Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT

Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT
S2 \EPS. 38


__ADS_3

Sedangkan Linda.


Kini mereka telah duduk dan berhadapan dengan seorang pria tua berwibawa bertopeng dengan seorang pria muda di samping nya yang atau bisa di sebut calon suami Linda.


Linda hanya pasrah dengan ini semua.


"Bagaimana?" -Kakek


"Putri saya siap tuan..." -Papa Louis


"Baiklah kapan acara akan disenggelarakan?" -Mama Bella


"Mohon maaf tolong tunggu orangtua saya." -Calon suami.


Seorang berpasang lagi datang bisa di katakan orangtua pemuda ini mereka duduk di sebelah kiri Pemuda ini,


"Maaf terlambat." -Ortu


"Acara pernikahan akan di senggelarakan 3 hari lagi bagaimana?" -Papa pemuda.

__ADS_1


"Apa tidak terlalu cepat tuan?" tanya Linda sopan ia merasa ini terlalu cepat,


"Tidak nak lebih cepat lebih baik." balas Mama pemuda itu Linda mengangguk bahwa ia paham.


"Aaa ya pasti ini membosankan lebih baik kalian berjalan jalan untuk pengenalan diri juga." ucap Mama Bella, keduanya pun pergi meninggalkan para orangtua yang sibuk dengan pernikahan mereka.


Tree of love.


Mereka berhenti dan duduk di pinggir sungai di bawah pohon berbentuk Love, Linda hanya menatap sungai sesekali melempar batu kesana.


"Kau kenapa?" tanya lelaki itu ia sibuk dengan hpnya, Linda hanya menggelengkan kepalanya lalu dari jauh ia melihat sesuatu.


"Eoh apa itu? keranjang?" Linda bingung ia hendak turun mengambil tapi pemuda itu melarang biar ia saja, saat akan mengambil terdengar tangisan dalam keranjang itu membuat keduanya dan orang sekitar bingung.


Linda langsung menggendong bayi itu dan menangkannya orang orang pun bingung mereka pun memanggil polisi untuk menyelidiki hal itu.


"Bayi siapa itu Linda?" tanya Mama Bella melihat Linda tengah memberi susu botol pada Bayi perempuan itu.


"Aku tidak tahu ma, tadi kami menemukan di keranjang kayaknya di hanyutkan di sungai." jelas Linda lalu ia melihat sesuatu berkilau pada leher Bayi itu, ia pun melihatnya.

__ADS_1


"Ada kalung Ma..." kata Linda, terlihat Leontin bulan biru indah terkalung pada leher bayi itu sedang kan pemuda itu mencari sesuatu ternyata ada secarik kertas yaitu surat..


"Ada surat.." ucap pemuda itu Datar, Papa Louis membacakan surat itu.


"Kami orangtua Bayi itu, tolong kalian menjaganya ia hasil hubungan gelap kami. keluarga kami minta bayi itu di gugurkan tapi kami tak ingin mengugurkannya i kami ingin ia tetap hidup, tolong rawatlah kami ingin ia seperti anak lainnya." Ucap Papa membacakan surat itu para orangtua geleng kepala.


"Anak muda sekarang..." kata Kakek tapi tindakan orangtua nya demi bayi itu perempuan iti tapi dari mana ia tak ada tulisan nama yang di berikan.


"Iih lucu hem senyum dong..." kata Linda sibuk dengan bayi itu, Bayi itu tersenyum lembut Linda tersenyum senang melihatnya.


"Kami yang akan merawatnya." ujar Pemuda itu membuat Linda tersenyum lebar,


"Benarkah? boleh yah Mama Papa." kata Linda senang semua saling menatap dan mengiyakan mereka akan menguruskan surat surat babygirl itu.


"Kasih nama apa?" tanya pemuda itu tersenyum tipis


"Lisa aku ingin namanya Lisa." ucap Linda tersenyum bahkan ia mengecup seluruh wajah baby itu.


"Lisa Putri." ucap Pemuda itu tapi Linda agak bingung kenapa marga dia tidak di gunakan juga, tapi ia tak masalah ia begitu suka dengan Baby Lisa.

__ADS_1


Bersambung.


Umur Baby Lisa : 4 bulan.


__ADS_2