Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT

Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT
S2\EPS. 05


__ADS_3

Masih dengan tempat yang sama.


"Kau sungguh pengecut." ujar Renata datar membuat orang ini tak segan menampar keras pipi Renata, Renata hanya diam dia melakukan hal yang terserah pada dirinya.


"Kau bilang apa aku pengecut, cih kalau bukan karena Mami mu memburu ku mungkin aku akan menjemput mu." ujar Orang itu menggores tangan Renata, namun apa Renata hanya santay menurutnya goresan itu hanya kecil saja.


Orang itu membuat luka di tangan wajah kaki Renata di mana mana, namun Renata diam entah apa yang dia pikirkan.


"Kenapa kau diam?" orang ini heran melihat Renata tak bergeming sedikit pun dan.....


Orang ini menangkap katana yang ia simpan berniat menghabisi Renata sekarang juga Namun...


Trang... sring....


Seseorang mencegah hal itu dengan kuat,


"Berani kau menyentuh putriku?." ternyata Atha melacak anaknya sendiri.


Walaupun Renata tidak membawa hp tapi setiap anak dari Atha dia memberikan gelang hitam dan itu berisi alat pelacak.


Renata hanya kaget melihat Papinya disini, dan juga datang Mommy Tiffany yang hendak membawanya pergi.


"Gak Mom." ujar Renata kekeh dia ingin melihat Papinya takut ada sesuatu yang terjadi, karena sulit di bujuk datanglah Reyhaan dia berusaha membujuk adik perempuan nya.


Apalagi dia pilu melihat luka di tubuh Renata di mana mana, tapi tetap Renata tak mau meninggalkan Papi nya.


Sring.... sret.... trang...Bugh...

__ADS_1


Katana Atha terjatuh dan ia du tendang hingga agak terpental, Atha berusaha bangkit melihat orang itu kini berjalan ke arah Renata, Reyhaan dan Mommy Tiffany.


"Oh Tuan muda Kalandra juga di sini." ujar orang itu, dia juga termasuk anak sepupu dari paman Reyhaan yang kejam.


Reyhaan hanya mengepalkan tangannya kuat, dan maju menghalangi agar orang itu tidak menyentuh kedua perempuan ini.


"Mommy pergi dulu aja, biar kita aja disini Pleese Mom." ujar Renata memohon terpaksa Tiffany pergi.


Orang itu mulai mengayunkan katanya nya dan....


sret... Reyhaan menahan katana itu dengan tangan kosong, Renata khawatir lantaran melihat tangan kakaknya mengeluarkan darah banyak.


Bugh


Bugh


Bugh.


Bugh....


Reyhaan terpental dan kepalanya sempat terbentur dan membuat ia pingsan, kini Amarah Renata sudah tidak terkendali dia marah semua anggota keluarganya disakiti.


Renata menyerang dengan pisau kesayangannya dan...


sret...


Keduanya terguling hampir di pinggiran bangunan yang kosong, Renata yang takut ketinggian hanya bisa menahan airmatanya ia bergelantungan di pinggir.

__ADS_1


Melihat itu Atha sekuat tenaga bangun karena ia tahu Renata takut ketinggian,


tiba tiba....


Orang itu melepas tangan Renata kasar hingga...


"PAPI... "Renata berteriak kaget, orang itu tertawa namun..


Dor... dor..


dua tembakan sudah di loloskan Atha tepat di kepala dan jantung, sekuat tenaga ia lari dan melompat.


Dia mengampai tangan putrinya dan memeluk Renata, ada sebuah alat butan Rheva yang bisa menggeluarkan Tali dengan otomatis bisa mengikat ke tempat yang di tuju.


Dengan cepat Atha mengeluarkan itu dan...


Jreeet...... tap......


Atha berhasil dan mereka langsung melompat ke area Lantai 4, saat sampai terlihat Renata sangat ketakutan bahkan menangis takut.


"Renata udah kita udah di atas lagi udah yah." Atha berusaha menenangkan Renata yang menangis gemetar, dia memeluk Renata agar memberi ketenangan.


Renata tetap masih menangis kuat,Atha menggendong Renata yang masih menangis menuju kebawah lewat Tangga.


Atha memasukkan Renata ke dalam mobil untung saja Renata sudah tidur, dan mobil pun melaju menuju Rumah sakit kembali.


Sedangkan Reyhaan sudah di bawa kerumah sakit saat pertarungan Renata.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2