Dicintai Ceo Berhati Iicik

Dicintai Ceo Berhati Iicik
memberi kejutan


__ADS_3

"aku tidak bisa bertemu denganmu hari ini, aku akan pergi dengan bersama yang lainnya dan menejerku juga! " ujar jeje dengan suara pelanya yang sudah duduk diatas klosetnya


"kalian mau pergi kemana? kenapa menejermu mengajak karyawannya keluar? " tanya dika di sebrang Sana


"kami hanya ingin minum-minum dan makan-makan kesesuatu tempat? " saut jeje yang sudah memberitahukan kepada suaminya itu di sebrang Sana


"tidak, sebaiknya kau harus datang menemuinku sebelom jam 8 malam .. " ujar dika dengan suara tegasnya yang langsung menutup telephonenya dengan sepihak yang membuat jeje pun langsung terdiam bengongnya sembari menatap ponselnya itu


tak berselang lama..


mereka pun sudah sampai tujuan ditempat restoran yang sudah di tujuk oleh menejernya yang membuat para karyawanpun dengan antusiasnya bergegas masuk dan duduk di kursinya masing-masing , yang membuat jeje pun merasa bingung dan tak enak hatinya kepada beberapa rekannya dan menejernya yang sudah menatap dirinya dengan wajah bingungnya


" kau kenapa? " tanya tata yang sudah duduk disamping menejernya

__ADS_1


" aku seperti tidak akan ikut makan dengan kalian aku masih ada urusan penting! "saut jeje dengan suara khasnya tersenyum kepada mereka


"pergi kemana? apa kau akan pergi sekarang juga? " tanya Sisi yang sudah menatap dengan rasa kecewanya


"iya, heheh... " saut jeje singkat sembari menganggukan kepalanya yang tak bilang mau pergi kemana kepada temannya itu


" ya sudah, sebaiknya kau CEOpat aku tahu kau sedang di tunggu oleh kekasihmu kan? sayang sekali! " ujar yudi yang sudah tersenyum menatap anak buahnya itu yang sudah paham dan mengijinkan anak buahnya itu pergi , yang membuat jeje pun langsung tersenyum sembari membalikan tubuhnya perjalan pergi meninggalkan mereka menuju tempat suaminya saat ini lewat GPS di ponselnya yang sudah dikirim sebelomnya oleh dika lewat emailnya


jeje pun sudah sampai dengan wajah bingungnya sembari melihat GPS di ponselnya yang titik merah didepan gedung yang kelihatan begitu sepi dan seram


"seharusnya ini tempatnya bukan? tapi ko sepi sekali? mau tidak mau aku pun harus datang, mau bagaimana lagi? aku meninggalkan makan-makan dengan rekan-rekanku kini mereka tidak senang melihatku , dan ini lagi tempat apa? . .. eh? " dumel jeje dengan suara pelanya sembari berjalan menuju pintu yang ingin mengetuk namun dengan tiba-tiba pintu itu tanpa disentuh sudah terbuka lebih dulu yang membuat dirinya pun semakin bingung dengan wajah terkejutnya melihat sosok yang begitu menyeramkan yang sudah tersenyum kepadanya di balik pintu itu


"ah! astaga! "triak jeje yang sudah memundurkan tubuhnya sedikit sembari memegang dadanya yang sedikit kaget

__ADS_1


"putriku! ihkk... ihkk... apa kodenya? . . " tanya seseorang yang menyurupai jombi itu dengan suara seraknya , yang membuat jeje pun bingung sembari menggaruk lekuk lehernya yang tak gatal itu


"apa ya kodenya? . .


" cepat apa kodenya? " tanya jombi itu sekali lagi kepada wanita itu yang membuat jeje pun langsung teringat pesan yang dikirimkan oleh suaminya itu


"ah, aku tahu "xerosis" iya kan? "Jawab jeje dengan wajah senyumnya kepada jombi itu, yang membuat jombi itu pun tersenyum kecil sembari membuka pintunya lebar


"hei! " xerosis" akhirnya kau datang juga ! "ujar jombi itu yang sudah mempersilkan masuk kepada wanita itu , yang membuat jeje dengan wajah sedikit ragu dan bingungnya berjalan masuk dan alangkah terkejutnya di saat jeje masuk dan melihat semua orang yang sudah berpakainya kostum animasi dengan wajah bengongnya


" apa apa ini?ya tuhan! " guman jeje dengan suara pelannya berdiri menatap mereka semuanya, namun dengan tiba-tiba ada seseorang yang berkostum nenek sirih yang sudah menghampirinya dan mengandeng tangannya untuk mengikuti dirinya , yang membuat jeje pun terkejut melihat nenek sihir itu yang sudah menarik tangannya


"hei!..

__ADS_1


__ADS_2