
"sekarang kau mendapatkan apa yang kau inginkan , seharusnya kau pergi bukan? " cibir jeje dengan wajah kesalnya sembari melipat kedua tangannya didadanya , yang membuat dika pun terdiam dengan tatapan kosongnya
"kau tidak punya hak untuk mengusirku bukan? "saut dika yang sudah melipat kedua tangannya didadanya yang tak mau kalah dengan istrinya Itu dengan cueknya , yang membuat jeje pun langsung terdiam seribu bahasa yang sudah mengkerutkan bibirnya Itu
"apa dia sengaja melakukanya?.. (batin dika) yang sudah bertanya-tanya dalam dirinya Itu
"sebaiknya kau cepat buwatkan sarapan untuk ku? " pinta dika yang sudah menyingkirkan selimutnya dari tubuhnya Itu Dan beranjak bangun dari duduknya dengan sengaja yang sudah telanjang bulat didepan istrinya Itu ,yang membuat jeje pun langsung membalikan wajahnya sembari memejamkan matanya yang masih berdiri dengan cueknya
"aku akan mandi.. " ujar dika dengan santainya berjalan melewati istrinya Itu yang masih terdiam berdiri dengan cueknya, yang membuat jeje pun dengan cepat membuka matanya yang protes pada suaminya Itu yang sudah berdiri di belakangnya yang tanpa menoleh sama sekali
"apa kau tidak tahu berdasarkan kontraknya, bukan kewajibanku untuk memasakan untukmu! " saut jeje dengan wajah kesalnya, yang membuat dika pun langsung menoleh melihat punggung istrinya Itu dengan senyum liciknya
"kau tidak membacanya dengan teliti , Iyá, Kan? " ujar dika dengan entengnya yang membuat jeje pun semakin marah pada suaminya Itu
"sebaiknya cepat bergegas Dan tinggalkan aku sendiri! " pinta jeje dengan suara kerasnya yang membuat dika pun dengan cepat memeluk istrinya dari belakangnya yang begitu erat yang membuat jeje pun terkejut dengan wajah kesalnya
__ADS_1
"lepaskan aku! " bentak jeje sembari berusaha melepaskan kedua tangannya dari pelukan suaminya Itu yang begitu erat
"aku akan bertangung jawab, jika kau hamil nanti.. " ujar dika dengan suara lembutnya mencium kepala istrinya Itu, yang membuat jeje pun terdiam dengan pikiranya
"aku akan menggunakan caraku sendiri! " saut jeje dengan singkat yang membuat dika pun sangat terkejut mendengar Itu
"apa kau bilang?..
"sudah ku bilang padamu aku akan menggunakan caraku sendiri! " ujar jeje dengan wajah dinginya yang membuat seketika dika pun melepaskan pelukannya dari istrinya Itu dengan wajah bingungnya
"dika, tenang saja aku tidak akan membuatmu khawatir ! " saut jeje dengan suara khasnya berjalan keluar tanpa menoleh ke belakang lagi dengan wajah juteknya meninggalkan suaminya Itu yang masih berdiri dengan wajah diam dengan pikiranya yang tak bisa berkata apa-apa lagi yang sudah menampakan wajah dinginya
beberapa jam kemudian..
mereka pun yang sudah duduk dimeja makannya dengan diam-diaman seribu bahasa, memperhatikan istrinya Itu yang sedang menata makanannya yang ala kadarnya yang membuat dika pun terdiam sembari melipat kedua tangannya didadanya yang tidak protes dengan menu istrinya Itu masak untuknya , Dan jeje pun dengan dinginya langsung duduk kursinya menatap suaminya Itu yang tak banyak bicara , namun dengan tiba-tiba ponselpun berbunyi diatas mejanya milik dika, dengan cepat dika pun langsung mengangkat panggilan Itu
__ADS_1
"halo, ya ayah! ya, aku akan pergi kesana secepatnya sekarang! " saut dika dengan suara tegasnya yang membuat jeje pun langsung terdiam mendengar Itu yang tak bicara pada suaminya
"aku tidak makan, aku harus pergi, ayahku ingin bertemu denganku!.. " ujar dika sembari mematikan ponselnya Dan beranjak bangun dari duduknya berjalan menuju sofá mengambil jasnya yang langsung memakainya begitu cepat sembari matanya melihat istrinya Itu yang sudah berdiri menatap dirinya dengan diamnya
namun dalam sekejap dika pun ingin memberitahukan pada istrinya Itu yang sudah mengangkat tangannya tapi dengan cepat niatpun diurungkan begitu saja yang sudah menurunkan tangannya kearah istrinya Itu, Dan dika pun berjalan keluar tanpa bicara sepatah katapun pada istrinya Itu yang sudah melihat dirinya berjalan keluar..
tak... tak... tak...
brakkkk.... (suara pintu)
yang membuat jeje pun langsung duduk dimeja makannya yang sudah menjatuhkan Dan membenturkan kepalanya diatas mejanya beberapa kali
brakkk.... brakkk... brakkk...
"jeje! apa kau gila?bagaimana kau bisa melakukan itu? apakah karena ini pertama kalinya. .. karena aku tidak berpengalaman dalam hal ini? gila, gila! " dumel jeje yang bicara sendiri dengan rasa kesalnya yang masih membenturkan kepalanya diatas mejanya beberapa kali
__ADS_1
brakkk... brakkk... brakkk..