
1 jam kemudian..
pada akhirnya jeje pun dengan wajah diamnya mengalah dengan sendirinya, yang sebelomnya dika pun sudah mengancam ayah dan ibunya jeje yang saat ini sedang membutuhkan pengebotan rutin ,dengan sikapnya yang arogan kepadanya , dan mereka pun dengan wajah dinginnya sedang menikmati makanannya di meja makan yang sudah dibawakan oleh Dani seketarisnya dan jeje pun dengan terpaksaanya mau tidak mau mengikuti perintah tuannya itu dengan diamnya, yang membuat dika pun dengan rasa kesalnya yang tidak tertahankan menggembrakan mejanya yang begitu keras
brakkk!!...(pukulan meja)
"apa yang tidak membuatmu puas!? " triak dika dengan suara kerasnya menatap jeje dengan santainya memakan makanannya kedalam mulutnya
"tidak Ada ! " saut jeje jutek
"ckk... tidak Ada? lalu Karena apa? apakah kau berpura-pura lemah didepanku! " tanya dika dengan wajah dinginya, yang membuat jejepun langsung terdiam sejenak dengan wajahnya yang sudah tertunduk pasrah
"aku?
"sejak aku melihat wajahmu itu kau terlihat lemah sekali! dan juga tidak berbicara ,hanya duduk disana seperti boneka bodoh! dan melihat skspresimu membuatku tidak selera makan! apakah kau sengaja berpura-pura lemah didepanku agar bisa menarik perhatianku ? jangan bodoh aku tidak bisa tertipu olehmu itu ! " Cetus dika dengan wajah kesalnya sembari melipat kedua tangannya di dadanya yang membuat jeje pun terdiam dengan serba salahnya
"aku tidak pernah berpikir untuk menarik perhatianmu? "protes jeje dengan juteknya
"seharusnya memang begitu kau jangan menyangkalnya ! " saut dika dengan suara malasnya
"dan aku juga tidak berpura-pura lemah didepanmu ! hanya Karena menahan rasa sakit disaat menstruasi dan perubahan hormon sehingga membuatku sakit kepala, dan tidak tertarik pada apapun , dan tolong bersabarlah untuk 3 hari kedepan dengan sikapku ini, dan setelah itu, aku Akan menjadi wanita yang percaya diri, kau Akan melihat wanita yang sangat hebat yang kau kagumi itu kan ?, aku bukannya aneh, hanya saja lebih sensitif pada masa menstruasi, jadi kumohon bersabarlah! " Cetus jeje dengan wajah galaknya yang meledak yang membuat dika pun terkejut dengan diamnya
__ADS_1
"apa? masa menstruasi? jadi magsudmu Adalah aku bahkan tidak boleh memelukmu? " tanya dika dengan wajah penasarannya
"meskipun aku seharusnya melanyanimu disaat kau membutuhkan, tetapi aku tidak ingin memakan pil KB dengan apa yang kau pinta nanti! " protes jeje dengan juteknya yang membuat dika pun sangat marah mendengarnya
"bukankah sudah aku katakan sebelomnya, apakah begitu sulit jika kau mengubah sikap dan nadamu itu ! " bentak dika yang sudah menampakan wajah galaknya sembari menggembrakan meja makannya yang sudah beranjak bangun dari duduknya dengan tatapan tajamnya
brakkk... (suara pukulan meja)
"bukankah sudah aku katakan aku sudah tidak tahan dengan sikap arogan dan keras kepalamu itu! "triak dika dengan wajah marahnya menatap jeje yang seolah ingin melahapnya hidup-hidup, tapi jeje tak menggeming ataupun merasa takut dengan sikap dika padanya , justru malam terdiam duduk dengan tenangnya
"maaf, tuan dika.. " saut jeje dengan bicara promalnya yang membuat dika pun semakin marah mendengarnya
"berhenti memanggilku tuan dika! aku tak butuh itu! " bentak dika dengan tatapan melototnya, yang membuat jeje pun yang serba salah hanya bisa terdiam
"Ada apa ini sebenarnya? kenapa kau begitu tidak puas? justru aku sengaja membelimu agar kau bisa melanyaniku kapapun aku mau, dan kenapa kau tidak memakan pil KB yang sudah aku pesankan? " tanya dika yang sudah memegang kepalanya yang sudah amat sakit di buatnya
"saat pertanding olah raga dijaman SMA sekolah dulu, dengan bodohnya aku meminum pil KB tanpa sepengetahuan orang lain , Karena aku tidak ingin datang menstruasi disaat 1 hari pertanding itu diadakan, akibatnya aku menderita jantung berdebar, dan sangat menyiksaku, dan disitulah aku tidak ingin mengalaminya lagi.. "ujar jeje dengan suara khasnya memberitahukan alasanya yang membuat dika pun terdiam sejenak mendengarnya
"lalu bukankah kau mengatakan padaku tidak ingin hamil? "tanya dika yang sudah menatapnya serius
"tolong kau pakai pengaman dulu? "pinta jeje dengan santainya, yang membuat dika pun terkejut dengan wajah bengongnya
__ADS_1
"hemmph!... harus kah ! aku juga yang mencegah kehamilanmu! "cibir dika yang sudah menujuk dirinya dengan tangannya kearah dadanya dengan wajah cengkelnya yang tak terbendung , melihat jeje yang begitu tenang sembari menyantap makanannya,yang membuat dika pun langsung duduk lagi dengan wajah kecewanya
"tolong tunggu 3 hari lagi, lagian kita belom menikah sirih jadi masih Ada waktu.. " pinta jeje dengan wajah memohonnya yang membuat dika pun yang mendengar itu langsung membuang mukanya kearah lain
"ehmm..rasanya aku mengalami kerugian besar?dan masalah itu aku sudah mempersiapkannya semuanya ,besok siang kita Akan ijab kabul , dan 3 hari kedepan , aku sendiri juga yang harus mencegah kehamilanmu, baru bisa memelukmu? "cibir dika yang sudah buang muka kearah lain sembari mengusap lekuk lehernya yang tidak pegal itu
"dan aku tidak suka pake pengaman , sepertinya Ada yang kurang pas ! " protes dika dengan suara Cetus nya , yang membuat jeje pun tidak punya pilihan lagi dengan keputusan dika padanya yang membuat jeje pun langsung menghelang nafas beratnya
" uhu~~baiklah, jika begitu.. aku Akan memakan pil KB nya! "saut jeje dengan keputusannya yang membuat dika pun langsung menatapnya dengan seriusnya
"bagaimana kalau memakai alat kontrasepsi saja? bukankah bisa membuat orang yang tidak ingin hamil menjadi hamil, dan juga membuat orang benci pil KB bila tidak suka memakannya? "saran dika kepada jeje yang sudah menatapnya dengan seriusnya
"aku tidak suka alat kontrasepsi, sebaiknya aku makan pil KB saja? "tolak jeje sembari meminum minumanya hingga habis
gluk.,gluk...gluk...
" ahh~~~
"bukankah kau takut penyakit jantungmu berdebar? mengapa kau tidak suka alat kontrasepsi? " tanya dika yang sudah mengkerutkan halisnya dengan wajah penasarannya yang membuat jeje pun menghelang nafas beratnya lagi
"uhu~~bagi wanita yang belom pernah berhubungan badan sama sekali, tidak boleh memasangnya , apa kau tahu ? "saut jeje dengan rasa kesalnya yang membuat dika pun langsung tertegun dan tercengang mendengarnya
__ADS_1
"apa? jangan-iangan... kau baru bertama Kali nya ? " tanya dika menatap jeje dengan wajah tidak percaya nya