
"Lama banget sih Bang! aku berakar nih nunggunya!" omel Berliana pada Gala yang baru saja datang dengan mobil dereknya.
Pria berwajah bule bermulut pedas itu menatap sang adik sepupu dengan tatapan heran.
"Kenapa tuh jidat? ini lagi, mobil pake ditabrakin segala. Kamu lagi belajar balap liar?" ocehan Galaska membuat Berliana harus menahan napasnya bahkan menulikan pendengarannya sejenak.
"Abang ku yang ganteng, nanti aja ya ngomelnya. Kepala aku nyut nyutan nih, nanti aku ceritain. Udah sekarang kita bengkel, cepet seret mobilnya!" protes Berliana pada Gala, wanita itu segera masuk kedalam mobil derek Galaska setelah mengambil semua barangnya yang ada dimobil.
"Bell nyetir sendiri? lah si pisang Radja kemana? apa aku harus memberi laporan." monolog Gala sembari memasang pengait dimobil Alphard yang rusak lumayan parah.
π
π
π
"Jadi kenapa bisa nabrak lampu jalan?" tanya Galaska sembari mengobati luka didahi adik sepupunya, adik satu air susu dengannya yang Gala sayangi sama seperti Cia.
"Tadi ada pengendara gila yang tiba tiba nabrakin mobilnya kebemper belakang mobil aku, dari pada jungkir balik gara-gara ditabrak dari belakang, mending aku banting stir kekiri. Eh bukannya selamat, aku malah nabrak tiang lampu." Berliana terus saja berbicara dari A sampai Z tanpa ada yang disembunyikan.
Bahkan Berliana sampai tidak sadar kalau Gala diam-diam merekam semua ucapannya, lalu mengirimkan pada Radja.
"Sekarang diam disini, sebentar lagi ada yang jemput kamu. Makan aja buah pisang jangan protes." peringatan Gala membuat Berliana yang sudah membuka mulut kembali mengatupkanya lagi.
__ADS_1
"Bang Galak, Bell juga mau ayam geprek yang tadi dilewatin sama kita." pinta Berliana sebelum Gala benar benar meninggalkannya.
Bahkan Berliana tersenyum manis kala melihat wajah Gala yang terlihat galak padanya saat ini.
"Dua bungkus aja Bang, sambelnya yang banyak ya. Es jeruknya yang jumbo pokoknya." tawar Berliana tanpa rasa sungkan sedikit pun.
"Lama-lama kulempar dongkrak juga kau yah! bikin orang susah aja bisanya! makan yang ada, gak usah minta yang gak ada. Minta saja sama suamimu nanti!" omelan Galaska kembali terdengar, senyuman Berliana surut kala dia tidak berhasil merayu pria tanpa hati yang tengah bermain dengan besi dan mesin.
"Pisang oh pisang, kenapa engkau sangat nikmat." celoteh Berliana asal membuat Gala melirik kearahnya. Pria itu menatap heran pada wanita yang tengah memakan buah pisang ambon dengan lahap.
"Ukurannya fifty- fifty, sama si pisang Raja." kekeh Berliana tidak jelas, bahkan dia melupakan rasa sakit didahi serta kepalanya.
π
π
π
SedangkanΒ Berliana hampir saja tersedak buah duku yang sedang dia makan, karena pisang sudah habis, jadilah si duku menjadi sasarannya.
"A-Ai," ujar Berliana terbata, salah satu sudut matanya melirik pada Gala yang tengah tersenyum smirk padanya.
'Bang Galak,ngapain laporan sama My King sih.' gerutu kesal Berliana didalam hati pada Kakak sepupunya.
__ADS_1
Grep!
Radja segera memeluk tubuh Berliana, bahkan Radja memberikan begitu banyak kecupan dipucuk kepala serta dahinya.
"Kalau aku tahu akan seperti ini, aku gak akan ngizinin kamu bawa mobil sendiri tadi. Aku akan menyempatkan untuk jemput kamu di DIAMOND QUEEN nanti." Radja terus saja bergumam pelan, ada rasa sesal didalam hatinya saat ini karena sudah mengizinkan Berliana membawa mobil sendiri.
"Ka-kamu gak marah?" tanya Berliana pelan.
Radja bahkan segera melepaskan pelukannya, kedua tangannya menangkub kedua pipi Berliana, kedua mata hazelnya menatap dalam pada dahi Berliana yang diperban.
"Marah? marah kenapa? justru aku khawatir sama kamu Queen. Kalau Gala tidak mengirim rekaman percakapan kalian, mungkin aku tidak akan tahu?" ucap Radja pelan, satu tangannya menyentuh dahi Berliana.
'Sudah ku dugong.' gerutu Berliana dalam hati
"Tapi mobilnya rusak." cicit Berliana
Radja menatap tidak percaya pada wanita ini, dia masih memikirkan mobil disaat kondisinya seperti ini.
"Astaga Queen, aku bersyukur hanya mobilnya yang rusak, bukan kamu yang terluka." ucap Radja frustasi
NGAPAIN BASAH BASAHAN BANG, SINI NENG OTHOR LAPIN PAKE KANEBO
__ADS_1