Dicintai Ceo Berhati Iicik

Dicintai Ceo Berhati Iicik
sarapan bersama


__ADS_3

"aku Akan mencobanya , ternyata minyak wijen rasanya enak juga .. emm..." saut dika yang sudah mencicipinya Dan memakannya secara perlahan yang membuat jeje pun yang mendengar Itu sedikit lega sembari mengunyah makananya


"syukurlah kalau kau bilang begitu..


"apa sekarang kau sudah dewasa, ingin membuat kemajuan dalam memasak? " tanya dika sembari menyuap makananya kedalam mulutnya Itu


"sama sekali tidak! " saut jeje sembari mengunyah makananya Di dalam mulutnya


"yah, sayang sekali! Itu bukan sesuatu yang tidak bisa dibanggakan .. " ujar dika dengan wajah santainya sembari menikmati makananya


"aku tahu, tapi aku jarang punya kesempatan untuk memasak! "saut jeje dengan apa adanya


"kenapa? apa kau tidak belajar memasak? " tanya dika menatap istrinya Itu


"kau tahu sendiri, keluargaku mengirim lalisa bukan aku, untuk belajar memasak disekolah tata boga! "saut jeje dengan wajah malasnya


"siapa? lalisa?.. " sontak dika yang langsung mengkerutkan halisnya dengan wajah Tak percaya nya


"nona ratih, mengirim anak kesayangannya lalisa, untuk belajar memasak? Itu benar, lalisa belajar memasak disekolah tata boga, tapi aku tidak pernah melihatnya memasak dirumah sama sekali ! "ujar jeje dengan suara khasnya sembari meremehkan lalisa didepan suaminya Itu yang membuat dika pun langsung terdiam menatap istrinya Itu dengan wajah seriusnya

__ADS_1


"apa kau sudah menghubungi ayahmu Itu? .." tanya dika dengan wajah penasarannya


"belom kami masih belom baikan, setidaknya masih belom cukup untuk membuat panggilan Satu sama lainnya! kenapa apa Ada masalah dengan mereka? " saut jeje yang langsung terdiam menatap suaminya Itu dengan seriusnya


"aku dengar mereka sudah pindah ke Kota k. . " ujar dika menatap istrinya Itu yang langsung terdiam dengan wajah bengongnya


"benarkah?..


"apa kau tidak tahu? "tanya dika dengan suara khasnya sembari meminum minumanya dengan pelan-pelan


"aku belom menghubungi mereka sejak aku pindah?.. " saut jeje dengan wajah penasarannya


"uhu~~~mereka sangat menjengkelkan .. " saut jeje dengan wajah malasnya


"kalau begitu berhenti membahas mereka! " pinta dika pada istrinya Itu sembari memakan makananya lagi


"bagus.. " saut jeje singkat


"Dan bisakah kau mengucapkan lebih banyak kata? " pinta dika pada istrinya Itu yang seperti robot yang membuat jeje pun terdiam dengan wajah ragunya

__ADS_1


"sejujurnya, rasanya tidak enak , bukan? " tanya jeje yang sudah menatap tajam suaminya Itu yang dari tadi belom abis makananya


"aku Akan makan semuanya! " saut dika dengan wajah terpaksaanya sembari mengunyah makananya , yang membuat jeje pun langsung beranjak bangun dari duduknya


"baiklah, kalau begitu..


"duduk, mau keman kau? aku masih belom selesai makan? " protes dika melihat istrinya Itu yang lagi-lagi ingin meninggalkannya seorang diri


"Itu tidak tertúlis Di dalam kontrak Kita, aku harus masak untukmu ataupun menemanimu disaat kau makan ! " ujar jeje dengan wajah datarnya


"tapi, aku merasa bosan bila sendiran! " pinta dika dengan wajah memohonnya


"tapi aku juga harus mandi Dan berangkat kerja.. " protes jeje dengan suara khasnya


"aku juga sama seperti mu, aku juga Akan berangkat kerja, disini Ada 2 kamar mandi, tidak satupun dari Kita ingin membuang waktu untuk Satu sama lainnya , apa tidak masalah, aku memintamu menemaniku sebentar saja ? duduklah ! " ujar dika dengan wajah herannya pada istrinya Itu yang membuat jeje pun dengan rasa terpaksaanya mau tidak mau akhirnya dirinya pun Kembali duduk dengan wajah diamnya menatap suaminya Itu yang sedang mengunyah makananya


"benar kalau Kita tidak memiliki hubungan yang normal, tapi setidaknya Kita harus akur saat Kita bersama . . " pinta dika dengan suara pelannya memberitahukan kepada istrinya Itu yang sudah terdiam sembari menganggukan kepalanya mengikuti apa yang diperintahkan suaminya Itu


"oh.. Iyá, festival musim semi dimulai pekan ini , apa yang Akan kau lakukan? " tanya dika yang langsung menatap istrinya Itu dengan antusiasnya

__ADS_1


"aku masih belom membuat rencana apapun.. " saut jeje sembari mengangkat bahunya dengan wajah diamnya


__ADS_2