Duku Mateng(Duda Kuat Mapan Dan Ganteng)

Duku Mateng(Duda Kuat Mapan Dan Ganteng)
Sebuah Bukti


__ADS_3

Radja dan Berliana terus saja berpegangan tangan, saling mengeratkan genggaman satu sama lain, menguatkan hati serta fisik saat hakim memulai persidangan.


Berliana bahkan mengigit bibir bawahnya lumayan keras, saat pengacara Ranveer mulai berbicara dan sangat membela kliennya, sang Pengacara terlihat bekerja keras membantu Ranveer untuk mengambil hak asuh Lora, dari tangan Radja.


Sang pengacara yang disewa oleh Ranveer terlihat menyunggingkan senyum tipis, dan terkesan meremehkan pada pria berjas hitam yang duduk berdampingan dengan Radja, dia adalah Satya. Satya, sang pengacara muda keluarga Dewangga hanya menaikan sebelah alis, melihat senyum remeh sang rival.


Satya terlihat melirik pada Rajasa yang berada tidak jauh darinya, Rajasa terlihat menganggukkan kepala pelan pada Satya.


Ucapan pengacara yang disewa oleh Ranveer terhenti, kala Satya tiba tiba bangkit dari duduk dan mengatakan keberatan dengan semua ucapan sang rival.


"Kami keberatan Yang Mulia! semua yang diucapkan oleh pihak penggugat, tidak semuanya benar. Saya mohon izin untuk membuktikannya sekarang juga!" Satya terlihat membuka sebuah kotak kayu yang diberikan oleh Rajasa padanya.


Setelah mendengar sang hakim mengizinkannya untuk membuktikan keberatannya lewat bukti, Satya tidak membuang waktu lagi.

__ADS_1


Semua tulisan yang ada diatas kertas itu, dia bacakan semuanya, tidak ada yang ditambahkan mau pun dikurangi oleh Satya. Bahkan pengacara muda itu memberikan kertas kertas itu pada Hakim setelah dia selesai membacanya.


Ruang sidang yang awalnya sedikit ricuh, kini mulai tenang setelah Satya membaca semua tulisan tangan yang ditulis sendiri oleh Disha. Bahkan dengan sempatnya, Disha membubuhkan tanda tangannya di setiap surat yang dia tulis.


Bahkan keluarga Malhotra terlihat membatu, terlebih lagi kala melihat rekaman terakhir Disha, rekaman itulah yang memperkuat semua bukti yang ada ditangan Radja. Sebuah flashdisk tidak sengaja mereka temukan di salah satu amplop surat milik Disha.


Awalnya Radja dan Berliana tidak ingin membuka isi dari benda kecil itu, namun karena Rajasa memaksa mereka, akhirnya Radja dan Berliana memutuskan untuk membukanya. Benda itu berisikan rekaman terakhir Disha sebelum peristiwa tragisnya terjadi.


Rekaman itu dibuat sehari sebelum dirinya bunuh diri, Disha mengatakan kalau dia tidak mengizinkan siapa pun untuk mengambil Lora dari Radja, dan keluarga Dewangga. Termasuk keluarganya sendiri, atau pun Ayah biologisnya.


Rajh Malhotra yang terlalu berambisi mendapatkan dunia, dan malah mengorbankan sang putri. Rajh saat itu tidak menyetujui hubungan Disha dan Ranveer. Karena Rajh menganggap, kalau keluarga Mehra belum satu kasta dengan keluarga Malhotra.


Sedangkan Ranveer, pria itu tidak bisa dan tidak memiliki nyali besar untuk memperjuangkan cinta mereka berdua. Saat Rajh menolaknya, Ranveer tidak bisa menahan hati untuk kecewa, dan berakhir dengan meninggalkan Disha beberapa waktu, untuk mendinginkan pikiran sejenak. Tanpa dia ketahui, kalau Disha sangat terluka karena keputusan pengecut yang dia ambil.

__ADS_1


Dan parahnya lagi, ternyata Rajh Malhotra malah menjodohkan Disha dengan pria lain, tanpa tahu kalau Disha sudah mengandung benih Ranveer telebih dahulu.


Ranveer mengepalkan kedua tangannya, kala bayangan rekaman video Disha menangis memohon agar dia tidak memisahkan Lora dengan Radja, terus saja berputar didalam pikirannya.


'Disha,' bisik hati Ranveer


'Aku mohon, jangan pisahkan Radhaku dengan Papanya, hanya Radja yang menyayangi Radha dengan tulus. Aku yakin, saat ada yang menginginkan Radha, mereka pasti ada maunya atau mungkin lebih jahatnya lagi hanya ingin memanfaatkan Putriku saja.'


Ucapan Disha didalam video tadi terus saja memutari seluruh isi kepalanya. Ranveer melirik Radja danĀ  Berliana lewat sudut matanya, pria yang selalu menampilkan tatapan tajamnya pada siapa pun, kini terlihat menyendu.



**HOLLA MET PAGI EPRIBADEH

__ADS_1


JANGAN LUPA KLIK LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA


SEE YOU NEXT PART MUUUAAACCHHHH**


__ADS_2