Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT

Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT
KERIBUTAN


__ADS_3

Selesai memesan Tiffany kembali membawa makanan itu ke meja mereka,


"Nih" ucap Tiffany


"Thanks. " kata Rheva lalu memakan makanannya maupun yang lain lalu.


"GILA PANGERAN DATANG YAAMPUN!! "Para mahasiswi teriak teriak gaje gak tahu kenapa, membuat Rheva dkk kaget untung itu tidak terlalu membuat risih karena meja mereka paling pojok.


"Ngapain dah teriak teriak untung gk keselek gw. " kata Aline langsung minum, Rheva tentu dia bodo amat melanjutkan makan sambil melihat Email di hpnya.


Di sisi pangeran kampus


"Hayuk... kita duduk mana nih. " kata salah satu dari mereka, "Ehsan lu bisa biasa gak? " kata Daffa dengan datar karena teman satunya ini pengen diulek.


"Duduk mana penuh semua cuma sisa tiga di pojok sana sama ciwi baru. " kata Ehsan seketika satu kutub yang dari tadi diam berjalan terdahulu disusul Daffa.


Ehsan tentu lalu mengejar kedua teman nya.


Di sisi Rheva dkk.

__ADS_1


" Ya ampun......ganteng banget.. " kata Tiffany heboh melihat instagram nya mereka udah selesai makan tinggal nyemil saja,


"Sapa sih? " tanya Aline juga kepo


"ganteng kan. " kata Tiffany sedangkan Aline geleng geleng kepala saja melihat sahabatnya yang ini.


"Permisi" kata seseorang membuat ketiga gadis ini menoleh dan yang satu langsung memalingkan wajahnya,"Why? " tanya Aline dengan datarnya.


"Boleh kami duduk sini, tempat lain penuh. " kata orang ini dengan senyuman ramah sekali.


"Duduk. " satu kata keluar dari Rheva lalu fokus di HP nya karena Nita di amerika lagi ngedumel di chat Rheva membuat Rheva juga geleng geleng kepala, Ketiga pria ini langsung duduk tentu banyak yang berbisik bisik ada yang iri ada yang bilang serasi macam macamlah.


"Gila gw lama lama gara gara kak Nita. " kata Rheva langsung melempar HP nya di atas meja karena Nita ngudumel cuma di read doang ama Rheva, Lalu Rheva meminum minumannya setelah itu...


"Lu dari tadi ambil ege -_ " kata Tiffany cuma dijawab ouh doang oleh Rheva.


Lalu BRAK....


Tentu ketiga gadis ini menatap tajam siapa pengebraknya, "Minggir kalian berani duduk dengan pacar kita. " kata Orang itu tentu tak lain adalah Si Rina dia termasuk cewek ditakuti disana ingat keluarga Carlise kan.

__ADS_1


Ketiga gadis ini lalu tidak peduli sibuk dengan urusan masing masing,


"Lu punya telinga... " kata Rina tetap dia menjadi kacang mahal oleh gadis ini.


Karena sudah jengkel Rina mengambil Air dan... Byur.... seketika Rheva di siram dengan air botolan.


"Eh lu apa apaan hah... " kata Tiffany langsung mendorong Rina dan memberi sapu tangan nya kepada Rheva, "Kau tidak apa apa Rheva? " tanya Aline, Rheva mengangguk bahwa dia tidak apa apa.


"Lu itu...." kata Tiffany mulai terpancing emosi tapi untung tangan Tiffany langsung di pegang Rheva, "Pergi!! " kata Singkat dari mulut Rheva.


Saat hendak pergi Rina menghadang bersama temannya, "Eits.. lu mau kemana lu berani duduk dengan mereka dan lu semua berani ngacangin gw. " kata Rina tapi apa Rheva memutar bola matanya malas.


"Apa manfaatnya bagi gw? " tanya Rheva menaikki satu alisnya dan... Plak.....


Rina entah apa mereka terus membuat masalah mereka akan terus membully yang membuat masalah dengan mereka sampai keluar atau puas.


"Ini peringatan buat lu.. " kata Rina


Rheva menatap penuh aura dinginnya tapi dia diam, "Sekali lagi lu deketin mereka lu bakal habis ditangan kita. " kata Anggun dia kakak dari Tiffany.

__ADS_1


"Trsh!" kata Tiffany lalu mereka bertiga pergi.


Bersambung


__ADS_2