
3 hari kemudian.
Hari pernikahan Linda & pemuda misterius itu.
Ruang Rias Linda.
"Lisa anak mama minun susu yah..." ucap Linda mengecup Lisa yang sibuk minum susu sambil bermain main kalung nya, sehingga harus di lepas terlebih dahulu.
"Empth yayayay uyu uyu..." Lisa meminta kalung itu tapi Deana tak bisa memberikannya takutnya rusak, akhirnya Linda memberikan kalung plastik mainan dan mengalungkan pada Lisa.
Lisa menyukainya ia cantik juga seperti Mamanya ia pun pindah gendongan ke neneknya.
"Nyaya anyi anyi.. (Mama Cantik.)" Ucap Lisa tersenyum girang, Linda juga tersenyum mendengar Lisa anak nya aktif.
"Ayo ini semua sudah siap." kata Mami Rheva membawa Linda menuju pelaminan nya.
Pelaminan.
Dengan di gandeng Papa Louis, Linda dan Papanya berjalan di atas primadani biru laut dengan anggun nya ia berjalan memasang senyuman cantik seperti dulu di saat Bella menikah.
Sampai pelaminan.
"Nak Papa serahkan Linda kepadamu." -Ucap Papa Louis sambil menyerahkan.
"Baiklah apa sudah siap?"
"Siap" kedua pengantin.
__ADS_1
"Baik, Tuan Reyhaan Kalandra apakah anda bersedia menerima Nona Belinda Putri Cerlia sebagai istri menemaninya suka duka sampai maut memisahkan."
Linda terkejut mendengar ucapan orang yang akan menikahkan mereka, pemuda itu tersenyum ia melepaskan topeng nya dan memberikan pada Asisten nya.
"Saya bersedia." -Ucap Reyhaan tersenyum ala pepsodent.
"Nona Belinda Putri Cerlia apakah anda bersedia menerima Tuan Reyhaan Kalandra sebagai suami, menemaninya suka duka sampai maut memisahkan?"
"Sa... Saya ber... bersedia." -Linda
Karena sangking terkejutnya Linda berkata dengan gemetar nya karena masih dalam mode syokh.
"Silahkan pasangkan cincin pada jari manis pasangan anda."
Reyhaan memasangkan dengan menahan tawa melihat Linda yang masih kaget bukan main, Linda ia memasangkan dengan sedikit gemetar.
"Silahkan untuk melakukan apa menurutkalian..." -Pasrah karena masih single.
Acara pun selesai, para tamu di persilahkan untuk memberikan selamat pada pengantin baru ini.
"Kenapa hem kok merah? demam?" kata Reyhaan melihat wajah Linda memerah, Linda dia mengingat bagaimana dia berciuman mesra dengan Reyhaan.
Reyhaan menarik pinggang Linda dan membisikkan sesuatu membuat Wajah Linda bertambah mereka, kini mereka tengah istirahat setelah melayani para tamu yang memberi semangat.
"Ternyata Abang yang mau nikah ama Linda?"tanya Linda.
"Kejutan, oh ya mana Lisa?" tanya Reyhaan, Linda menggedarkan pandangannya mereka pun melihat Mami berjalan ke arah mereka sambil membawa Lisa yang menangis minta Mamanya.
__ADS_1
"Nih Mama cup yah cucu nenek..." Ucap Rheva memberikan Lisa pada Linda, Lisa menangis Linda memberikan sebotol susu ke Lisa tapi Lisa tidak mau dia mengayun tangannya pada Reyhaan.
"Mau sama Papa hem..." ucap Reyhaan mengambil Alih Lisa, Lisa berhenti menangis dan minum susu di gendongan Reyhaan.
Acara berjalan lancar akhirnya tibalah acara terakhir, Linda naik ke atas panggung dan...
1
2
3
Bunga di lempar para tamu berebutan untuk mendapatkan nya, dan...
"Raden dapet." kata Raden memegang bunga polos sekali wajahnya, semua kecewa Raden berjalan ke seseorang dan memberikan nya.
"Bentar lagi kita nyusul." bisik Raden dan membuat Deana memerah.
Selesai Acara mereka pun pulang,
Mansion.
Lisa tidur dengan Renata untung saja dia mau, sedangkan pengantin baru...
Kamar.
Linda memikirkan perkataan Reyhaan, Reyhaam dia sibuk melepas kalung dan perhiasan lainnya di tubuh Linda dan sesekali mengecup leher Linda.
__ADS_1
"Abang mau..." kaata Reyhaan dengan suara berat nya membuat Linda bergidik, Linda mengangguk dan mereka melakukan hal itu.
Bersambung.