Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT

Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT
S2 \EPS. 55


__ADS_3

Keesokan harinya.


Nata tengah bersiap untuk USG di temani Rendra, saat telah siap Nata hendak turun tapi.


Brak


Bugh


Bugh


Nata melihat perkelahian di bawah dari lantai 2, terlihat keluarga mertuanya tengah melawan sekelompok orang hingga.


"Berhenti, Jika Kalian memberikan kami uang itu maka wanita hamil ini akanselamat." ucap seseorang dari belakang Nata menodong kan Pistol, Nata berkeringat dingin ia memegang perutnya yang buncit ketakutan tersirat di kedua matanya apalagi tubuhnya gemetar hebat.


"Kalian telah berjanji tidak menganggu Nata bukan." ucap Mommy Tiffany dan ternyata yang menodong Nata adalah Kakak sepupu nya dari ibu nya, Nata sungguh takuta tanpa sadar air matanya sudah mengalir deras.


Ia tak ingin anak nya kenapa napa.


"Re... Rendra Ma.. mami.." Nata bergumam lirih dengan gemetar, Dan...


Klek...


brak.. bugh


Dugh....

__ADS_1


Dari belakang Renata berhasil naik ke lantai 2 melalu jalur Rahasia Maminya dan membuat kakak sepupu Nata pingsan.


"Renata bawa Nata pergi." ucap Rendra menahan ayah Nata, Renata membawa Nata pergi Rendra tersenyum dan pergi.


Mobil.


Didalam mobil terdapat Deana dan Linda termasuk ketiga anak lainnya, Renata dan Nata masuk mereka pun melajukan mobil menuju rumah Cadangan.


Rumah.


"Hiks Rena Rendra hiks.." Nata terus menangis, Renata hanya bisa memeluk jujur ia khawatir yang di mansion ketiga anak untung saja sudah tidur mereka kini diruang utama.


"Tenang Nata mereka pasti bisa." Ucap Deana memberi suprot ia takut Nata menjadi stress dan itu bahaya bagi kandungan Nata,


Linda iaberusaha menghubungi Reyhaan tapi tidak di angkat dia juga menghubungi yang lainnya tapi tidak diangkat.


"Aw sa... sakit.." Nata meringis kesakitan apalagi darah mulai keluar membanjiri celana kain Nata yang awalnya biru kini menjadi ungu pekat.


"Astaga.."


Ketiganya terkejut dengan cepat Nata dan Deana pergi membawa Nata kerumah sakit dan Linda ia menjaga Rumah untung saja para penjaga di sini ketat juga dan ada 2 pelayan yang setia pada Mami, Bunda dan Mommy.


Rumah sakit.


Nata langsung di larikan ke ruang operasi karena melihat kandungan Nata masih muda dan seharusnya belum waktunya melahirkan,

__ADS_1


Renata dan Deana menunggu dengan khawatir apalagi dengan yang di mansion yang belum memberi kabar apa pun.


3 jam berlalu belum terdengar sama sekali suara tangis bayi, dan seorang suster keluar masuk ruangan karena mengambil Darah.


setengah jam kemudian.


Terdengar lah suara bayi dari ruangan operasi membuat semuanya lega, keluarlah seorang suster yang mendorong sebuah box berisi bayi.


Namun Suster ini agak mencurigakan.


"Berhenti." Renata menghentikan Box bayi di serah pada suster yang sepertinya khawatir dan saat menerima box tadi ia lega.


"kenapa kau menggunakan masker? operasi telah usai kan." ucap Renata datar, dia tidak menjawab tangannya gemetar


Sreet


Renata menarik masker suster itu dan terlihatlah yang ternyata adalah ibu Nata sendiri tangan Renata saja gatal dengan dia, Renata mengisyaratkan sesuatu pada seseorang dan ada dua orang langsung menangkap ibu Nata.


Suster tadi segera membawa bayi Nata keruang bayi prematur.


Ruang Rawar Nata.


"Emh.."


Nata mulai membuka matanya perlahan, saat membuka ia menggedarkan pandangannya dan memegang perutnya ia merasakan sesuatu yang jangal pada dirinya.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2