Dj Kesayanganku

Dj Kesayanganku
DJK PART 64


__ADS_3

“Hai sayang,” ucap mama Pearl.


“Eh mama cantik banget, mama cepat masuk mobil semua orang liatin mama kenapa mama dandan kayak gini sih, nanti kalau ada papa baru gimana?” jelas Ivano.


“Kamu mau punya papa baru,” jawab mama Pearl.


“Mama bicara apa sih! Jangan bercanda gitu ah! Aku masih sayang papa walau papa banyak nuntut tapi dia tetap papa aku,” sahut Ivano.


Pearl yang melihat ketulusan hati Ivano membuatnya senang sontak mengecup pucuk kepala Ivano dan Ivano melihat ke arah mamanya.


“Ma, aku tau mama sayang aku tapi mama tidak perlu berantam sama papa, karena aku, aku senang kok liat mama sama papa dekat tapi jangan berantam karena aku ya,” ujar Ivano.


Pearl bingung bagaimana menjelaskanya di lain sisi Pearl sayang banget sama Ivano, seketika saja Ivano terdiam dan melihat kertas perceraian di sebelahnya.


“Mama, ini kertas apa perceraian! Mama mau cerai sama papa!” ketus Ivano.


“Sayang, dengar mama dulu mama bisa jelasin,” jawab mama Pearl.


Ivano emosi keluar dari pintu setelah itu Pearl mengejar Ivano, semuanya melihat ada apa dengan Ivano serta Pearl, sontak ada mobil yang tidak bisa berhenti karena remnya rusak Pearl mendorong Ivano ke arah pengawal, Theo menyelamatkan Pearl.


“Theo!” teriak Pearl.


“Pearl, kamu tidak apa-apa kan sayang,” jawab Theo.


“Kamu bicara apa sih ini kamu luka, ayo kita kerumah sakit,” jelas pearl.


“Asal kamu tidak apa-apa aku udah lega dan yang harus menghilang dari dunia ini aku bukan kamu, maaf aku tidak pernah buat kamu bahagia aku harap kamu bisa jaga anak-anak kita dengan baik,” tutur Theo.


Pearl menanggis dan air matanya jatuh ke mata Theo, sontak Theo di bawa kerumah sakit Pearl merasa kesal dan terus menyakiti dirinya, sampai akhirnya dokter memberi kabar buruk untuk keluarganya.

__ADS_1


“Dok, suami saya kenapa?” tanya Pearl.


“Maaf ibu Pearl, pak Theo baik-baik saja hanya saja beliau mengalami amnesia jangka pendek yang suatu-suatu dia tidak akan ingat dengan ibu melainkan balik ke kehidupan awal dimana dia tidak pernah mengenal ibu kembali,” ujar dokter.


Pearl merasa terpukul dan bingung harus berbuat apa setiap Pearl liat kertas percerain ia meminta pengawalnya untuk membakar dan jangan pernah lagi dirinya melihat kertas itu kembali.


“Salah satu cara ibu Pearl harus sabar, untuk mengembalikan ingatan pak Theo, tapi untuk semua keadaan baik, maaf ya bu saya harus memberi kabar tidak enak kepada ibu,” ungkap dokter.


Pearl tidak merasa itu salah dokter melainkan dirinya yang terlalu egois dan selalu ingin menang sendiri, sekarang dirinya mendapat ganjaran yang pas dan layak untuk dia dapatin, walau ini memang menyakitinya sekaligus ini bisa membuatnya sadar, akan tulusnya Theo kepadanya.


Pearl masuk keruangan Theo, sontak menyeka air mata yang tidak bisa berhenti berderai, tidak lama Pearl mengambil tangan Theo dan mengecup tangan Theo dengan tetesan air mata yang membuat Theo tersadar.


“Theo,” panggil Theo.


Theo terbangun dari tidur panjang selama koma, tidak lama Theo teriak dan merasa takut kepada Pearl tidak lama Pearl hanya menundukan kepalanya, setelah itu Pearl hanya bisa mengasingkan dirinya dari Theo.


“Ma, mama yang sabar ya aku yakin pasti papa bakal ingat kita kok, ini semua salah aku kalau tidak karena berantam sama mama hal ini tidak akan terjadi,” ucap Ivano.


