Dj Kesayanganku

Dj Kesayanganku
DJK PART 32


__ADS_3

"Sayang, kamu kenapa?" tanya Andi kepada Rachel.


"Aku senang milikin kamu, tapi aku masih takut sama mantan aku," ucap Rachel kepada Andi.


"Tenang aja soal mantan kamu dia tidak akan bisa lolos dari aku, aku pasti akan selalu jaga kamu janji sayang," kata Andi kepada Rachel.


Rachel tersenyum kepada Andi, Andi sembari mendekap Rachel sampai akhirnya Andi memikirkan cara bagaimana membuat mantan Rachel jera.


Sedangkan Pearl dan Theo masih sibuk dengan urusan masing-masing, Theo sempat khawatir dengan Pearl yang terus bekerja tanpa henti.


"Sayang, ini minum dulu susunya kamu makan ya jangan tidak makan, aku mau pergi dulu ke kantor," ucap Theo kepada Pearl.


Pearl hanya diam sembari mengabaikan Theo, Theo hampir aja lupa mengecup Pearl, Pearl melihat ke arah Theo dengan tatapan bingung.


"Maaf lupa hampir aja aku gak kecup kamu, yang ada kalau aku gak kecup kamu, kamu marah," ujar Theo kepada Pearl.


"Kamu mau kemana sih sayang?" tanya Pearl kepada Theo.


"Rapat sayang, ada apa emang? mau ikut ayo kalau mau ikut mah," ujar Theo kepada Pearl.


Pearl hanya diam merasa kesal kepada Theo, tidak lama Theo hanya tersenyum sembari mengendong Pearl ke atas kasur.


"Kamu mau ngapain?" tanya Pearl kepada Theo.


Theo hanya diam sembari merapikan rambut Pearl, Pearl merasa perasaan lembut saat di belai oleh Theo, Theo menunjuk dari dahi hingga turun ke hidung sampai akhirnya di bibir manis milik Pearl.


Theo mengecup sembari Pearl kaget, sampai akhirnya Pearl juga membalas kecupan tersebut, dan terjadi lagi Theo gagal untuk pergi sampai akhirnya harus menemani bumil dirumah, kalau tidak bumil bisa marah kepada Theo.


Kebesokan paginya Theo bangun, tanpa sadar Pearl di dalam dekapanya tidak lama Theo mengecup pucuk kepala Pearl sontak meninggalkan surat dan juga makanan untuk Pearl, Theo pergi bersih-bersih lalu ke kantor.


Sampai di kantor Theo terus memikirkan Pearl takut ada terjadi apa-apa dengan Pearl, sampai akhirnya selesai urusan kantor Theo pulang kerumah tapi tidak ada Pearl.

__ADS_1


"Iya Andi, gua jadi maunya ini begini tidak mau yang lain, paham kan lu?"  pekik Pearl kepada Andi.


Andi merasa aneh dengan Pearl sampai akhirnya Theo mengetuk pintu ruangan Pearl, Pearl hanya diam tetap membahas dengan Andi.


"Pearl, gua keruangan gua dulu ya," ucap Andi kepada Pearl.


Pearl hanya diam sembari melihat layar komputer, Theo melihat ke arah Pearl dan duduk di depan Pearl membawa makanan untuk Pearl.


"Sayang, kamu pasti belum makan gimana kalau kita makan?" ajak Theo kepada Pearl.


"Tidak! makasih kamu aja yang makan aku udah kenyang kalau kamu mau makan tidak usah ajak aku, punya uang dan tangan kan bisa semua sendiri ngapain mikirin orang," tegas Pearl kepada Theo.


Handphone Theo berdering dari klien, sampai akhirnya Theo merasa Pearl benaran marah kepadanya, ia tidak bisa melihat sikap istrinya seperti itu tapi kerasa sakit saat dicuekin oleh Pearl.


Pearl sontak pergi dari hadapan Theo, Theo hanya diam saat itu Pearl pergi bersama Andi, Theo yang masih di ruangan Pearl hanya menunggu Pearl sampai balik, setelah selesai urusan rapat Pearl pulang kerumah di antar Andi.


"Pearl ada apa sih lu sama suami lu?" tanya Andi kepada Pearl.


"Bohong, pasti lu pada berantam ini saran gua aja jangan pernah berantam kalau karena hal kecil, tidak tau masalahnya apa lebih baik selesain baik-baik, daripada lu lari dari semua masalah," kata Andi kepada Pearl


Pearl hanya diam sembari mengelinding matanya ke arah atas, tidak lama akhirnya Pearl keluar dari mobil Andi, Andi terus berkata Pearl tidak peduli.


