Dj Kesayanganku

Dj Kesayanganku
DJK PART 18


__ADS_3

"Lia kenapa kamu ada di sini?" tanya Theo dengan Lia.


"Sayang, selamat ulang tahun ya aku harap kita bisa balik kayak dulu," ucap Lia kepada Theo.


Pearl bingung ada apa sampai akhirnya Pearl keluar setelah liat, kaget melihat suaminya di dekap wanita cantik selain dirinya sampai akhirnya Pearl menarik tangan Theo.


"Maaf, kamu siapa ya? kenapa dekat suami aku erat banget," tanya Pearl dengan mengepal tangan.


"Oh kamu belum kenal ya aku Lia, calon istri Theo," jawab Lia kepada Pearl dengan senyum licik.


"Maaf Lia, kamu kayaknya salah alamat pria ini yang kamu ngaku calon istrinya dia udah ada suami dan suami dia aku, kalau kamu ada urusan bisa yah bicara sama pengawal depan mau di usir baik-baik apa kasar yah, pilih aja sih aku sih tidak mau kotor-kotorin tangan aku untuk orang yang ngaku-ngaku ya," tutur Pearl kepada Lia.


Theo hanya senyum sontak Pearl menarik Theo masuk ke dalam, Lia pergi dari hadapan mereka sampai akhirnya Pearl melepas tangan Theo.


"Siapa wanita itu Theo!" pekik Pearl kepada Theo.


Theo menarik kedua pundak Pearl dengan pelan tidak lama, akhirnya Pearl melihat ke arah lain kedua wajah di ambil oleh Theo.


"Kalau kamu tidak mau liat aku, aku tidak mau kasih tau kamu," kata Theo kepada Pearl.


Pearl menepis tangan Theo, tidak lama akhirnya Theo mengejar Pearl sontak Pearl pergi dengan kecepatan tinggi, Theo hanya diam dan mengerutkan dahi.


"Ternyata Pearl kalau cemburu lucu juga ya," gumam Theo dalam hati.


Theo mengetuk kamar Pearl, Pearl tidak mau buka dan menahan kesal sampai akhirnya Pearl jalan ke arah balkon sembari melihat bintang dan bulan sedangkan Theo mencoba untuk mendobrak pintu kamar Pearl, Pearl tidak peduli dan tetap melihat pemandangan indah yang ada di depannya.


"Pearl!" jerit Theo kepada Pearl.


"Apaan sih berisik banget, pemandangan indah jadi buruk ada kamu," ucap Pearl kepada Theo.


Theo mendekap Pearl dari belakang, sampai akhirnya Pearl melepas dekapan tersebut dan mendorong Theo sembari masuk ke dalam kamar tidak mau melihat pemandangan lagi, tidur di kasur.

__ADS_1


"Pearl aku tidur sini boleh tidak, kan hari ini aku ulangtahun," tanya Theo dengan nada manja.


"Tidak, tidur aja sama wanita tadi kayakanya kamu suka sama wanita tadi, lagian wanita tadi oke juga itu," ucap Pearl kepada Theo.


"Emang boleh aku tidur sama dia kalau boleh, aku akan tidur sama dia," kata Theo kepada Pearl.


Pearl hanya diam tidak mau menjawab, sampai akhirnya Theo hanya pergi bersih-bersih setelah selesai akhirnya Theo tidur di sebelah Pearl.


Pagi hari Pearl bangun dan kaget melihat diriny ada di dalam dekapan Theo, akhirnya Pearl bangun lalu bersih-bersih setelah selesai masak untuk sarapan.


"Pearl," panggil Theo dengan masih mengantuk.


Theo meraba-raba kasur tapi tidak ada Pearl, sampai akhirnya Theo keluar dengan memakai baju tidur saat di dapur Theo memberi kecupan yang di tepis oleh Pearl.


"Makan, nanti telat ke kantor hari ini kamu mau ke kantor kan," ucap Pearl kepada Theo.


Tok tok tok.


Pearl melihat ke arah pintu sontak membuka pintu, saat melihat ternyata wanita kemarin Pearl membanting pintu dengan kencang tanpa memikirkan perasaan wanita itu, Pearl mengambil handphone dan mengirim pesan kepada pengawalnya untuk mengusir mereka.