“Tapi semua ini karena aku ma, harusnya aku bisa buat mama dan papa bangga aku dan aku mau nanya, mama jadi cerai sama papa,” tanya Ivano.


“Mana mama tega sayang justru mama harus merasa bersalah sama papa kamu, karena mama dirinya kenapa-kenapa emang ya pria itu selalu menempatkan dirinya dalam bahaya setiap saat mama, pft,” ungkap mama Pearl.


Ivano mendekap kedua pipi mamanya sembari melihat ke arahnya, saling bertatapan Ivano tersenyum kepada mamanya.


“Mama tenang aja ya aku yakin kok, papa tidak akan bisa lupa sama wanita secantik mama lagian, walau mama tidak terlalu baik emosinya tapi mama punya hati yang lembut dan tidak pernah dimiliki oleh wanita lain,” tutur Ivano.


“Makasih sayang tapi mama liat-liat cara bicara kamu sedikit mirip papa kamu ya, apa kamu belajar dari dia,” ucap mama Pearl.


“Haha tidak kok ma, aku cuman perhatiin papa lagi bicara aja ternyata cara papa efektif untuk para kaum wanita, termasuk mama pantas aja mama bisa menikah dengan papa hehe,” ejek Ivano.

__ADS_1


Pearl mengerutkan dahi tidak lama dokter keluar dari ruangan, akhirnya Ivano dan Luis di minta masuk ke dalam ruangan Theo tanpa Pearl.


“Pa, papa apa kabar?” tanya Ivano.


“Halo sayang,” jawab papa Theo.


Ivano saat ingin teriak dibungkam oleh Theo, tidak lama Ivano berjanji tidak akan teriak, setelah itu akhirnya Theo melepaskan bungkaman tersebut.


“Jadi gitu ceritanya kenapa papa bohongin mama, kasihan tau mama emang papa tidak kasihan sama mama?” tanya Ivano.


“Kasihan cuman papa mau mama kamu tau, kalau papa benaran sayang sama mereka, papa minta tolong kerja sama dengan kalian ya, emang kalian mau papa sama mama pisah? Tidak maukan,” ucap papa Theo untuk meyakinkan kedua anaknya.


“Hmm benar juga sih tapi mama juga udah ngaku salah kok pa, emang papa mau sampai kapan pura-pura begini,” tegas Ivano.


“Sampai pada waktunya, kalian ikutan aja sayang sama papa dan mama kan? Tidak mau mama dan papa pisahkan, jadi lakuin aja seperti yang papa bicarakan oke anak-anak papa yang pintar,” jelas papa Theo.


Ivano dan Luis keluar dari ruangan Theo, sontak mamanya berharap ada kabar buruk melainkan kabar yang tidak mau di dengar.


“Ayo ma pulang, papa juga tidak ingat sama aku, aku tidak tau harus berbuat apa aku benar-benar kecewa sama diri aku sendiri, kalau andai mama mau benci, benci aku aja jangan benci papa karena aku paling gak guna di keluarga kita,” ungkap Ivano.


Pearl bingung ada apa dengan perkataan Ivano, sampai akhirnya mereka di rumah makan dengan perasaan yang tidak nafsu.


“Sayang kalian harus makan ya walau papa lagi dirumah sakit, kalian harus tetap sehat ingat apa yang papa bicarakan,” ucap mama Pearl.


Kedua anaknya hanya bisa diam seraya perkataan mamanya tidak penting untuk di dengar, tidak lama mereka masuk ke kamar masing-masing Luis merasa kasihan kepada mamanya begitu juga dengan Ivano.


Pearl terus meminum-minuman yang keras tidak baik untuk badanya, sampai akhirnya pengawal membawa Pearl kerumah sakit, Theo yang tau langsung menjenguk istirnya, Theo masuk dengan mengecup kening istrinya.


“Sayang, apa aku emang penting untuk kamu sampai kamu melakakukan hal sejauh ini maafin aku, aku lakuin ini karena aku sayang sama kamu,” tegas Theo.

__ADS_1


Pearl terbangun dan kaget dirinya udah ada dirumah sakit, kedua anaknya tidur menjaganya semalaman Pearl sontak keruangan Theo.


__ADS_2