Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT

Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT
WELCOME *RENDRA, RENATA*


__ADS_3

3 Bulan kemudian.


Hari ini mereka akan pergi ke mansion Rheva untuk berkumpul bersama,


"Papi Ayo lama.. " kata Reyhaan yang merengek karena papinya dandanya lama sekali seperti perempuan.


"Iya iya, ayo... " kata Atha, mereka pun menaiki mobil dan mobil melaju menuju kediaman Mansion.


Ditengah perjalanan.


Brak... Brak...


"Atha... "Rheva terkejut karena dari belakang, sebuah mobil belakang menabrak Mereka Reyhaan memeluk maminya erat....


Dan tiba.. tiba...


Mobil dari belakang dari kejauhan melaju dengan kecepatan tinggi hingga...


Brak.. Mobil itu menghatam keras mobil didepannya dan mobil didepannya menghantam mobil Atha hingga mobil atha dan Rheva maju melebih garis zebracroos.


"Hei Awas.... "Seorang pengemudi mobil minibus disebelah mobil Rheva terkejut apalagi ada sebuah truk dari arah samping...


"Rheva ayo keluar. " Atha mendobrak pintu sebelah dan Brak... Brak...


Pengemudi lain langsung keluar untungnya tidak keluarga kecil ini berhasil keluar lebih dahulu,


"Tuan Nona apa kalian tak apa? " seorang ibu ibu mendekati mereka sisanya menegur mobil yang menabrak mereka dari belakang.


"Akh perut ku sakit... " Rheva terjatuh telungkup menyebabkan kontraksi kuat pada perutnya, "Rhe.. Rheva.. " Atha mendekati Rheva walau kakinya sempat terluka akibat hampir terjepit pada mobil.


Reyhaan di gendong seorang ibu karena dia terkejut dan menangis apalagi melihat maminya kesakitan,


"Rheva.. " Atha ingin mengendong tapi kakinya sangat sakit.

__ADS_1


Para warga memangil ambulans dengan cepat, sedang kan yang ditegur...


"Hei kau gila, kau hampir membunuh keluarga kecil "-tegur pengemudi 1


"A.... aku ti.. tidak tahu.. "- Pelaku penabrak 1.


"Lain kali bawa mobil itu kecepatan normal, jangan seperti tadi lihat ada wanita hamil juga. " - tegur ibu ibu sambil bawa sapu.


sekiranya begitu teguran mereka.


Tak lama Ambulans pun datang, Mereka pun dibawa ke rumah sakit.


Skip Rumah sakit.


Rheva langsung dilarikan keruang operasi, hendaknya Atha ingin menemani tapi dia juga terluka seorang perawat membujuknya agar diobati dahulu dan juga memeriksa Reyhaan.


Dia pun menurut.


Atha selesai di obati dia duduk sambil menggendong Reyhaan tertidur karena obat tidur, Tak lama keluarga pun datang...


"Kalian gpp? "Tanya bunda Atha khawatir.


Atha menjawab tidak apa apa dia juga bilang kalau Reyhaan syok karena kejadian tadi...


"Bagaimana bisa orang itu membawa mobil begitu? " Papa terlihat emosi karena ini juga hampir mencelakakan Atha dan keluarga.


1jam berlalu.


Lampu operasi masih menyala dan...


terdengar tangis bayi begitu nyaring keluar, namun lampu masih belum mati dengan khawatir Atha masih menunggu...


"Papi.. "Reyhaan terbangun karena tangisan bayi, "Sudah bangun sayang.. "Atha mengelus rambut Reyhaan lembut.

__ADS_1


10 menit kemudian.


Terdengar lagi suara bayi dan lampu operasi padam 2orang suster mendorong kotak berisi bayi mungil menuju ruangan khusus bayi prematur.


Dan juga seorang dokter perempuan keluar,


"Bagaiamana dokter?" tanya Atha dengan khawatir nya..


"Ibu dan kedua bayi nya selamat. " ucap dokter semua bernafas lega, Rheva langsung di pindahkan keruang Rawat.


"Leyhaan mau ke mami.. " Reyhaan merenggek terus, Akhirnya mereka keruang Rheva.


Tak lama Rheva pun sadar menatap semua orang termasuk Atha dan Reyhaan,


Rheva memeluk Reyhaan "Reyhaan gpp? " tanya Rheva khawatir.


Atha menjelaskan bahwa Reyhaan syok lalu Rheva terdiam memandangi perutnya kembali Rata dengan perutnya.


"Ba... bayi.."Rheva mulai agak panik, Atha menunjukkan dinding kaca yang memperlihatkan 2 orang bayi yang sedang berpelukan bersama.


"Kita punya kembar. "jelas Atha.


"Ye.. adek Leyhaan kembal. " kata Reyhaan girang memandang kedua adek barunya.


Rheva tersenyum menatap bayinya.


"Kasih nama Apa? " tanya Atha...


"Karena mereka cewek cowok aku mau kasih nama... Rendra Renata.. " kata Rheva.


"Wih berarti trio R. " kata Ehsan karena semua anak Rheva dan Atha memiliki huruf depan yaitu R. (Reyhaan, Rendra, Renata.)


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2