Dj Kesayanganku

Dj Kesayanganku
DJK PART 19


__ADS_3

"Kamu mau kemana? udah bosan sama aku kemarin sampai mabuk, mabuk bareng siapa? Lia?" tanya Pearl dengan nada santai yang menakutkan.


"Tidak, bukan urusan kamu lagian kamu hilang aja aku tidak peduli," jawab Theo dengan nada cuek.


"Oh gitu yaudah kalau gitu aku hilang lagi aja hari ini, jangan sampai pecat pengawal lagi ya susah cari pengawal yang setia," kata Pearl kepada Theo dengan nada santai.


Theo yang mendengar itu hanya mengerutkan dahi sembari memukul ke arah kasur, selesai Pearl mandi Theo masih di kamar yang sama dengan Pearl.


Pearl selesai mandi sontak Theo hanya diam aja di meja kerjanya, Pearl melihat ke arah Theo, Theo tetap bekerja sontak Pearl duduk di pangkuan Theo menghalangi Theo untuk kerjanya.


"Kamu mau ngapain sih Pearl, katanya mau pergi kenapa gangguin aku di sini," ujar Theo kepada Pearl.


"Tidak, mau liat muka kamu aja lucu soalnya makanya aku suka liatnya, kamu kemarin kenapa mabuk-mabukan hmm," ucap Pearl kepada Theo.


"Aku tidak apa-apa kan aku udah bilang, kenapa kamu tidak percaya banget sih sama aku," pekik Theo dengan nada tinggi.


"Iya jelas aku tidak percayalah orang kamu mabuknya panggil nama aku, makanya aku mau tau dan nanya ada apa hmm," ungkap Pearl kepada Theo.


Theo sontak mengendong Pearl ke atas kasur, sedangkan Theo pergi mandi dan siap-siap mau kerja, Pearl hanya tersenyum tanpa berkata apa-apa.


Selesai Theo mandi sontak Pearl sudah siapin semua baju Theo, Theo mendekap Pearl dari belakang Pearl hanya diam melihat ke arah Theo.


"Katanya tidak peduli tapi kenapa masih di sayang?" tanya Pearl kepada Theo.


"Mana mungkin aku begitu sama kamu, kamu percaya aku setega itu sama kamu," ucap Theo kepada Pearl.


"Semua pria itu kejam mana ada yang tidak kejam kan," ungkap Pearl kepada Theo.


Theo membalik badan Pearl, Pearl sontak melihat ke arah Theo tidak lama pegang kedua wajah Pearl, Pearl melepas  pegangan tersebut.

__ADS_1


"Aku sama Lia itu sahabat tidak ada apa-apa, dulu aku emang pernah suka dia tapi dia pacaran sama sahabat aku, makanya kita sekarang udah tidak sahabatan terserah kamu mau percaya apa tidak, suka-suka kamu aja aku mau pergi dulu ke kantor," kata Theo kepada Pearl.


Pearl menarik tangan Theo lalu mendekap Theo dengan erat tidak lama Theo hanya diam membalas dekapan tersebut sembari mengecup pucuk kepala Pearl.


"Iya, aku percaya sama kamu tapi tunggu alasan dia balik kenapa? dia mau rusakin pernikahan kita apa gimana," ucap Pearl kepada Theo.


"Mungkin, aku juga tidak tau atau dia berantam sama sahabat aku itu, tidak mau cari tau juga tidak penting udah ada kamu buat apa cari oranglain buang-buang waktu," ungkap Theo kepada Pearl.


Pearl memerah saat Theo berkata demikian, sontak Theo sadar dan tersenyum mendekatkan wajahnya kepada Pearl, Pearl pergi dari hadapan Theo.


"Pearl tunggu," ucap Theo kepada Pearl.


Pearl pergi dan tidak menghiraukan Theo tidak lama handphone mereka berdering, sontak Pearl tidak peduli sedangkan Theo menjawab telepon dari Lia.


"Ada apa Lia?" tanya Theo dengan nada lembut.


