Duku Mateng(Duda Kuat Mapan Dan Ganteng)

Duku Mateng(Duda Kuat Mapan Dan Ganteng)
Mengambil Hak


__ADS_3

"Please deh Mel, kenapa ngikutin aku terus sih. Itu kaki gak pegel memangnya, perasaan dari tadi ngikutin terus. Aku duduk aja kamu berdiri dibelakang, astaga dragon ball udah berasa kayak buronan tau gak!" erang frustasi Cia pada salah satu bawahan Abangnya.


"Maaf kalau saya sudah mengganggu kenyamanan Nona, tapi ini memang sudah menjadi tugas saya." ucap pelan namun terkesan tegas, wanita yang bernama Melody itu.


Melody adalah salah satu kepala Bodyguard yang dilatih langsung oleh Luan. Tangan kanan Crishtian yang merupakan Grandpa dari Cia dan Galaska yang ada di Spanyol saat ini. Luan pun kembali ikut bersama Crishtian dan Ragata ke Spanyol setelah Cia berusia 6 bulan. Bahkan pria itu memutuskan untuk tidak menikah demi pengabdiannya pada Crishtian dan Nagara.


"Mel, mending kamu cari cowok deh. Aku gak nyaman denger sama lihat sikap kaku kamu, sumpah. Udah ngomongnya kayak lagi main drama kolosal, kaku banget kayak tiang bendera. Kamu kebanyakan dicekokin apa sih sama Bang Galak?" gerutu kesal Cia pada wanita berambut sebahu itu.


Sedangkan Melody, wanita robot itu hanya terlihat menulikan kedua telinganya kala mendengar celotehan nona mudanya yang sudah biasa dia dengar saat dia bertugas mengawalnya seperti ini.


"Tidak ada yang mau dengan wanita kaku seperti saya Nona," ujar Melody seadanya


Dan itu membuat Cia menoleh sembari membuka mulutnya lebar lebar. Dia tidak menyangka kalau Melody akan menjawabnya, biasanya kan wanita yang bersikap seperti robot ini akan memilih diam.


"Para pria lebih menyukai wanita yang lemah lembut, gemulai dan pandai bergoyang, itu yang dikatakan oleh Prince Galaska dan Tuan Raga pada saya." lanjut Melody dengan wajah datarnya


Cia bahkan tidak bisa berkata-kata lagi, mulutnya terbuka lebar mendengar ucapan apa adanya Melody.


"Astaga dragon ball, Bang Galak memang meresahkan." gumam Cia dramatis

__ADS_1


🍌


🍌


🍌


Prang!


Pria itu melemparkan sebuah kristal mahal didepan Rajh Malhotra, kedua netranya menatap tajam pada simantan mertua Radja.


"Jadi mereka tidak mau menyerahkan Saradha padaku? apa benar kau sudah memberitahu mereka terutama mantan menantumu itu kalau aku, Ayah kandung dari Saradha masih ada dan akan mengambil apa yang sudah menjadi hakku!" ucap dingin pria berbadan besar itu.


"Sialan!" umpat pria itu kasar


"Aku sudah membantumu sebisaku, sekarang berikan apa yang sudah kau janjikan padaku dan Ayah." pria yang merupakan mantan Kakak ipar Radja itu membuka sebuah map.


"Ingat Tuan Mehra, Saradha adalah satu satunya keturunanmu. Kau tidak akan bisa lagi memiliki anak karena kecelakaan yang pernah kau alami saat meninggalkan adikku heh? maka dari itu Kau berambisi untuk mendapatkan anak itu dari Radja, mantan suami adikku." pria itu terkekeh melihat wajah kesal mantan kekasih adiknya.


"Tutup mulutmu! itu karena kalian tidak merestui hubungan kami, aku tidak pernah meninggalkan Disha!" amuknya

__ADS_1


"Berusahalah sendiri mulai sekarang, aku sudah malas untuk berurusan dengan keluarga itu. Kalau kau memang mau anakmu, rebut saja! bukannya kau yang Ayah kandungnya? Radja dan keluarganya tidak memiliki hak dalam mengasuh Saradha bukan? tapi kau, kau berhak memiliki bocah itu." Kakak Pertama Disha menepuk pundak pria yang pernah menjadi kekasih adik bungsunya.


Pria yang bernama Ranveer Mehra itu melemparkan beberapa barang kedinding saat melihat kalau Kakak pertama Disha sudah menghilang dibalik pintu.


"Aku akan mengambil hakku kembali, kalau dia tidak mau memberikannya, aku juga akan mengambil semua yang dia miliki." desisnya



CIA



**MELODY SUMBANG DAN KAKU, KATA CIA MAH


YUHUUUUUU JANGAN LUPA BUAT LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA


SEE YOU NEXT TOMORROW


BABAYYY MUUUUAAACCHH**

__ADS_1


__ADS_2