"Tanya aja sama wanita kamu kenapa dia datang terus, temuin gih siapa tau dari temuin jadi tidak berani ke sini lagi," ucap Theo dengan nada kasar kepada Theo.


Pearl pergi dari hadapan Theo, Theo bingung ada apa dengan Pearl selesai makan akhirnya Theo bersih-bersih, mengetuk kamar Pearl.


"Pearl, aku ke kantor ya kalau ada apa-apa kabarin aku ya Pearl," perintah Theo kepada Pearl.


Theo bingung kemana Pearl dan kenapa tidak ada jawaban sama sekali sampai akhirnya Theo membuka pintu kamar Pearl, Pearl tidak ada dan bingung mencari Pearl kemana.


"Pengawal!" jerit Theo kepada pengawalnya.


"Iya pak Theo ada apa?" jawab Pengawal Theo.

__ADS_1


"Cari Pearl dimanapun dia kalau tidak ketemu, pergi tidak usah kerja lagi kamu tidak mampu bekerja sama saya," perintah Theo kepada pengawal.


Pengawal sontak pergi dari hadapan Theo, Theo mengepal tangan dan tidak jadi pergi ke kantor, setelah di kafe Pearl mendekap Linda sahabat baiknya.


"Linda, apa kabar?" tanya Pearl kepada Linda.


"Baik sayang, kamu sendiri apa kabar?" jawab Linda pada Pearl.


"Buruk," kata Pearl dengan tidur di atas meja.


Linda mencoba menghibur Pearl dan berhasil sampai akhirnya mereka pesan makan, usai pesan makan mereka pisah dan sampai dirumah, rumah gelap Pearl ke kamarnya tanpa menanya di mana Theo.


Pearl tidur di atas kasurnya sembari mengambil handphone ingin mengirim pesan kepada Theo, tapi setelah di pikir-pikir lagi tidak perlu sampai akhirnya Pearl tidur, pagi Pearl bangun sembari membuat sarapan.


"Pengawal," panggil Pearl kepada pengawal.


"Pak Theo kemana, kok saya tidak liat dia ya," tanya Pearl dengan nada bingung.


"Pak Theo sudah pergi dari pagi ibu, dengar ibu belum pulang Pak Theo marah banget dan banyak pengawal yang di pecat, karena tidak bisa ketemu ibu," jawab pengwal kepada Pearl.


Pearl yang mendengar itu hanya mengeleng kepala dan merasa kesal dengan sikap Theo, sampai akhirnya Theo pulang dalam kedaan mabuk ke kamar Pearl.


"Pearl sayang, kamu udah pulang kenapa kamu tidak kabarin aku, aku kira kamu udah bosan sama aku sayang makannya kamu tidak datang," ucap Theo kepada Pearl sembari menanggis.


"Theo, kamu mabuk kamu kenapa sih, bingung baru di tinggal setengah hari udah begini gimana kalau selamanya," kata Pearl kepada Theo.


"Pearl jangan pernah coba lari dari aku, karena aku tau kamu pasti bakal ketemu jalannya sendiri," ujar Theo kepada Pearl.


Pearl hanya tersenyum kepada Theo tidak lama akhirnya Theo mendekap Pearl dengan erat, sampai akhirnya pegang kedua wajah Pearl lalu mengecup hingga Pearl hanya diam dan membalas kecupan tersebut.


"Pearl aku sayang banget sama kamu, kalau tidak ada kamu di hidup aku, aku tidak tau aku harus gimana lagi sama hidup aku," tutur Theo kepada Pearl.

__ADS_1


Pearl tidak bisa berkata apa-apa sampai akhirnya mengalah kepada Theo, setelah itu mereka tidur bersama kebesokan paginya Pearl bangun terus memandangi Theo sampai Theo bangun lalu Pearl pura-pura tidur, biar tidak ketawan Pearl.


Saat Theo mau pergi dari hadapan Pearl, Pearl menahan tangan Theo sontak Theo kaget lalu Theo di atas Pearl begitu Pearl di bawah Theo, dengan tatapan yang sangat dekat.


__ADS_2