
"Hai, Theo lagi tunggu Pearl ya, dia ada kok di dalam masuk aja gua cabut duluan ya bye," ucap Andi kepada Theo.
Theo menahan tangan Andi, Andi melihat dengan tatapan bingung sembari melihat ke arah kanan dan kiri, sontak Theo melepas tanganya dari Andi.
"Andi, ada yang mau gua bicarain masuk ke dalam mobil gua, mau kan," tanya Theo kepada Andi.
Andi hanya menganggukan kepala, sontak masuk ke dalam mobil setelah di dalam mobil akhirnya Andi hanya duduk dengan tenang, sembari Theo melihat dengan tatapan mematikan.
"Lu ada urusan apa ya Theo mau bicara sama gua," ujar Andi kepada Theo sembari melihat jam tanganya.
"Gua mau nanya, lu masih suka sama Pearl?" tanya Theo dengan tegas.
"Tenang aja Theo, gua udah ada wanita yang gua cintain ini juga gua mau ketemu dia, gua kira ada apa tenang aja Pearl cuman sibuk urusan kerja kok, gua sama dia benar-benar sahabat jangan benci gua ya walau gua pernah ngelakuin kesalahan gua, semoga lu bisa memaafkan perbuatan gua dulu," ucap Andi kepada Theo dengan senyum.
Theo hanya diam merasa tidak percaya kepada Andi, Andi keluar dari mobil Theo tidak lama akhirnya Andi masuk ke dalam mobilnya setelah masuk ke dalam mobilnya, mereka hanya diam tidak lama setelah diam akhirnya Pearl masuk ke dalam mobil Andi.
"Sayang, kamu mau makan apa?" tanya Pearl sembari merogoh handphone di tasnya.
Theo masih diam aja tanpa berkata apa-apa, memikirkan tentang Andi hingga mencuekin orang yang di cintainya, sampai saatnya Pearl merasa kesal sontak duduk di pangkuan Theo, Theo kaget melihat ke arah Pearl.
"Kamu kenapa cuekin aku, ada wanita mana lagi yang kamu pikirin sampai kamu berani cuekin aku, huh!" pekik Pearl dengan kesal.
Theo hanya tersenyum tidak lama Theo mengusap rambut Pearl, dengan lembut Pearl melihat dengan tatapan dingin.
"Aku tadi habis bicara sama Andi, terus dia kayak keliatan punya seseorang yang dia suka, di salah satu sisi aku senang di salah satu sisi lagi aku mikir, dia serius apa hanya bercanda ya," kata Theo dengan nada tegas.
"Soal itu aku juga tidak tau, tapi apapun yang dia lakukan bikin dia senang biarin aja yang penting kita tidak usah ikut campur ya kan," ucap Pearl sembari mendekap kedua wajah Theo.
Theo melihat ke arah Pearl, Pearl serasa cemburu ketika Theo berbicara tentang Andi, sampai akhirnya mereka makan di restauran kesukaan Pearl.
__ADS_1
Andi pulang dengan muka senyum sembari membawa makanan, rumah terlihat berantakan Andi bingung ada apa sontak Andi, mendekap Rachel dengan erat.
"Sayang ini ada apa, kamu tenang ya aku selalu di sisi kamu dan aku janji tidak pernah tinggalin kamu lagi, kamu kenapa bisa begini sayang," tanya Andi kepada Rachel.
"Ini semua ulah mantan aku, dia tidak terima sampai akhirnya dia tadi melakukan yang tidak senonoh sama aku," ujar Rachel kepada Andi.
"Emang kurang ajar, hari ini dia harus berhenti bersenang-senang di dunia," ucap Andi kepada Rachel.
Rachel menahan Andi agar Andi tidak terlibat lagi kepadanya, tidak lama Andi mendengar Rachel tanpa sadar, semua sudah di bereskan oleh Theo, agar Andi bisa hidup tenang dengan Rachel sontak Theo memberi rumah yang dekat dengan kantor Andi.
