
"Kamu yakin gak mau bawa kasus ini kekepolisian?" Bara kembali bertanya untuk kesekian kalinya pada Elira. Ditengah tengah kebahagian keluarga Prayoga yang akan melaksanakan pernikahan Berliana dan Radja, ada hal yang membuat mereka semua menahan sesak didadanya.
Setelah masalah yang terjadi diacara pesta pertunangan Arjuna beberapa hari yang lalu, Elira memberanikan diri untuk bercerita pada Bara, Agatha,Berliana dan anggota keluarga lainnya seperti Pace Damar Bunda Anin dan Mace Reina. Karena Rina dan Farhan masih berada di Bengkulu, keduanya belum tahu apa yang sudah terjadi pada cucu mereka disini.
"Tidak usah Pak Cik, Lira sudah ikhlas menerima semua ini. Mungkin ini takdir Lira, biarkan Tuhan yang akan membalasnya." ucap lirih Elira
Berliana yang sudah berkaca kaca segera memeluk tubuh saaudaranya, begitu pun dengan Agatha. Sedangkan Bunda Anin dan Mace Reina terlihat mengalihkan pandangannya kearah lain. Mereka tidak sanggup untuk melihat wajah polos wanita muda yang tengah menampilkan senyuman baik baik sajanya.
Mungkin dulu kedua orang tua Elira tidak sebaik putri mereka, namun Bunda Anin dan Mace Reina tidak pernah mau melibatkan Elira yang malang dengan masa lalu orang tuanya.
"Baiklah kalau itu semua sudah keputusan kamu Nak, Pak Cik cuma mau mencari keadilan untuk keponakan Pak Cik. Tapi kalau kamu tidak mengizinkan kami untuk membawa kasus ini lebih jauh lagi, Pak Cik hargai keputusan kamu. Yang terpenting sekarang, kamu harus bangkit, semangat, kamu tidak sendirian disini oke!" putus Bara final, dia ingin menghargai keputusan Elira. Walaupun sangat tidak setuju, Bara dan yang lainnya harus menghargai keputusan Elira bukan.
"Terimakasih Pak Cik, Mak Cik, Bell dan semuanya sudah mau menerima Lira dikeluarga ini, bahkan setelah apa yang pernah dilakukan kedua or...," ucapan Elira terpotong
"Ssstt udah, itu masa lalu Lira. Mulai sekarang kamu jangan sungkan ya sama Oma sama Mace Reina juga sama yang lainnya. Ingat kita sekarang keluarga, lupain masa lalu, kamu berhak bahagia dengan cara kamu sendiri." Bunda Anin memotong cepat ucapan Elira, Bunda Anin bahkan tersenyum lembut pada Elira.
Elira mengangukan kepalanya pelan, kedua sudut bibirnya terangkat membentuk senyuman tipis.
__ADS_1
💝
💝
💝
"Aku juga pingin pake itu." rengek Yasmine saat melihat Berliana tengah dipakaikan mahendi oleh seorang wanita yang dikirim khusus oleh Soraya.
"Mbak, aku mau juga dong pake yang kayak gituh, boleh ya nanti bayarannya minta lebihin sama Kak Duku." lanjut Yasmine lagi membuat wanita berhidung mancung serta bertindik berlian kecil dihidungnya itu mendongak, lalu tersenyun kecil.
"Mau kamu teriak teriak juga si Mbak nya gak bakalan ngerti Anjani Suherman, dia acha acha nah kamu acak acakan, mana bisa nyambung." cibir Cia sembari memilih henna mahendi yang dibawa oleh wanita bertindik dihidung itu.
"Saya paham." sahut wanita itu seraya tersenyum, Cia dan Yasmine terlihat saling tatap sembari melototkan kedua mata mereka.
"Tapi kalau mehendi bentuknya seperti ini tidak bisa dipakai oleh wanita lajang, nanti biar saya buatkan yang simlpe untuk wanita yang belum menikah." lanjut sang wanita membuat Cia dan Yasmine bersorak riang.
Sedangkan Berliana dan Elira hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan gadis itu. Apa lagi saat mereka berebut warna mahendi, Berliana ingin sekali memijat kepalanya karena pusing melihat kelakuan kedua saudaranya.
__ADS_1
"Oh iya, nanti acaranya mau kayak gimana sih Kak Bell?" Cia kembali bertanya pada Berliana sembari membolak balik mahendi yang tengah dia pegang.
"Pas ijab kabul gaya tradisional aja sih, siang sampai sore Sunda Indonesia, tapi kalau pas resepsi malamnya aku sama Radja ngambil tema India." ucap Berliana terlihat bersemangat.
"Wow, kalau pas resepsi malamnya ngambil tema ala India, berarti kita bakalan joget dong? asik akhirnya aku bisa pakai baju ala India dipesta." seru Cia, wanita itu terlihat bahagia karena salah satu koleksi pakaiannya bisa dia pakai tanpa perlu merasa aneh.
"Kak Duku ngundang aktis Bollywood gak ya, kalau ngundang aku mau daftar jadi penyambut tamu. Biar bisa colak colek dikit, kan lumayan mumpung gratis." ucapan asal Yasmine membuat Cia menggeplak paha remaja itu lumayan keras.
**AKU KASIH BONUS SATU PART YA, BESOK BIAR BISA BOOM PERNIKAHAN RADJA DAN BERLIANA
SEE YOU TOMORROW BABAYYY MUUAAACCHH
KENCENGIN DUKUNGANNYA YAAAAAAAAAA
__ADS_1
THANKS ALL**