Duku Mateng(Duda Kuat Mapan Dan Ganteng)

Duku Mateng(Duda Kuat Mapan Dan Ganteng)
Ai


__ADS_3

Berliana menggeliat pelan didalam dekapan Radja yang masih memejamkan kedua matanya. Perlahan kedua netra hitam bening itu terbuka, pemandangan indah yang pertama kalinya dia lihat adalah wajah pria yang sudah memporak porandakan hati serta tubuhnya beberapa jam yang lalu.


Satu tangan Berliana terulur untuk mengusap rambut Radja yang menutupi wajahnya, perlahan kedua sudut bibir wanita itu terbit kala mengingat kegiatan mereka yang tidak akan pernah bisa Berliana sampai kapan pun.


"Good morning My King." bisik Berliana tepat didepan bibir Radja yang diam diam mengulum senyumannya.


Cup


Satu kecupan selamat pagi Berliana berikan pada suaminya tepat dibibir sexy Radja yang membuatnya terbang kelangit beberapa jam yang lalu.


Berliana perlahan melepaskan belitan tangan Radja dari tubuhnya, namun ternyata pria itu malah semakin mengeratkan dekapannya. Tubuh naked mereka berdua semakin menempel tanpa penghalang apa pun. Bahkan Berliana harus menahan napasnya kala lututnya menyentuh sesuatu yang keras dan besar dari dalam selimut.


Otak kotor Berliana kembali beraksi, dia tahu benda apa yang tengah bergesekan tidak sopan dengan lutut serta paha telanjangnya saat ini. Rasanya Berliana ingin menyingkabkan selimut tebal yang tengah membungkus tubuh polos dirinya dan Radja saat ini.

__ADS_1


Namun saat dia melirik kearah jam dinding berbentuk pisang yang menggantung didinding kamarnya, Berliana mengurungkan niatnya. Waktu sudah menunjukan pukul 6 pagi, berarti dia dan Radja hanya tidur selama 1 jam saja.


"Astaga kenapa tambah besar aja sih? nih juga tangannya kenapa susah banget dilepasinnya." Berliana terus saja berbicara sendiri, walaupun pelan jelas masih bisa Radja dengar. karena sebenarnya Radja sudah bangun saat Berliana mengecup bibirnya. Apa lagi saat si pisang raja miliknya mulai tumbuh membesar kala bergesekan dengan lutut serta paha Sang Istri.


"Ai(sayang), aku mau bangun lepasin tangannya. Mau bikin sarapan buat kamu sama Lora." rayu Berliana, dia tahu kalau suaminya ini sudah bangun tapi Radja hanya berpura pura tidur.


"Lima menit lagi, My Queen." pinta Radja sembari kembali menyerukan wajahnya diceruk leher Berliana. Bahkan Radja memberikan kecupan kecupan kecil diarea itu membuat Berliana memejamkan kedua matanya kembali.


"Eemm, jangan digigit lagi. Pasti leher aku biru biru gara gara kamu gigitin terus. Udah lepasin, aku mau mandi dulu, lihat udah jam 6. Kamu mau mandi apa lanjut tidur? kalau aku mau mandi." Berliana terus saja memohon pada Radja agar suaminya itu melepaskan dekapannya.


"Gak usah, aku bisa jalan kok. Memangnya aku lumpuh sampai harus digendong segala, kita kan cuma making love bukan habis perang." gerutu Berliana membuat Radja menerbitkan senyumannya. Bahkan pria itu kembali mendekatkan wajah serta tubuh setengah telanjangnya pada Berliana.


"Yakin masih bisa jalan? kita melakukannya berkali kali bahkan berjam jam My Queen. Aku tidak yakin kalau kamu baik baik saja saat ini." ucap lembut Radja tepat didepan bibir Berliana yang sedikit terbuka, dan itu tidak disia siakan oleh Radja sedikit pun. Pria itu segera menyambarnya, mengecupnya perlahan lalu memberikan luma*tan keras namun nikmat bagi Berliana yang saat ini sedang merasakannya.

__ADS_1


"Bibir ini selalu membuatku candu, sebenarnya dia ingin melakukannya lagi pagi ini. Tapi karena aku takut kamu kelelahan, mungkin kita bisa bermain lagi pagi ini sayang, dua atau tiga ronde." bisik Radja, bahkan pria itu kembali mengecup bibir Berliana.


Hingga akhirnya Berliana terpekik saat Radja mengangkat tubuh polosnya. Entah sejak kapan selimut yang membalut tubuh telanjangnya itu sudah tercampak begitu saja dilantai.


"Mau aku mandikan?" Radja menatap jahil pada Berliana yang tengah berada didalam gendongannya. Kedua tatapan mereka bertemu, sudut bibir Berliana pun terangkat membentuk sebuah senyuman.


"Mau mandi bersama?" tantang Berliana tanpa ragu, Radja tergelak mendengar ucapan yang dilontarkan oleh Sang Ratu padanya.



**HOLLA MET PAGI EPRIBADEH


JANGAN LUPA BUAT LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA

__ADS_1


SEE YOU NEXT PART MUUAACCH


AI ARTINYA SAYANG DALAM BAHASA JEPANG**


__ADS_2