Dicintai Ceo Berhati Iicik

Dicintai Ceo Berhati Iicik
yang tak mau kalah satu sama lainnya


__ADS_3

beberapa menit kemudian..


mereka pun terdiam sejenak sembari menikmati makanan yang dari tadi di anggurin kerana perdebatan barusan


"ohh, iya satu lagi hampir lupa, kau berhentilah berkerja, ikutilah semua perintahku, kenapa? apa ada masalah? " pinta dika yang sudah menatap jeje dengan wajah seriusnya yang membuat jeje pun terkejut dengan mata melototnya


"tunggu! aku tidak bisa berhenti berkerja begitu saja? " protes jeje yang menolak


"harus berhenti! " saut dika dengan suara tegasnya yang membuat jeje pun yang tak mau kalah menampakan wajah galaknya


"aku bilang aku tidak akan berhenti!.. " tegas jeje dengan suara kerasnya


"aku akan menanggung semua biaya hidupmu" saut dika yang masih kukuh , yang membuat jeje pun semakin tak Terima dengan sontak menggebrakan mejanya


brakkk.. (suara pukulan meja)


"aku sudah bilang aku tidak ingin berhenti berkerja! dan aku tidak bisa berhenti berkerja! titik! " protes jeje dengan suara tegasnya yang sudah melotot yang membuat dika pun tak mau kalah dengan suara bentakanya


"aku menyurumu berhenti berkerja! maka berhentilah! Kata-kata yang baru kucapkan tadi , apakah sudah lupa? hah?


"aku bukannya keras kepala! aku juga bukan 24jam sepenuhnya denganmu, aku juga harus punya waktu untuk diriku sendiri! setelah perjanjian berakhir, jika aku ingin menjalani hidup normal, layaknya hal ini tidak pernah terjadi, maka aku harus tetap berkerja! "saut jeje yang sudah memperjelaskan alasannya kepada dika yang sudah terdiam dengan wajahnya sedikit terkejutnya


"ckk.. seperti layaknya hal seperti ini tidak pernah terjadi? wanita... sungguh adalah mahluk mengerikan ! " cibir dika dengan senyuman kecutnya

__ADS_1


"lagipula, aku, suatu hari nanti.. akan memiliki orang yang kusukai , lalu menikah, tuan dika, kau juga harus menjaga rahasia ini, bukan? "ujar jeje yang sudah menatap dika dengan wajah seriusnya, yang membuat dika pun sedikit menaikan halisnya yang sudah tersenyum licik


"tenang saja , mengenai itu aku bisa menjaminnya..


"dan satu lagi disaat nanti kita menikah sirih , aku tidak boleh hamil , aku tidak ingin hamil! "pinta jeje yang sudah menatap dingin yang membuat dika pun terkejut dengan mata melototnya


"demi mengambil keuntungan, atau berharap untuk menjadi istriku, tidak sedikit wanita yang melakukan segala hal untuk hamil, tetapi, kau berkata tidak ingin hamil? apakah kau serius? . . " tanya dika yang masih heran dan penasaran dengan permintaan jeje padanya yang pertama kalinya lagi-lagi menolak benihnya


"aku tegaskan sekali lagi, aku tidak ingin hamil titik! " saut jeje dengan wajah dinginya


"baik!


" dan jika bisa.. tolong cintai aku.. "saut jeje yang sudah menampakan wajah diamnya yang membuat dika pun langsung mengkerutkan halisnya


" apa?


"kenapa? "tanya dika yang masih terdiam dengan wajah penasarannya


"aku tidak ingin menjadi pacar atau istri kontrak mu saja, aku berharap kita seperti sepasang normal lainnya yang putus karena tidak saling mencintai lagi, karena aku baru pertama kalinya mempunyai pacar seperti ini, jadi saat perjanjian berakhir, aku harap bisa hidup normal lagi seperti sebelumnya. . " ucap jeje yang sudah menampakan wajah memohonnya yang membuat dika pun langsung terdiam sejenak mencerna apa yang di katakan jeje barusan padanya


"baik, akan ku pikikan lagi..


"dan yang terakhir.. "ujar jeje yang sudah mengadahkan wajahnya dengan seriusnya

__ADS_1


"permintaanmu sungguh banyak sekali " protes dika yang sudah menampakan wajah herannya


"jangan melecehkanku secara paksa! "ujar jeje dengan suara tegasnya yang membuat dika pun yang mendengar itu sedikit terkejut yang sudah menampakan wajah kesalnya yang sudah mengempalkan tangannya yang amat geregetan


"apakah kau pikir,aku terlihat seperti seorang maniak yang selalu melecehkan wanita? 💢


"aku tahu posisiku dan apa yang harus aku lakukan untuk mu, tetapi aku tidak ingin dipaksa melanyanimu , makanya aku mengatakannya pada padamu sebelumnya! "ujar jeje yang sudah memperingatkan dika batasannya


"aku tahu itu! " saut dika dengan cetusnya sembari mengambil minumnya sampai habis


gluk... gluk... gluk..


"ahh... dan satu lagi mengenai biaya pengobatan ibumu , tidak perlu khawatir lagi . . " ujar dika sembari menaruh gelasnya dengan wajah datarnya yang membuat jeje pun merasa lega


"terimakasih..


" dan aku akan mempersiapkan kontraknya . . " ujar dika yang sudah selesai dengan makannya sembari mengelap mulutnya dengan kain yang sudah disiapakan diatas meja


"baiklah.. "saut jeje sembari menganggukan kepalanya yang masih menyuap makannya kedalam mulutnya


"aku menjaminkan, kau pasti akan tergila-gila padaku? dan aku akan membuatmu jatuh cinta padaku ? " ujar dika dengan rasa PDnya sembari menebar pesonanya yang sudah mengusap rambutnya kearah belakang yang membuat jeje pun menatapnya dingin yang sudah selesai dengan makanannya


"setelah selesai makan, minumlah air" pinta dika yang sudah memperhatikan jeje yang ingin beranjak bangun yang membuat jeje pun yang mendengar itu langsung meminum airnya sampai habis

__ADS_1


gluk... gluk... gluk...


"setelah selesai makan, ayo jalan! " ujar dika yang sudah beranjak bangun dari duduknya sembari memperhatikan jeje yang masih mengelap bibirnya dengan kainnya secara perlahan


__ADS_2