
"apa kau Akan pergi mengunjungi keluargamu? " tanya dika sembari menyuap makananya yang terakhir
"tidak tahu, biar aku pikirkan dulu.. " saut jeje dengan wajah diamnya
"aku Akan kembali setelah liburan pestival musim semi , apa tidak apa-apa bila kau tinggal disini sendirian? "ujar dika sembari meminum minumanya yang membuat jeje pun terdiam dengan wajah bengongnya
"apa arti tatapanmu Itu? " tanya dika dengan suara khasnya yang membuat jeje pun menghelang nafas beratnya
"uhu~~tenang saja aku Akan baik-baik saja tinggal sendirian, biasanya juga kau pergi Dan begitu lama bukan? " saut jeje dengan wajah santainya
"ohh.. Iyá, aku Akan membelikanmu móbil , apa pilihanmu? " tanya dika yang sudah menatap istrinya Itu dengan wajah seriusnya, yang membuat jeje pun langsung terkejut dengan tiba-tiba
"apa! membelikanku mobil?..
" Iyá.. "saut dika dengan wajah santainya yang membuat jeje pun langsung menampakan wajah protesnya
"aku tidak butuh móbil! .. " tolak jeje dengan wajah seriusnya
"aku Akan membelikanmu satu! titik! " ujar dika dengan suara tegasnya
"keluargaku miskin, Itu mustahil jika aku dengan tiba-tiba mengendarai mobil! lagian aku bisa jalan sendiri seperti biasanya naik taksi kalau tidak naik KRL . . " protes jeje dengan tak sukanya menatap suaminya Itu yang membuat dika pun merasa kesal dengan keinginannya Itu
"apa masalahnya dengan Itu? lagian aku yang membayar móbil Itu bukan mereka ! " triak dika dengan dengan melototnya yang membuat jeje pun tak mau kalah dengan wajah galaknya
__ADS_1
"tentu saja Itu masalah buat ku!.. " Cetus jeje dengan rasa kesalnya
"kau sangat tidak masuk Akal! semua wanita yang aku kenal , memohon Dan meminta pada ku untuk membelikan lebih banyak hadiah! tapi bagaimana kau bisa menolaknya Dan tidak perduli seberapa kerasnya aku mencoba ? "cibir dika dengan wajah herannya menatap istrinya Itu yang Beda dari yang lain
"semua pria yang aku kenal juga mencoba segalanya untuk menghabiskan uangnya, menurutku kau terlalu boros ! "sindir jeje yang tak mau kalah debat yang membuat dika pun langsung memegang kepalanya sebelah yang sedikit sakit mendengar istrinya Itu yang keras kepala
"ckk.. semua pria yang kau kenal? berhentilah berbohong , kau belom punya pacar sebelumnya bukan? aku sudah memastikanya tadi malam! . . " ujar dika yang menahan rasa kesalnya kepada istrinya Itu
"memang tidak pernah melakukannya apa lagi bercinta dengan pria lain, bukan berarti aku tidak pernah mengkencani mereka ! " protes jeje dengan suara khasnya Yang membuat dika pun mendengar Itu sangat marah Dan kesal dengan reflek mengebrakan mejanya begitu saja
brakkk...
yang membuat seketika jeje pun Kaget dengan wajah diamnya
"Ada apa denganya? kenapa dia begitu marah? apakah dia cemburu?.. (batin jeje) yang masih terdiam dengan pikirannya
3 Hari kemudian..
yang saat ini jeje pun yang sudah mandi menggunakan kimononya terdiam berdiri disamping jendela kaca melihat pemandangan sunset diluar sana dengan pikirannya saat ini
"aku Akan libur 5 Hari selama festival musim semi, Dan aku tidak mau mengunjungi siapapun! lebih baik aku sendirian Itu lebih baik, ahh... bagaimana kalau aku nonton film saia Itu lebih bagus juga ? " gerutu jeje yang bicara sendiri melangkah berjalan menuju televisi Dan duduk dengan Santainya sembari mengambil lotion di atas mejanya Dan memencetnya ketelapak Tangannya Dan menggosoknya kearah kaki Dan Tangannya secara perlahan namun dengan tiba-tiba bel pun berbunyi diluar sana yang membuat jeje pun kaget
klikk... (suara pintu)
__ADS_1
"siapa Itu.. " triak jeje dengan wajah penasaranya mendengar suara pintu Dan langkah kaki seseorang yang masih duduk dengan posisinya yang membuat dika pun yang mendengar Itu langsung berjalan menuju ruang tamu dengan Santainya
"kenapa kau Ada disini? " tanya jeje dengan wajah kagetnya Dan bengongnya langsung beranjak bangun dari duduknya Dan berdiri melihat suaminya Itu datang , yang membuat dika pun langsung merasa senang melihat istrinya Itu yang hanya mengunakan kimono saja didepannya dengan aroma tubuhnya yang begitu wangi
"kenapa memangnya? apa aku tidak boleh mengunjungi istriku sendiri? " tanya dika yang sudah tersenyum liciknya
"tentu saja boleh, tapi sekarang festival musim semi, kau bilang kau Akan Kembali setelah liburan? . . " saut jeje sembari memebenarkan kimononya yang sedikit longgar yang membuat dika pun langsung melangkah menghampiri istrinya Itu
"aku bebas pergi kemana pun, selama aku selesai melakukan penghormatan kepada leluhur , oh.. Iyá, apa kau tahu aku Akan Kembali.. " ujar dika yang sudah berdiri dihadapan istrinya Itu sembari memegang dagunya dengan matanya yang sudah memperhatikan kimono yang istrinya Itu kenakan
"apa? tidak! aku juga tidak menyangkan kau Akan datang secepat ini! " saut jeje dengan pikiran polosnya
"lalu mengapa kau membersihkan dirimu? " tanya dika dengan pikiran gesreknya menatap istrinya Itu
"aku baru selesai mandi! kenapa memangnya? " saut jeje singkat menatap suaminya Itu , yang membuat dika pun langsung memegang kedua lengan istrinya Itu kearahnya Dan menatapnya begitu lekat
"apa kau tahu apa yang aku pikirkan saat ini? " tanya dika yang sudah menatap istrinya Itu yang begitu dalam yang membuat jeje pun terdiam dengan wajah bingungnya
"apa yang kau pikirkan? " saut jeje dengan wajah penasaranya menatap suaminya Itu
"apakah aku ingin membuka jubahmu atau tidak! . . " jawab dika dengan senyum nakalnya menatap istrinya Itu yang membuat jeje pun terdiam dengan wajah kagetnya
"apa?
__ADS_1