Pearl masuk ke kamar dan tidak ada Theo, Pearl hanya diam lalu berpikir mungkin Theo sedang marah kepada Pearl jadi tidak pulang kerumah tapi Pearl benar-benar tidak peduli dengan Theo, sontak selesai mandi Pearl tidur tanpa memikirkan Theo.


"Theo!" teriak Pearl dalam mimpinya.


Pearl benaran tidak ada di samping Pearl, Pearl bingung dirinya kemana sampai akhirnya Pearl menelpon ke handphone Theo, tetapi tidak ada jawaban sampai akhirnya Rachel membangunkan Andi.


"Sayang, handphone kamu berdering berisik jawab dulu kek," ucap Rachel dengan nada kesal.


Andi mengambil handphone sontak mematikan hanpdhonenya, Pearl yang bingung harus gimana sampai akhirnya menunggu Theo sampai pulang, kebesokan paginya Theo pulang kerumah dengan muka santai.

__ADS_1


Pearl yang melihat ke arah Theo serasa ingin makan Theo, Theo bingung ada apa dengan Pearl, Pearl kesal dengan Theo sampai akhirnya bersih-bersih dan pergi kerja.


"Pagi Pearl," panggil Andi kepada Pearl.


Pearl hanya diam tanpa menjawab apa-apa Andi bingung ada apa dengan Pearl, sontak Andi mengetuk pintu ruangan Pearl.


Pearl telepon klien sampai akhirnya Andi menunggu Pearl selesai telepon, setelah selesai ada telepon lagi sampai akhirnya Andi tidak ada waktu untuk berbicara dengan Pearl, Pearl pergi tanpa mengajak Andi untuk pergi rapat.


"Sayang, kamu lagi apa?" tanya Andi kepada Rachel.


"Aku lagi masak, kamu udah makan sayang," ucap Rachel kepada Andi.


"Hmm masak apa jadi mau makan, lapar eh bentar ya sayang bye nanti aku telepon lagi," ujar Andi kepada Rachel.


Rachel hanya diam mendengar perkataan Andi, tidak lama akhirnya Andi pergi keruangan Pearl dan Pearl tidak ada sampai akhirnya Andi bingung kemana Rachel.


Selesai rapat akhirnya Pearl pergi makan, Theo terus menghubungi Pearl tapi Pearl tidak peduli kepada Andi dan juga Theo, mereka berdua menjadi khawtir dengan sikon Pearl.


"Pearl! kemana aja, gua cariin juga," ucap Andi kepada Pearl.


"Ada apa lu cari gua? ada penting, kalau tidak ada gak usah cari gua kerja aja bagian lu, kerja yang benar jangan sampai salah, kalau salah semua gua yang kerjain kalau emang tidak niat kerja dan cuman mau nikah aja sama cinta sanah jadi pengangguran," pekik Pearl kepada Andi.


Andi yang mendengar itu bingung ada apa dengan Pearl, Pearl tidak peduli dengan perkataanya sampai akhirnya Pearl mencari orang untuk pekerjaanya, setelah itu Andi masih kerja tanpa peduli perasaan Pearl kepadanya.


Selesai pulang kerja Pearl main pulang tanpa berbicara apa-apa, Andi merasa tidak nyaman melihat Pearl seperti itu, tapi besok Andi akan coba bicara dengan Pearl sampai akhirnya Pearl sampai dirumah bersih-bersih sontak tidur, Theo yang melihat Pearl ingin mendekap tapi Pearl tidak peduli.


"Pearl hari ini mama dan papa mau pulang, mau ketemu tidak?" tanya Theo kepada Pearl.


"Tidak ada waktu aku sibuk, kamu aja yang jemput lagian kamu juga suka keluar kan, aku banyak urusan kalau kamu boleh sibuk aku juga akan cari kesenangan aku, daripada aku dirumah tapi ditnggal terus mending sama-sama keluar aja dari rumah, tidak usah menunggu lalu tidak perlu menganggu juga," tegas Pearl kepada Theo.


Theo menahan tangan Pearl, Pearl hanya diam tanpa berbicara apa-apa, sampai akhirnya Pearl melepas tangan Theo dengan kasar.

__ADS_1


Theo yang melihat sikap Pearl membuatnya menahan Pearl, sampai akhirnya Theo mendorong Pearl, Pearl cuman diam sembari menurut kepada Theo.


__ADS_2