
malam pun tiba jeje pun masih dirumah sakit yang sedang duduk di ruang tunggu untuk menelepon seseorang yang tak lain adalah zaki dari ayah bayi yang baru lahir dari adik tirinya itu, dengan rasa hati yang sangat ragu akhirnya jeje pun mau tidak mau menghubungi zaki di sebrang Sana
"padahal, sudah punya pacar.. tapi aku malah mau meneleponnya...sudahlah , sebaiknya aku harus cepat memberitahukan soal anaknya yang sudah lahir itu ..kalau masalah lainnya lihat saja nanti.. (batin jeje) yang langsung mencari kontak didalam ponselnya itu
" halo.. zaki ini aku.. " sapa jeje dengan rasa ragunya di sebrang Sana
"ya, jeje ada apa? " tanya zaki yang sudah berdiri dengan diamnya mendengar suara jeje di sebrang Sana
"lalisa... " saut jeje yang sedikit ragu ingin memberitahukan impromasi tentang anaknya itu
".. ya, kenapa dia? " tanya zaki yang semakin penasaran dibuatnya
"kau jangan kaget, hari ini lalisa sudah melahirkan , apa sebaiknya kau menemuinya! " saran jeje kepada zaki di sebrang Sana yang membuat zaki pun sangat terkejut dengan diamnya
"sekarang lalisa ada dirumah sakit, aku rasa kau juga perlu tahu! makanya aku menghubungimu? " ujar jeje di sebrang Sana yang sudah memberitahukannya
"ya.. "saut zaki singkat dengan diamnya
"kau jangan lupa lalisa dirumah sakit jalan xxx... , baiklah aku tutup dulu! "ujar jeje dengan suara khasnya sebrang Sana
"baik,aku akan ke Sana! " saut zaki dengan wajah bengongnya yang tak bisa berkata apa -apa lagi, meski di dalam hatinya sangat senang namun tak mungkin mereka bersatu seperti pasangan yang lainnya, yang membuat jeje pun di sebrang Sana langsung menghelang nafas beratnya
"fiuhh..
tak berselang lama..
jeje pun yang sedikit lega langsung berjalan masuk ke ruang adiknya itu yang sudah tertidur pulas diatas ranjangnnya dan dirinya pun duduk diatas kursinya sembari menatap adiknya itu dengan wajah datarnya namun dengan tiba-tiba ponselnya pun berbunyi
__ADS_1
tingg~~~(suara pesan)
"hm? dika mengirim pesan jam segini mau apa dia . . (batin jeje) sembari membuka pesan dari suaminya itu dengan wajah sedikit penasaranya
dika✅
dimana? apa kau tidak pulang?
jeje✅
dirumah sakit sekarang mau pulang ada apa?
dika✅
jeje✅
jam segini?..
dika✅
tentu! ..
"situwasi apa ini?? (batin jeje) dengan wajah bengongnya langsung beranjak bangun dari duduknya
__ADS_1
"lalisa, aku.. tak lama aku harus pergi! jaga kesehatanmu, nanti setelah pulang kerja kalau ada waktu aku akan datang lagi! " ujar jeje dengan suara pelannya membangunkan adiknya itu dari tidurnya yang ingin pamit pulang yang sudah berdiri samping ranjangnnya itu
"ehmm... iya.. "saut lalisa yang sudah membuka matanya sembari menganggukan kepalanya melihat kakanya itu pergi dari pandangannya yang terburu-buru
tak... tak... tak...
tak berselang lama..
jeje pun yang sedang berjalan ke pintu utama rumah sakit menuju keluar
"sudah larut begini memaksa untuk datang apa dia tidak waras malam-malam begini! eh? bukannya dia.. " guman jeje dengan suara pelannya langsung membalikan tubuhnya kearah lain melihat sosok pria yang tak lain adalah zaki yang sudah berjalan masuk Dengan wajah datarnya , yang membuat jeje pun menoleh dengan diam-diam melihat punggung zaki yang terus berjalan masuk seorang diri , namun dengan tiba-tiba
"kau sedang apa? " tanya dika yang sudah berdiri pas dibelalang istrinya itu dengan wajah herannya , yang membuat jeje pun langsung menoleh melihat kearah belakang dengan wajah kagetnya
"ah! kau sudah datang! " saut jeje dengan suara pelannya sembari memegang dadanya yang sudah sedikit terkejut
"kau mau pergi kemana? " tanya dika kepada istrinya itu
"mau pulang kemana lagi kalau sudah larut begini! " saut jeje dengan suara khasnya menatap suaminya itu
"ckkk... aku ingin kencan dimalam hari, sebaiknya kita minum kopi yuk? "ajak dika yang sudah merangkul istrinya itu dari dekapannya berjalan menuju mobilnya yang tak jauh dari mereka
"ini sudah jam 12 malam, memangnya ada tempat minum kopi? " tanya jeje dengan wajah herannya menatap suaminya itu
"ada, sebaiknya kau cepat naik ke mobil! " pinta dika dengan wajah datarnya langsung membuka pintu mobilnya untuk istrinya itu masuk , yang membuat jeje pun tak banyak bicara lagi hanya bisa mengikuti apa yang dikatakan suaminya itu yang sudah masuk kedalam mobilnya duduk dengan nyamannya, sama halnya dengan dika juga yang sudah menyusul masuk duduk disampingnya, dan supirpun langsung melajukan mobilnya menuju yang sudah diberitahukan sebelomnya oleh tuannya itu
brummm.... brummm....
__ADS_1