Dj Kesayanganku

Dj Kesayanganku
DJK PART 77


__ADS_3

“Sayang, kamu apa kabar? Mama kangen sama kamu,” ucap mama Pearl.


“Mama kemana aja, kenapa mama malah menghilang t-terus kenapa mama tidak kasih aku kabar,” jawab Ivano.


Luis yang melihat itu seperti menonton drama yang sedih, sampai akhirnya mereka duduk bersama Ivano masih menahan tanggisnya, Pearl tersenyum sembari tertawa.


“Ivano, kamu kalau mau nangis ya nangis aja kenapa kamu tahan begitu emang tidak sakit apa,” tanya mama Pearl.


“Mama mah, jangan begitu,” ucap Ivano.


“Mami!” teriak Lia.


Semua melihat ke arah yang teriak, Pearl tersenyum Lia bingung kenapa mangkin hari maminya ditemani oleh banyak pria ganteng.


“Mami, ini siapa?” tanya Lia.


“Ini kakak kamu, namanya Ivano kakak pertama kamu dan ini kakak kedua kamu, Luis,” jawab mama Pearl.


“Eh kamu? Yang waktu tabrakan sama aku di mall kan, ka-kamu adik aku? Hah? Kok bisa sejak kapan,” ucap Ivano.


“Jadi waktu papa kamu minta cerai, mama lagi mengandung Lia, Lia sendirian sama mama dan mama berjuang untuk membesarkan Lia sendiri dan di bantu oleh Leo,” kata mama Pearl.


Leo masuk di tengah-tengah mereka, Ivano benar-benar kaget kenapa Leo tidak pernah berkata apa-apa tentang adiknya Lia.


Ivano sontak ingin memukul Leo, ditahan oleh Luis dan juga Pearl, Ivano kembali sabar saat mendengar suara Pearl.


“Leo! Kenapa kamu tidak bilang saya ada adik, saya akan pecat kamu! Dan papa harus tau akan hal ini,” ucap Ivano.


“Maaf tuan muda Ivan, bapak udah tau dan semua udah tau, kecuali tuan Ivano,” tutur Leo.


“Kenapa begitu! Kamu tidak pernah anggap saya penting, dia itu adik saya, kamu biarkan adik saya terlantar di luar sanah, sampai dia kenapa-kenapa saya tidak akan memaafkan diri saya sendiri,” ujar Ivano.

__ADS_1


Ivano kesal sontak mengepalkan tanganya, Lia jalan ke arah Ivano dengan langkah takut akan dimarahin Ivano.


“Kak Ivano, Lia tidak apa-apa kok kakak jangan khawatir ya malah kak Leo selalu baik kok sama aku dan jaga mami juga, kakak maaf ya,” ucap Lia.


Ivano yang mendengar itu hanya diam dan luluh akan Lia, setelah itu Ivano mendekap Lia hingga air matanya berlinang.


“Kamu, baik-baik aja kan adik?” tanya Ivano.


“Iya kak, seperti yang kakak liat, aku baik-baik aja kak tenang aja, mami jaga aku dengan baik kok apalagi kak Leo,” jawab Lia.


“Kamu mau pulang kerumah tidak? Liat papi,” ucap Ivano.


Lia terdiam melihat ke arah Pearl, Pearl hanya diam tidak lama Lia mendekap erat tangan Ivano, Ivano melihat ke arah Lia.


“Kak, aku bukan tidak mau tapi aku mau keputusan dari mami aja, karena aku selama ini diurus mami aku tidak punya siapa-siapa tanpa dia, mungkin aku tidak akan tumbuh baik seperti sekarang,” kata Lia.


Ivano yang mendengar itu merasa bersalah sontak menanggis mengeluarkan air mata, tidak lama Lia menyeka air mata Ivano.


“Kak, jangan nangis ini bukan salah kakak aku, juga tidak salahin kaka aku senang bisa punya kakak yang ganteng kayak kak Luis dan kak Ivano, makasih ya udah mau jadi kakak aku, senang banget rasanya punya kakak, aku tidak ngerasa sendiri jadinya,” ucap Lia.


