
"si gila itu sudah mengacaukan semuanya!. " ujar lalisa yang sudah menampakan wajah kesalnya sembari menggigit kuku jempolnya dengan geregetan sembari duduk memeluk batal paporitnya , yang membuat Ratih pun sangat kecewa dan marah pada anak kesayangannya itu yang ceroboh
"kenapa kamu bisa mengandung bayinya..? " tanya Ratih yang sudah berteriak kepada anaknya itu , namun lalisa tak mendengar apa yang mamanya itu tanyakan padanya justru dia malah menanyakan balik
"mama, apa aku masih cantik?.. " tanya lalisa kepada mamanya dengan PDnya
"apa! tentu... pria manapun akan terpesona padamu, Eskesukif tuan dika malam tadi juga sangat terpesona denganmu 'kan ?.. " saut Ratih yang tiba-tiba merendahkan amarahnya di saat anaknya itu yang sudah mengalihkan pembicaraannya
"Eskesukif dika tentunya tidak tahu masalahku'kan ?.. " tanya lalisa kepada mamanya yang sudah menatapnya serius
"seharusnya tidak tahu, lalu kenapa? .. " saut Ratih yang sudah menahan rasa jengkelnya pada anaknya itu
" emm.. bagus aku sudah punya rencana sendiri..
1 hari kemudian..
di pagi hari yang sangat sibuk..
"apa kau bilang, dia mau bertemu aku lagi? . . " ujar dika yang sedikit terkejut mendengar kabar dari sekretarisnya itu yang sudah berdiri di hadapanya
"sebenarnya mau apa dia?meneruskan kebohongannya?.. (batin dika) yang terdiam sejenak..
di tempat lain..
yang saat ini jeje yang seperti biasa sedang berjalan masuk kedalam kantornya dengan wajah ramahnya ke setiap sesama rekanya..
tap... tap.. tap...
"selamat pagi semuanya ... " ujar jeje yang sembari berjalan menyapa mereka dengan tanganya yang sudah mengangkat kearah atas dengan wajah cerianya
"selamat pagi..
" selamat pagi jeje...
__ADS_1
"pagi juga jeje..
dan mereka pun saling bersahutan dengan ramahnya dan jeje pun langsung duduk di meja kerjanya namun dengan tiba -tiba
"jeje ayo minum kopi.. " saut manajer itu yang sudah berdiri di depan pintu ruangannya yang membuat jeje pun langsung menoleh
"baik, manajer aku buatkan dulu.. " saut jeje yang sudah beranjak bangun dari duduknya
"tidak perlu, aku sudah buat kopinya, sebaiknya kau kemarin dulu.. " pinta manajer itu yang bernama Yudi santaino
"ah! baiklah..
beberapa menit kemudian..
bluk. . bluk... bulk... (suara air panas)
" ini..
"terimakasih manajer, apa kemarin malam bergadang lagi.. " tanya jeje pada Yudi sembari mengambil kopi dari tanganya yang sudah duduk di kursi pantry
"haha... kalau begitu apa manajer sudah lihat gambar desain yang sudah aku unggah?.. " tanya jeje pada Yudi
"karena sibuk, aku hanya sempat melihat sekilas tadi pagi.. " saut dika yang sudah menatap karyawannya itu
"bagaimana pendapatmu?.. " tanya jeje dengan wajah penasarannya melihat manajernya itu
"desain jeje selalu seperti itu..
"apa maksudmu desainku biasa-biasa saja nya hehe... " ujar jeje yang sudah menggaaruk-garuk pipinya yang tak gatal dengan senyuman kikuknya
"bukan, aku rasa sungguh bagus, kenapa kau merasa rendah diri sekali.. " saut Yudi yang sudah menaruh kopinya dan bersandar di kursinya sembari melipat kedua tanganya didadanya yang sudah tersenyum manis kepada jeje yang sudah salah tingkah dengan rasa malunya
"apa kau mau ujian kualifikasi arsitek tahun depan , bukan?.. " tanya judi pada jeje
__ADS_1
"ya..
"apa kau sudah mempersiapkannya?.. " tanya Yudi lagi kepada jeje
"aku terus belajar bila ada waktu. . " saut jeje yang sudah bersemangatnya sembari mengempalkan tanganya ke atas
"ujian dimulai tahun depan, bagaimana kalau kau training dulu.. " saran Yudi pada jeje yang langsung terdiam sejenak dengan rasa ragu-ragu
"training?
"iya, bagaimana kalau training di perusahaan hakee di negara Q selama 1 tahun saja?.. " ujar Yudi yang sudah menatap jeje dengan wajah seriusnya
"perusahaan hakee?
"ya ,hakee adalah firma arsitek, yang terbaik dinegara Q..
"manajer, apa kau serius? apa aku bisa pergi ?.. " tanya jeje pada Yudi dengan wajah terkejutnya tidak percaya
"tentu, kecuali kau yang tidak mau pergi.. " saut Yudi yang sudah tersenyum ramah sembari menganggukan kepalanya yang membuat jeje pun langsung berdiri sembari mengancungkan tanganya kearah atas dengan rasa haru dan bahagianya
"bagaimana mungkin aku tidak mau, aku pergi, aku pergi ! !..
"baguslah, baguslah.. kau bersemangat sekali..
"aku pasti akan pergi, pak manajer kapan aku bisa pergi? .. " saut jeje yang sudah amat senang dengan matanya yang sudah berlinang-linang dengan tanganya yang sudah hormat kepada manajernya
"setelah kau setuju, aku akan memberitahu hakee, mereka akan mempersiapkan tempat tinggalmu negara Q, prosesnya bisa sampai 1 bulan . .
"jadi 1 bulan yang akan datang ,aku sudah bisa berangkat?.. "tanya jeje pada Yudi dengan wajah penasarannya
"ya, Kira-kira begitu.. " saut Yudi
"hahaha....
__ADS_1
"apa kau begitu sungguh senangnya? dan kau benar-benar suka belajar ternyata " ujar Yudi yang sudah melihat jeje yang amat begitu senangnya mendengar kabar berita ini yang tak ada hentinya ketawa
" hahahah!..