
Akhirnya sampai juga pada hari yang ditunggu tunggu oleh semua orang, terutama untuk Radja dan Berliana. Sepasang calon pengantin itu sudah siap dengan pakaian ala tradisioal adat Sunda.
Saat ini Berliana tengah menuruni satu persatu undakan anak tangga dengan anggun. Cia dan Elira menjadi penuntun jalannya, sedangkan Yasmine membantu mengangkat kain panjang dibelakang tubuh sicalon pengantin.
Sedangkan diluar, biar pun pesta pernikahan ini dilakukan dikediaman pribadi Barata, namun kemewahannya tidak kalah dengan pesta pernikahan mewah yang dilakukan disebuah hotel berbintang.
Radja terlihat sudah duduk disalah satu kursi yang sudah disiapkan oleh WO yang menangani pernikahannya. Dua keluarga itu menyewa WO terbaik dari negara ini, walaupun ini bukan pernikahan pertama untuk Radja, tapi Radja akan memberikan semua yang terbaik untuk Berliana dan keluarganya. Agar mereka merasa kalau ini adalah sebuah perdana untuk dia apa lagi Berliana, yang menang ini adalah perdana untuknya. Bahkan Radja bersungguh sungguh memberikan mas kawin Berliana berupaya 100hektar perkebunan pisang raja, entah dari mana Radja mendapatkan perkebunan pisang rajabseluas itu.
"Rileks, ini bukan yang pertama kalinya kan buat kamu? jangan bikin malu Ayah dengan mengulang ijab kobul. Kamu lihat disana? calon Kakak ipar serta calon Om kamu sudah siap menumpahkan air comberan ketubuhmu, kalau sampai mengulang nanti." bisik Rajasa pada putranya yang terlihat tegang, padahal belum malam.
Radja menghirup napasnya dalam dalam, apa lagi saat melihat tatapan tajam calon Papa mertuanya yang terlihat sangat mengitimidasi. Dibelakang tubuh Radja, Mace Reina dan Bunda Anin serta Soraya tengah mengobrol ringan. Walaupun mereka baru mengenal dan bertemu namun terlihat sudah akrab. Apa lagi sicantik Lora terlihat sudah menjadi pusat perhatian Bunda Anin dan Mace Reina.
"Berasa inget ke masa lalu ya kak." celetuk Mace Reina, membuat Bunda Anin menoleh padanya.
"Kalau kayak gini bentuknya aku jadi pingin muda lagi Kak, beranak beranak deh aku gak peduli. Mau satu dua tiga empat, kalau bibitnya super gini mah gak bakalan nyesel, pantes aja Bell langsung nerima walaupun terkesan kayak diseret." celoteh Mace Reina lagi sedikit berbisik pada kakak iparnya.
__ADS_1
"Iya, statusnya sama kayak Mas mu dulu, tapi yang ini Duku Mateng ada buntutnya satu lebih mantep dari Duren Sawit, gituh kalau kata Yasmine mah." Bunda Anin terkikik geli membalas bisikan Mace Reina kala membayangkan masa lalunya.
Mace Reina ikut terkikik geli membuat Lora yang ada dipangkuannya mendongak kearahnya, lalu tersenyum dan bertepuk tangan. Karena Soraya harus duduk mendampingi sang putra saat ijab kobul dimulai nanti, jadi Lora diambil alih oleh Bunda Anin dan Mace Reina.
Sedangkan Ambar, wanita itu sibuk memotret moment moment penting sang Kakak kesayangan.
Semua tamu pernikahan mengalihkan pandangannya kearah calon pengantin wanita yang baru saja sampai ditempat utama. Semua orang terkagum melihat penampilan Berliana saat ini, wanita itu begitu cantik dengan balutan kebaya pernikahannya. Bahkan Radja pun tidak bisa berkedip saat melihat calon istrinya berbeda dari biasanya.
"Hati hati ilernya netes tuh, tahan harga Dja. Pejamkan mata kamu, ini yang akan membuat kamu sulit berkonsenterasi nanti pas ijab kobul, selain calon Papa mertuamu yang terus melotot itu." bisik Rajasa lagi pada putranya.
"Cantik." gumam Radja pelan namun masih bisa didengar oleh Berliana, dan gumaman calon suaminya itu membuat Berliana menoleh sembari mengulum senyumnya.
"Sepertinya kedua calon pengantin sudah siap, ada baiknya kita segera mulai saja acara intinya." intruksi pak penghulu membuat keributan disana menjadi hening, namun tidak dengan Cia dan Yasmine. Kedua wanita itu sibuk berbisik kala melihat bapak penghulunya.
"Sumpah demi apa, penghulunya ganteng banget. Aku jadi pingin dinikahin sama dia, bukan dinikahkan oleh dia." ucap Cia asal membuat Yasmine dan Elira saling tatap lalu menoleh pada Cia yang tengah menopang dagu.
__ADS_1
"Pak penghulu, nikahin aku dong." ucap Cia lagi
**SEMOGA SUKA YA MA FOTONYA
YUHUUU MET PAGI SIANG DAN MALAM EPRIBADEH
JANGAN LUPA DUKUNGANNYA SELALU YA
LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA
SEE YOU NEXT PART MUUUAAACCHH**
__ADS_1