Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT

Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT
DI USIR


__ADS_3

Siang hari yang terik terlihat Kakak beradik bergandengan tangan menunggu jemputan orangtuan mereka,


"Mama sama Papa kok lama yah kak? " kata gadis adik bungsu mereka yang bernama Renata Carlise.


"Mungkin masih di jalan dek. " kata Sang kakak yang bernama Rosena Carlise, ia kakak pertama dari 3 bersaudara hanya saja kakak kedua adalah kakak tiri atau adek tiri.


*Aku harus menyingkirkan mereka berdua agar Papa hanya menyanyangi ku,dan Mama dengan mudah mengambil harta Papa. Batin kakak kedua yang bernama Rina Carlise ia adalah kakak/adik tiri.


Manis didepan busuk dibelakang itu yang dapat kita simpulkan dari sifat Rina maupun Mamanya, dan.... Bruk....


Rina dengan sengaja mendorong Rosena ke jalan, tanpa disadari ada sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi....


" Kak Rina kenapa dorong.. kak Rose? " Renata yang masih polos berumur 12 tahun membantu Rose berdiri.


Rose yang melihat mobil kencang segera mendorong adik kecilnya agar tidak tertabrak dan....... brak... bruk..... Mobil itu langsung menabrak Rose hingga Rose terpental hingga 5 meter.


Melihat itu tentu Renata kaget dan langsung berlari ke arah sang kakak yang terkulai lemas, "Hiks... Kak Rose.. bangun hiks.. hiks.. " Renata menangis sambil memangku kepala Rose.


Sedangkan Rina tersenyum bersamaan orangtua mereka datang dan melihat kejadian itu dan berlari maupun Rina,

__ADS_1


" Hiks... kak Rose bangun bangun jangan tinggalin Renata... hiks.. bangun kak.. " Renata terus menangis sambil juga memeluk Kakaknya.


"Rose bangun nak bangun....." Kata Papa melihat putrinya terkulai lemas penuh darah banyak orang sudah mengerumungi mereka, "Hiks.. hiks. ini gara gara kamu Renata... " kata Rina dengan derai air mata palsu nya.


Maupun sang Mama tiri juga, "Maksud kamu apa Rina?" tanya Papa kaget Rina mulai menceritakan tapi tidak sesuai dengan apa yang terjadi...


" Lalu kak Rose mendorong ku dan dia yang terbrak.. hiks.... " kata Rina sedih sambik memeluk Mamanya seolah dia juga takut.


Papa langsung merengut Rose dari pelukan Renata dan terlihat sudah api kemarahan di mata nya kepada Renata, Renata yang takut melihat kemarahan di wajah Papa nya gemetaran.


"PERGI KAU DARI HADAPANKU PEMBUNUH!!


kata Papa keras sambil mendorong kasar Renata menjauhinya.


Bak tersambar petir Renata sangat kaget dan gak dapat terbendung lagi air matanya pun mengalir deras dan muncul seseorang membelah kerumunan itu.


"Kau salah besar Andara... " kata orang itu terlihat seorang yang Tua berjas hitam dan terlihat kewibawaannya.


Orang itu membantu Renata berdiri dan memeluk nya juga, Renata membalas pelukan itu.

__ADS_1


"Kau salah besar bukan Renata yang melakukan ini tapi anak tirimu yang mendorong Rose.. " kata orang itu sambil menunjuk Rina.


Orang ini yang tak lain adalah ayah dari sang Papa Andara, " Apa maksud ayah! " kata Papa memang diantara kedua orang ini sangat buruk karena dulu Andara menikah lari dengan Mama Rose dan Renata dan meninggalkan keluarganya.


Tapi pada akhirnya Kakek dan nenek merestui hanya saja tak pernah bertemu,


"Dia yang mendorong Rose, ayah melihat sendiri.. " Kata Kakek dengan tegas nya namun apa sifat Keras kepala Papa yang sejak dulu dia tidak percaya.


" Ayah begitu percaya pada pembunuh ini sudah jelas dari cerita Rina. " kata Papa tanpa aba aba mencengkram kuat dagu Renata membuat Renata menangis kesakitan.


Kakek langsung memisahkan tangan itu,


" Bawa Renata masuk!! " kakek Menyuruh dua bodyguard berbadan kekar membawa masuk Renata ke dalam Mobil.


" Lihat saja Andara kau akan menyesal mengusir putri kandung mu sendiri. " Kata Kakek berlalu dan masuk ke mobil, Mobil itu pun melaju meninggalkan tempat kejadian.


Bersambung


Maaf kalau tidak seru atau tidak nyambung, moga betah yah...

__ADS_1


__ADS_2