“Ivano, kok kamu bisa kenal Leo?” tanya mama Pearl.


“Leo, adalah suruhan papa buat mata-matain mama dan juga jagain mama, tapi dia malah berbuat seenaknya,” jawab Ivano.


“Bukan gitu sayang, mama yang suruh dia untuk tutup mulut dengan keberadaan Lia, mama tidak mau papa kamu terlalu pusing memikirkan keadaan mama walau bagaimanapun, hidup terus berjalan,” ujar mama Pearl.


“Tetap aja mama itu mama aku dan mama tidak pernah menjadi orang asing untuk aku pribadi, aku tidak apa masalah mama dan papa tapi, aku selalu anggap mama, mama aku bohong kalau aku tidak pernah rindu mama, sekarang ketemu mama aja masih merasa mimpi untuk aku,” jawab Ivano.


Pearl hanya senyum sontak Pearl meminta Lia turun dan digendong oleh Luis, Pearl mendekap Ivano dengan erat.


“Sayang, makasih ya tidak pernah benci mama, mama emang selalu mama kamu kok, walau mama tidaka tinggal sama Ivano, bukan berarti mama menghilang dari Ivano, mama selalu di hati Ivano walau bagaimanapun mengerti sayang,” kata mama Pearl.

__ADS_1


“Ma, ayo kita pulang Ivano mohon ma, Ivano harap mama dan papa bisa balik kayak dulu lagi,” jawab Ivano.


“Apa mama pantas balik ke dekapan papa kamu, kan kamu tau kalau mama udah menyakiti hati papa kamu dan juga mungkin mama udah tidak ada ruang di hati papa kamu,” ucap mama Pearl.


Ivano hanya diam dan menundukan kepalanya tanpa berkata apa-apa, tidak lama Pearl mendekap kedua wajah Ivano.


“Sayang, ini bukan salah kamu,” ucap mama Pearl.


“Walau mama bilang begitu aku tetap mikir ini salah aku ma, maafin aku ya ma sekali lagi aku minta maaf dan aku udah melanggar janji selalu menyakiti mama,” jawab Ivano.


“Kamu bicara apa sih, tidak kok kamu selalu jadi anak kebanggan mama, mall itu punya kamu kan,” ujar mama Pearl.


Ivano kaget saat Pearl berkata soal mall, tidak lama akhirnya Ivano mengangkat kepalanya dan Pearl tersenyum kepada Ivano.


“Akhirnya kamu angkat sendiri kepala kamu, tanpa mama angkat ya anak mama udah gede sekarang, udah gede, ganteng dan sukses duh mama sampai malu bisa jadi mama kamu,” kata mama Pearl.


“Mama bicara apa sih, papa sama sekali tidak pernah anggap mama cerai tau sama dia, bahkan orang-orang taunya mama sama papa itu pergi kenegri yang lain untuk menua bersama,” jawab Ivano.


Pearl hanya diam teringat kejadian yang lalu, saat masih bersama Theo di tengah balkon duduk bersama, saat merangkul.


“Sayang, kalau kita udah tua anak-anak kita udah dewasa, kamu mau ngapain?” tanya Theo.


“Aku mau jalan-jalan kesemua negeri yang tidak pernah aku pergi, kalau kamu apa,” jawab Pearl.


“Kenapa harus kayak gitu,” kata Theo.


“Karena aku suka dan aku maunnya pergi sama kamu, karena aku mau selalu bersama kamu ketika anak-anak kita udah dewasa dan menikah sayang,” ujar Pearl.


Theo yang mendengar itu hanya mengecup Pearl, tidak lama mendekap Pearl, tanpa sadar Pearl menanggis dan diseka oleh Ivano.


“Mama kenapa, kok nangis?” tanya Ivano.

__ADS_1


“Tidak apa-apa sayang, udah ayo pulang udah sore kalian pulang ya, mama sama Lia bye sayangnya mama,” ucap mama Pearl.


Luis dan Ivano memiliki rencana yang sma hanya mengkode mata, akhirnya mencoba cara culik mama dan juga Lia masuk ke dalam mobil sampai dirumah.


__ADS_2