"Sayang, aku bakal cari cara biar mantan kamu tidak ganggu kamu lagi ya," kata Andi kepada Rachel.
Andi merasa kasihan kepada Rachel, sontak Andi teringat apakah dirinya sudah di hamili oleh mantan tidak berguna itu, membawa kerumah sakit.
"Sayang, kenapa kamu bawa aku ke sini," tegas Rachel kepada Andi.
"Sayang, kamu mau makan apa?" tanya Andi kepada Rachel.
"Kamu bawa aku ke sini, karena mau buang aku ya?" ketus Rachel kepada Andi.
"Tidak kok! kata siapa sayang, kamu jangan bicara gitu aku tidak bermaksud apa-apa cuman aja, aku mikir kalau kamu sampai hamil benih si pria tidak tau malu itu, aku kasihan sama badan kamu harus menampung kejahatan dia, aku tetap nikahin kamu tidak akan biarin kamu sengsara lagi sayang, maaf sikapa aku buat kamu jadi salah paham," kata Andi kepada Rachel.
Rachel hanya diam dan merasa sedikit sensitif dengan perbuaan Andi kepadanya, tidak lama akhirnya mereka berbaikan sampai berakahir di restauran kesukaan Rachel.
"Sayang, kamu mau makan apa?" tanya Andi kepada Rachel.
"Hmm, aku apa aja bisa makan kok kamu yang rekomenin aja pasti aku makan," ucap Rachel kepada Andi.
Andi mengambil inisiatif untuk pesan makanan untuk Rachel, tidak lama akhirnya setelah selesai pesan mereka sembari melihat ke arah pemandangan sekitar.
__ADS_1
Rachel pegang tangan Andi sembari Andi hanya diam melihat ke arah Rachel, Rachel mengecup tangan Andi yang di genggam dengan erat.
"Sayang kamu kenapa?" tanya Andi dengan bingung.
"Maafin aku tadi udah nyakitin perasaan kamu, aku tidak bermaksud aku masih trauma aja sama pria maaf ya sekali lagi sayang," ucap Rachel kepada Andi.
"Iya tidak apa-apa cantik, emang mana pernah sih aku salahin kamu, kamu lucu banget sih gemes aku sama kamu," ujar Andi kepada Rachel.
Makanan mereka datang, sampai akhirnya mereka makan, selesai makan mereka masuk ke dalam mobil, ada roti panggan kesukaan Rachel akhirnya Andi menepikan mobilnya untuk turun dari mobil membeli beberapa makanan untuk Rachel.
Selesai beli makanan akhirnya Rachel hanya diam, setelah diam Andi sontak memberi makan kepada Rachel, sembari mereka pergi dari jalan itu.
"Dimakan sayang, aku sengaja beliin buat kamu," ungkap Andi dengan senyum.
Rachel merasa beruntung di cintai oleh orang seperti Andi, tidak lama selesai makan mereka samapi rumah, Andi membawa Rachel di kediaman baru yang di suruh oleh Pearl.
"Makasih Pearl, buat rumahnya," ucap Andi kepada Pearl.
"Itu bukan dari gua, tapi dari Theo makasih aja sama dia, gua tidur dulu bye," ujar Pearl kepada Andi.
Andi tersenyum mendengar perkataan Pearl, sontak mematikan handphone, sesudah itu Andi tidur di kamar lain, sedangkan Rachel bangun dengan bingung.
Pearl yang masih ada di tempat tidur, enggan untuk bangun bekerja, tidak lama Pearl melihat di sampingnya ada suami tercintanya Theo.
"Sayang, bangun udah pagi," ucap Pearl kepada Theo.
"Hmm nanti lima menit lagi, aku masih ngantuk sayang," ujar Theo kepada Pearl.
Pearl lelah melihat malasnya Theo sampai akhirnya Pearl pergi bersih-bersih duluan, setelah selesai akhirnya Pearl membangunkan Theo kembali di saat dirinya sudah rapi.
__ADS_1