Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT

Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT
S2 \EPS. 14


__ADS_3

Pulang sekolah.


"Kalian pulang dulu, Renata ada urusan." kata


Renata menaiki mobil dan mobil pun melaju menuju suatu tempat.


Tujuan.


Renata sudah menganti pakaiannya dan sudah memakai topeng, Renata pun masuk sebuah gedung kosong terdengar suara jeritan di sepanjang lorong.


Ruang Pribadi Renata.


Renata masuk dan duduk dan dia menepuk kedua tangannya, datanglah seorang Pria bertubuh besar memberi hormat dan berdiri tegap.


"Cari informasi tentang musuh Mami dan Papi ku, ku mau besok sudah ada di Mansion kakekku." ucap Renata datar, orang itu menurut dan pergi mengikuti perintah Renata.


"Siapa musuh Papi Mami." Renata menaruh dagunya bertumpu kedua tangannya dan....


Tok... Tok


"Masuk." mendengar kata masuk, Masuk lah satu penjaga ia memberi hormat dan Renata menunggu ada apa ia datang?


"Ada apa" ucap Renata dingin.


"Ada seseorang ingin meminta bantuan anda Nona Rere." kata mama penjaga itu, Renata pun menyuruh untuk membawa orang itu masuk.


Terlihatlah seorang wanita paruh baya berpakaian rok mini dengan baju atasan mewah dengan rambut tergerai dan membawa tas bermerk, dan juga ia menggunakan topeng emas.


"Ada apa anda ingin meminta bantuan saya?"

__ADS_1


Tanya Renata serius, orang itu menaruh sebuah amplop coklat di meja Renata dan duduk di sofa.


Renata membuka terlihat dia terkejut tapi tetap dengan ekspresi datar nya,


"Siapa mereka? dan tugas ku?" tanya Renata mengakat satu alisnya wanita itu menghembuskan rokoknya dan mengeluarkan smriknya.


"Itu keluarga musuh lama ku gara gara dia orangtua ku di tangkap, terutama yang perempuan itu. " ujar Wanita itu.


"Tugas mu adalah bunuh anak nya." kata orang itu mengeluarkan smriknya dan dia menaruh sebuah amplop lagi berisi uang dan pergi.


"Heh kau ingin bermain dengan ku, maka silahkan." kata Renata dia pun memilih untuk pulang karena Maminya mengirim pesan untuk segera pulang.


Kita skip sampai Mansion.


Renata masuk dan langsung ke kamarnya mandi berganti baju kasual dan rebahan.


Renata memutuskan keluar mencari Deana,


"Mom Tiffany mana kak Dea?" tanya Renata saat berpapasan dengan Tiffany.


Tiffany berkata bahwa semuanya sedang berada di atas karena mau BBQ an bareng bareng.


Rooftop.


"Ish gak ajak ajak." ujar Renata lalu dia duduk di sebelah Deana dan membisikkan sesuatu.


Mereka pun berjalan agak jauh dari keluarga dan berbicara hal tadi.


"Aku memang tak mengenal musuh Mommy Daddy tapi kalau menyangkut keselamatan keluarga kakak ikut." kata Deana.

__ADS_1


Renata menjelaskan Rencananya dan di setujui Deana dan tiba tiba Linda datang akan ikut awalnya Renata tak mau melibatkan tapi Linda kekeh maka rencana pun sedikit ada perubahan.


"Kapan di laksanakan?" tanya Deana


"2 hari lagi dia yang meminta agar dia yng melihat pembunuhan langsung." kata Renata.


Ketiga nya mengeluarkan smrik dan


Aaaaaa........(Teriakan Mommy Tiffany.)


Terdengar teriakan Mommy dan mereka langsung menghampiri terlihat Mommy menangis dan, Papi menatap kotak itu...


"Papi itu apa?" tanya Renata, membuka kotak dan dia juga kaget terlihat sebuah Foto keluarga Daffa dirobek antara Daffa Tiffany dengan Deana diserati bercak darah.


Apalagi ada tulisan yang membuat Mommy menangis,


"Gak.. gak Daffa, Deana gak bakal terjadi." kata Mommy Tiffany masih menangis Sambil memeluk Daffa dan Deana.


"Tidak akan terjadi apa apa Tiffany." ujar Daffa menenangkan istrinya.


Tulisan kertas nya :


Tunggu kematian Anak mu Tiffany Eleanor.


Seperti itu tulisan nya dan itu membuat Tiffany ketakutan.


Bersambung.


Selamat hari ibu kita kartini semuanya.

__ADS_1


__ADS_2