
"ohh iya, satu lagi aku sudah membelikanmu belut hari ini, lain kali kau harus memasak untuku yah! " saut dika dengan rasa senangnya yang belom memberitahukan statusnya saat ini, yang membuat jeje pun sedikit bingung dan ragu dengan permintaan dika kepadanya
"itu....
"sebenarnya , aku tidak jadi Menikah dengan wanita pilihan bibiku dan ayahku itu ! " ujar dika yang sudah memberitahukan statusnya saat ini, yang membuat jeje pun sedikit terkejut tidak percaya
"bukankah pada saat itu kau ingin menikah dengannya kan? " tanya jeje yang masih belom percaya dengan penjelasan dika kepadanya
"aku pikir tidak bisa jika tidak menikah, apa kau tahu aku menolak seperti orang gila pada akhirnya keluarganya pun menyerah dengan sikapku kepada mereka? " saut dika yang bicara apa adanya sembari menatap jeje dengan rasa rindunya
"apakah itu akan mempengaruhi bisnis perusahaan? " tanya jeje lagi untuk memastikanya kebenaranya
"apa kau tahu, masalah bisnis perusahaan, bagaimana pun itu bisa diselesaikan , ketika disaat kau pergi.. saat kau tidak ada begitu lama, membuat hatiku lebih sakit , aku sungguh sangat rindu padamu..jeje.." ujar dika yang sudah menguntarakan isi hatinya kepada jeje dengan suara lembutnya yang membuat jeje pun terdiam terharu mendengar perkataan dika barusan
"dika nasution Abrams yang tidak takut langit dan bumi , benar-benar mengakui perasaan rindunya didepanku . . (batin jeje) tanpa disengaja air matanya pun terjatuh di pipinya yang sudah tertunduk dengan rasa harunya melihat dika yang sudah mengeluarkan cincin yang sama sebelom kepergiaanya tahun lalu
"jika kau tidak menerimanya kali ini, kalau begitu aku akan sembarangan mencari yang lain, ini terserah padamu ! " ujar dika yang sudah menyodorkan cincin kearahnya yang membuat jeje pun terdiam sembari melihat cincin itu dihadapannya
" dan jika aku menerima cincin ini , aku akan dihabisi lagi, masih harus melewati waktu yang mengerikan itu lagi, apakah aku harus menerimanya? "tanya jeje yang ingin memastikan terhadap dika kepadanya, yang membuat dika pun langsung beranjak bangun dari duduknya dan melangkah menghampiri jeje yang sudah berlutut dikakinya
"aku janji tidak akan mengerikan seperti sebelomnya, yang lainnya dibandingkan tidak ada dirimu ... semuanya tidak masalah ! "saut dika yang masih berlutut dikaki jeje dengan wajah memohonya yang membuat jeje pun menangis dengan rasa bahagianya
"dan aku.. tidak melupakan apapun , setiap saat ketika bersamamu dulu... ihks... " ujar jeje yang sudah tersenyum sembari mengeluarkan air mata bahagianya yang membuat dika pun langsung berdiri dan mengusap air mata jeje dengan tangannya yang penuh keharuan dengan perasaan mereka satu sama lainnya
__ADS_1
"aku sungguh merindukanmu jeje.. saut dika yang tersenyum bahagia sembari mencium kening jeje dengan lembutnya , sama halnya dengan jeje yang sudah memeluk dika dengan eratnya , dan pada akhirnya jeje pun mengulurkan tangannya kearah dika yang ingin memasangkan cincin kejari manisnya dengan perlahan dan menciumnya dengan penuh kelembutan dan kasih sayangnya
beberapa jam kemudian..
akhirnya mereka pun pulang keapartemen yang dulu pernah jeje tempati yang sudah berjalan masuk dengan wajah bengongnya
" aku pikir kau sudah membuang apartement ini? "tanya jeje yang sudah berjalan masuk sembari melihat sekelilingnya yang masih sama sebelomnya
"aku tidak ingin membuangnya, disaat aku kesepian, dimana hari aku merindukanmu , aku suka datang kesini dan bermalam hanya untuk beberapa hari saja..! " saut dika yang sudah berjalan menyusul dibelakangnya, yang membuat jeje pun langsung menoleh kebelakangnya
"aku pikir wakil direktur dika nasution Abrams tidak akan merasa kesepian! "ledek jeje yang sudah menampkan wajah sedikit terkejutnya, yang membuat dika pun langsung menggendong tubuh kekasihnya itu dari dekapanya yang membuat jeje pun sedikit terkejut
" ahh!!...
"ummm... aku tidak berani percaya itu! "saut jeje yang tersenyum senangnya menatap dika yang sudah menggendongnya menuju kamarnya
"mungkin malam ini bisa terjadi kesalahan ... " ujar dika yang tersenyum liciknya yang membuat jeje pun tersenyum menangtangnya
"aku tidak sabar akan hal itu! " saut jeje yang tersenyum sembari mencium pipi kekasihnya itu yang membuat dika pun semakin bersemangat yang sudah mencium bibir mungil kekasihnya itu yang begitu dalam dan agresif satu sama lainnya yang masih berjalan menuju kamarnya yang tak sabaran itu, yang sudah merasakan perasaan yang bergejolak didalam Sana yang mendidih bagaikan air panas satu sama lainnya yang penuh rasa cinta dan kasih sayang yang tertumpuk selaman 30 bulan lamanya..
6 bulan kemudian..
akhirnya mereka pun bersanding diatas pelaminan yang sudah menujukan suami istri yang sah dan sesungguhnya, yang membuat jeje dan dika pun sangat bahagia dihari itu yang penuh suka cita, dan beberapa rekan kerja jeje pun berdatangan silih berganti yang tidak di sangka -sangka termasuk yudi juga yang sudah membawa calon istrinya itu yang tak lain adalah Sisi karyawannya sendiri yang sudah berdiri disamping jeje untuk berpoto saling bergantian, dan tak lupa tata pun membawa calon pasangannya yang tak lain adalah rafi, dan tidak ketinggalan juga Lalisa pun ikut hadir di acara itu tanpa ada zaki disisinya dia hanya fokus dengan anak semata wayangnya sekarang yang sudah beranjak 1 tahun lebih, dan ayahnya jejepun berangsur membaik meski harus di kursi roda dan ratih pun pergi entah kemana disaat hidupnya hancur seperti gelandangan
__ADS_1
"ternyata tak disangka jeje mendapatkan mahar begitu besar dari seorang wakil CEO! " ujar tata yang sudah berdiri disamping sahabatnya itu yang tak lain adalah sisi yang sudah tersenyum bahagianya
"iya, hahaha... aku juga bahkan sedikit iri padanya! " saut Sisi yang tersenyum cemberutnya
" ckk..bukannya kau juga beruntung mendapatkan menejer kami yang sudah diangkat jadi wakil direktur di perusahaannya? "ujar tata yang menepuk pundak sahabatnya itu dengan rasa kesalnya yang membuat Sisi pun tersadar dari ucapan sahabatnya itu yang sudah tersenyum seperti orang bodoh
" hahahaha.... maaf aku sedikit lupa..
"ckk...
dan mempelai pengantin pun akhirnya berpose didepan kamera dan menujukan kemesraan mereka berdua di semua tamu yang hadir di acara itu dengan rasa senang dan syukur atas ramat mereka miliki
.
..
...
.... dan akhirnya ceritanya pun....
🎉_______tamat________🎉
__ADS_1