Pearl merasa sakit hati ketika Theo menjawab telepon dari orang yang dia tidak suka, sontak Pearl memutuskan balik ke dj lagi sebagai dj princess dan beli rumah di mana  Theo tidak bisa menemukannya.


"Pearl, lu jadi dj lagi?" tanya Andi dengan nada  penuh tanda tanya.


"Iya, ada apa Andi lu mau jadi manajer gua lagi?" ucap Pearl kepada Andi.


"Jelas maulah, siapa yang tidak mau jadi manajer dj princess," ungkap Andi kepada Pearl.


Pearl tersenyum mendengar perkataan Andi, terkadang Pearl mikir kenapa dirinya tidak suka Andi aja, kenapa harus suka sama si playboy Theo itu.


"Iyaudah kalau gitu makasih ya Andi, gua tidur dulu capek malam bye," ucap Pearl kepada Andi.


Akhirnya mereka mengakhiri telepon mereka seketika Andi senang Pearl balik jadi dj, tandanya dirinya masih ada kesempatan untuk bersama Pearl.

__ADS_1


Kebesokan paginya handphone Pearl berdering dari Theo, Pearl tidak menjawab dan memblokir nomor Theo sontak, Pearl bangun lalu masak apa yang dia bisa.


Selesai masak ada yang mengetuk pintu apartemenya, Pearl mengintip ternyata Andi tidak lama Pearl membuka pintu lalu mendekap Andi.


"Gua kira siapa? ternyata lu," ucap Pearl kepada Andi.


"Ngaepnya siapa? Theo," jawab Andi kepada Pearl.


Pearl hanya memukul kecil kepada Andi, sontak mengajak Andi makan bersama dengan masakan sederhanya tidak lama Andi keliling apartemen Pearl.


"Apartemen lu ok juga ya buat sendiri, lu serasa gak ada suami padahal lu punya suami juga," ungkap Andi kepada Pearl.


"Suami gua udah ada cewe lain, biarin aja gua mau liat dia seberapa tahan tidak ada gua di rumah," ucap Pearl kepada Andi.


Andi hanya tersenyum sembari menghelus kepala Pearl dan mencubit kedua pipi Pearl, tidak lama Andi duduk di depan Pearl sambil menatap Pearl.


"Pearl, makan yang banyak ya semenjak lu nikah sama Theo, lu jadi kurus dia tidak kasih lu makan apa gimana? kejam banget tuh orang!" ketus Andi terhadap Pearl.


"Kasih kok cuman emang gua makannya dikit aja kalau tidak ada dia gua makanya banyak, takut dia jijik sama gua karena gua makannya banyak," ucap Pearl kepada Andi.


"Jujur gua suka kalau lu gendut mungkin tambah cakep, seengaknya lu sehat jangan kayak orang sakit jadi gua tidak gampang khawatir sama lu," ungkap Andi kepada Pearl.


Pearl yang mendengar itu sontak hanya diam dan merasa kenapa yang selama ini baik sama dia, dia tidak pernah liat apa dia udah di butain sama cowo playboy kayak Theo.


Linda menelpon Pearl tapi Pearl tidak sadar sampai akhirnya Andi melihat handphone Pearl, memberi Pearl handphonenya.


"Ini handphone lu bunyi, dih lu masih berhubugan sama mantan gua," tutur Andi kepada Pearl.


"Iya, kenapa emang masih kangen sama mantan lu kah," ucap Pearl kepada Andi.

__ADS_1


"Tidak sih gua gak pernah sayang dia, gua pacaran sama dia karena lu yang minta dan dia memohon ke gua kalau bukan karena lu, mana mau gua sama dia orang yang gua cinta cuman lu itu tidak akan pernah berubah bahkan sampai gua lahir kembali, gua tetap suka sama lu Pearl," tegas Andi kepada Pearl.


Pearl yang tau itu sontak kaget dan tidak lama dia baru ngeh dengan pikiran liarnya, maksudnya apa sih Theo selingkuh masa Pearl juga mau selingkuh sontak Pearl mengeleng kepalanya di tahan oleh Andi.


__ADS_2