Dicintai Ceo Berhati Iicik

Dicintai Ceo Berhati Iicik
Tak bisa tidur


__ADS_3

"itu juga bukan hal yang buruk , bukan? siapa pun juga memiliki kali pertama, bukan? " ujar dika dengan wajah herannya melihat ekpresi istrinya itu yang berlebihan


"menurutmu ini menarik?.. " tanya jeje dengan wajah emosinya yang membuat dika pun langsung membalikkan tubuhnya dengan wajah kesalnya


"tidak, tidak sama sekali menarik justru aku sangat menyesal! selamat malam! " cetus dika dengan wajah bodoamat nya yang sudah menyelimuti dirinya dengan cueknya, yang membuat jeje pun yang melihat itu hanya bisa terdiam dengan pikirannya


beberapa jam kemudian..


jeje pun yang tak bisa tidur lagi dengan hati gelisahnya dengan Diam-diam beranjak bangun dari tidurnya sembari turun dari ranjangnya dengan hati-hati dan berjalan keluar menuju ruang tamu, dan tanpa pikir panjang lagi dirinya pun langsung terbaring diatas sofanya begitu saja


1 jam sudah berlalu..


jeje pun yang sedikit tersadar dari mimpinya yang sudah meraskan tubuhnya yang seperti melayang terbang keawang -awang


"ah? apa ini?.. seperti Ada sesuatu mengambang . . (batin jeje) yang secara perlahan membuka matanya dengan wajah separuh nyawanya yang masih tendiam sejenak, namun goyangan Itu semakin mengusik kesadaran jeje yang sudah melotot dengan wajah terkejutnya yang sudah melihat suaminya Itu mengangkat tubuhnya begitu saja


"lain Kali kau tidak Akan ku maafkan! " ujar dika dengan wajah kesalnya sembari berjalan menuju kamarnya yang sudah menggedong istrinya Itu

__ADS_1


tãp.. tãp... tãp...


tãk butuh lama dika pun yang sudah masuk kedalam kamarnya, dengan secara perlahan membaringkan tubuh istrinya Itu diatas rajangnya dengan hati-hati


"sudah jam berapa? " tanya jeje pada suaminya Itu


"jam 4 subuh! " saut dika sembari menyelimuti istrinya Itu


"mengapa bangun? " tanya jeje dengan wajah datarnya melihat suaminya Itu Yang masih berdiri sembari mengusap lekuk lehernya yang sedikit pegal


"aku tidak bisa tidur, jadi aku pergi kebawah mau nonton film, Dan sepertinya aku ketiduran begitu saja "ujar jeje dengan wajah diamnya, yang membuat dika pun langsung bergegas naik keatas rajangnya sembari menarik selimutnya


"wanita yang abis bercinta dengan pria lalu tidak bisa tidur malah pergi nonton Film sangat membosankan! " sindir dika dengan wajah kesalnya yang sudah terbaring diatas rajangnya, yang membuat jeje pun langsung membalikan tubuhnya membelakangi suaminya Itu


"aku adalah wanita yang sangat membosankan, ini sudah kudengar berulang Kali , Dan jangan katakan lagi, aku ingin tidur ! " pinta jeje yang sudah memejamkan matanya dengan wajah kesalnya yang membuat dika pun menahan rasa geregetan Dari tangannya yang sudah mengempalnya sembari memiringkan tubuhnya kearah istrinya Itu Dan memeluknya


"aku sungguh tidak tahu mengapa diriku memberikan penawaran seperti ini padamu!" ujar dika yang sudah memejamkan matanya

__ADS_1


"penawaran apa? " tanya jeje yang sudah membuka matanya dengan wajah penasarannya yang masih dengan posisinya membelakangi suaminya Itu


"penawaran yang menyuruhmu menjadi istri simpananku, wanita yang begitu membosankan! " saut dika dengan suara cetusnya sembari memeluk istrinya Dan Tak lupa tangannya pun dijadikan bantalan untuk istrinya Itu


"Hal ini juga membuat penasaran , Dan jangan berulang-ulang tanya lagi, aku sudah tahu Itu! " ujar jeje dengan rasa kesalnya dirinya pun langsung memejamkan matanya untuk tidur lagi


1 jam kemudian ..


jeje pun yang Tak bisa tidur lagi hanya bisa terdiam sembari membuka matanya dan secara perlahan dirinya pun ingin menyingkirkan tangan suaminya Itu dari pelukannya yang ingin Beranajak bangun lagi, namun dengan sadar dika pun langsung menghentikan niatnya Itu


"ingin pergi ke mana lagi? " tanya dika yang masih memejamkan matanya dengan suara paraunya


"aku tidak bisa tidur? " saut jeje dengan wajah diamnya


"kalau tidak bisa tidur tetaplah berbaring! " ujar dika yang sudah menahan rasa geregetannya dari tangannya melihat tinggkah istrinya Itu


"tidur lah dengan tenang,aku merasa nyaman begini... " pujuk dika dengan rasa sabarnya sembari memeluk istrinya Itu dari dekapannya yang begitu erat yang membuat jeje pun dengan pasrah menuruti keinginan suaminya Itu yang sudah memejamkan matanya

__ADS_1


__ADS_2