Duku Mateng(Duda Kuat Mapan Dan Ganteng)

Duku Mateng(Duda Kuat Mapan Dan Ganteng)
Rencana Seseorang


__ADS_3

"Kamu bisa bawa mobilnya sendiri? hari ini aku gak bisa jemput kamu Queen, soalnya Pak Ardian ingin meninjau lokasi," ujar Radja pada Berliana kala mobil yang mereka tumpangi hendak keluar dari kediaman Dewangga.


"Jadi, nanti aku yang jemput kamu?" tanya Berliana lagi, dia memeluk lengan Radja yang tengah mengendalikan stir mobil.


"Boleh, sepertinya dijemput oleh istri akan sangat menyenangkan." ucap jahil Radja membuat senyuman Berliana semakin lebar. Bahkan wanita itu semakin mengeratkan pelukannya di lengan Radja.


Selama perjalanan mereka berdua tidak pernah terdiam, ada saja hal yang mereka debatkan atau mereka bandingkan, namun setelah itu Berliana dan Radja kembali mesra. Bahkan Berliana ikut bernyanyi kala Radja memutar lagu didalam mobilnya.


Hingga akhirnya tidak mereka sampai di DEWANGGA GROUP, Berliana menatap kagum pada gedung tinggi yang ada dihadapanya saat ini.


"Mau mampir?" suara Radja membuat kesadaran Berliana kembali.


"Udah siang, nanti aja pas aku jemput kamu mampirnya ya, Cia udah nungguin aku. Kayaknya bakalan ada meeting hari ini, Ambar gak bisa masuk karena flu, jadi Cia sama dan yang lainnya meeting dadakan," ujar Berliana terlihat menyayangkan kalau dia tidak bisa mampir sejenak kedalam kantor suaminya.


"Ya sudah, kamu hati hati oke. Jangan ngebut, i love you My Queen." ucap Radja pelan


Cup!


Bahkan sebelum keluar dari dalam mobil, Radja menyempatkan diri untuk mengecup bibir Berliana lumayan cukup lama.


"Love you to My Banana." ucap jahil Berliana pada suaminya, bahkan wanita itu tergelak kala melihat Radja mengulum senyumannya karena malu.


"Love you more, My King." bisik Berliana selanjutnya.

__ADS_1


🍌


🍌


🍌


"Ingat! mobil Alphard putih dengan nomor B246XXX, jangan sampai salah!" peringatan dari pria itu membuat mereka mengangguk.


"Baik boss! kita lihat mobil itu baru saja melintas mendahului kami." ucap salah satu pria bertindik itu yakin.


"Bagus! ingat dia laki laki!" peringatannya lagi.


Setelah mengatakan hal itu, si pria asing yang dipanggil Boss itu mematikan teleponnya secara sepihak. Salah satu sudut bibirnya membentuk seringai.


"Aku tidak sabar untuk menungggu kabarnya." kekehnya pelan.


Berliana mengetuk ngetukan jari jarinya pada stir mobil, rasanya laju mobil Alphard yang dia kendarai saat ini begitu sangat lambat.


"Lampu merah lagi." gerutunya, ingin rasanya Berliana mencabut rambu rambu lalulintas itu dan memindahkanya ketempat lain.


"Gini nih, kebiasaan kalau lagi buru buru ada aja halangannya." lanjutnya lagi


Saking fokusnya Berliana melihat rambu rambu lalulintas, dia sampai tidak menyadari kalau di belakang mobil Alphardnya sudah ada Jeep putih yang memantaunya sedari tadi.

__ADS_1


Berliana tidak mencurigai apa pun yang ada disekitarnya saat ini, wanita berkemeja putih dengan blazer yang sama putihnya memilih menyetel lagu kesukaannya saat ini untuk melawan rasa suntuknya.


Lagu Raataan Lambiyan mengalun, membuat Berliana tersenyum tipis, bahkan Nyonya Dewangga itu ikut menyanyikan lirik lagu tersebut sebisanya.


Namun saat Berliana mengalihkan pandangannya kearah spion, dahinya berkerut kala melihat mobil jeep putih terlihat semakin memepet pada mobilnya.


Berliana yang melihat, segera memposisikan kakinya yang saat ini tengah menginjak pedal gas dan rem. Hingga tanpa Berliana tahu, sopir mobil jeep putih terlihat sudah siap tancap gas kala melihat Alphard Berliana sudah melaju.


"Itu dia! mari kita lakukan!" ucap pria bertindik itu pada rekan disebelahnya.



**DISHA MALHOTRA


YUHUUUUUU AKHIRNYA AKU BISA MUCULIN CAST DISHA,


JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA


OH YA CERITA CIA DAN PAK PENGHULU AKU PISAH AJA GIMANA?


KALAU ELIRA ARJUNA DAN RAGA NANTI KITA SELESAIKAN DISINI


KOMEN YA

__ADS_1


SEE YOU NEXT TOMORROW


BABAYYY MUUUUAAACCHH**


__ADS_2