nafas mereka yang sudah saling bersahutan dan terdiam sejenak yang membuat jeje pun dengan sadar langsung membalikan wajahnya dengan rasa kesalnya


__ADS_2