Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT

Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT
S2 \EPS. 12


__ADS_3

"Ngapain kalian semua tiduran di lantai?" tanya Renata polos melinggukkan kepalanya di samping ElVano, "Tiduran dilantai!ngupinga lah kembaran ku." kata Rendra jengkel jika Renata mulai bersikap polos maka itu cukup menjengkelkan baginya.


"Dah gak usah marah lu, yok ke taman belakang." kata Vano, Renata tersenyum ceria dan menerima gandengan Vano dan mereka pun turun kebawah untuk ke taman belakang..


"Gw seneng Renata balik lagi kyk dulu." Celetuk Rendra melihat kembarannya tidak terlalu murung dan dingin lagi terhadap keluarga.


Saat di bawah.


Terlihat para ayah lagi main Ps dengan serius sedangkan para ibu sedang memasak makan malam bersama, "Awas lu Atha minggirlu." kata Ehsan tak terima lantaran dah K.O dua kali akibat serangan dadakan dari Atha.


"Cih Ayah mah dari dulu suka kalah." kata Vano dia juga sering main PS sama Ayahnya tapi selalu seimbang, "Heh gw bukannya suka kalah tapi mengalah." tekan Ehsan tak terima anaknya ini bahkan hampir mirip Aline.


"Hahahha benarkah? Vano Papi Tantang kamu lawan anak gadis Papi." kata Atha mengeluarkan smrik nya, dan "Jika kamu kalah kamu harus nurut sama perintah Papi." jelas Atha.


Renata dan Vano setuju dan mereka mulai bertanding.


Satu jam kemudian.


Pemenangnya adalah Renata dan Vano berdecak kesal kenapa dia bisa kalah padahal dulu dia yang sering menang dari Renata.

__ADS_1


"Apa perintahnya Papi?" tanya Renata penasaran,


"Mwehehehe, Cium Anak gw." kata Atha santay dan berhasil membuat Renata kaget.


"Aaaa Papi kok itu sih." kata Renata cemberut dan....


Cup....


Vano tanpa aba aba langsung mencium bibir mungil Renata kesukaannya dia terus melakukan dan mendalami, Renata hanya bisa membalas sebisanya lantaran dia tidak pernah berciuman.


"Mwo..." Rendra, Reyhaan, Deana maupun Linda kaget melihat kedua orang inu berciuman dan...


15 menit kemudian, Vano melepas bibirnya sambil tersenyum senang


"Tadi itu Ciuman?" tanya Renata dan semua menganggukkan kepala dan Renata hanya menjawab oh ria saja.


"Anak lu normal kan Atha?" tanya Daffa dan Tak...


Papi langsung menyentil dahi Daffa,.

__ADS_1


"Normal lah, cuma dia belum pernah Ciuman." jelas Atha dengan wajah datar.


Tak lama makan malam siap dan mereka pun makan malam bersama smaa.


Meja makan.


"Mami tahu gak tadi Bibir Renata sentuhan sama Bibir nya kak Vano, itu namanya Ciuman kan?" celetuk Renata dan berhasil membuat maminya tersedak.


"VANO..." Suara Rheva mulai meninggi dan


"Eh Mami Papi yang suruh." kata Vano ia takut di gantung nanti sama Mami Rheva, Rheva menatap tajam ke arah suaminya dan Atha seakan akan fokus dengan makannya padahal tidak berani menatap.


"Atha Renata masih kecil polos lu cemari otaknya hah." Rheva sudah mulai mode ceramah sebelum lanjut, Reyhaan dengan segera menganti topik sehingga Ceramah yang akan keluar dari mulut Maminya tidak jadi.


Setelah makan malam mereka pun masuk ke kamar masing masing dan tidur karena besok masih ada Aktivitas lainnya.


Keesokan pagi yang cerah.


Renata bangun pergi mandi dan bersiap ke sekolah, dia pun turun dan gabung untuk sarapan bersama sama....

__ADS_1


"Renata bawa mobil yah Papi." kata Renata dan di jawab iya dari Atha, selesai semua sarapan mereka berangkat ke aktivitas masing masing ada yang kerja kuliah dan sekolah.


Bersambung.


__ADS_2