
Pulang kerja.
Reyhaan sudah bangun, mereka berjalan ke arah keluar kantor menuju parkiran dan...
Dor... Dor
"Akh.. "
Tiba tiba ada tembakan, Rheva berhasil menghindari dan melindungi Reyhaan menangis ketakutan apalagi tembakan kedua sempat mengenai lengan Rheva.
"Hiks...mami leyhaan atut." kata Reyhaan menangis melihat lengan Rheva mengeluarkan darah ,para Karyawan kantor tentu keluar langsung melihat Nona Ceo mereka terluka.
Kak Nita juga baru keluar dari kantor dan langsung berlari ke arah Rheva.
"Rheva lugpp?" tanya Kak Nita khawatir dengan cekatan Kak Nita mengeluarkan peluru dan mengobati luka itu.
"Udah cup... Mami gpp, Masak anak laki laki cengeng. " kata Rheva menghapus tangisan Reyhaan, Perlahan Reyhaan berhenti menangis dan mulai tenang.
Mereka pun pulang.
Sampai Mansion mereka.
Semua juga sudah menerima kabar bahwa Rheva sempat tertembak, sedangkan Reyhaan yang sudah pulas tertidur.
(Mohon maaf Author skip yah karena sekarang tidak ada ide.)
Hari pernikahan Tiffany&Daffa
Dekorasi sudah diruangan untuk pernikahan semuanya lengkap indah dan tertata Rapi kita ke arah pengantin Perempuan nya.
Pengantin Wanita.
Dengan Gaun biru laut, Riasan yang menghiasi wajah Tiffany, Rambut yang di biarkan terurai diberi sedikit hiasan kepala, Gaun Biru menjuntai di lantai.
__ADS_1
Dan Seorang sedang meriasi dia.
"Kau sangat cantik Tiffany." ujar Rheva yang menghias Reyhaan yang melihat tersenyum lalu, "Tyty Nyny nikah sama Leyhaan aja. " kata Reyhaan tersenyum lebar melihat Tiffany begitu cantik hari ini.
"Terus uncle Daffa bagaimana? " tanya Tiffany memangku Reyhaan, "Bialin. " kata Reyhaan kedua orang ini pun tertawa mendengar ucapan Reyhaan.
Hingga 2 orang bumil masuk dengan perut buncit mereka, "Hai Fany. " sapa Bella duduk karena merasa lelah Tiffany membalas Sapaan itu hingga.
"Nona Acara nya akan dimulai. " kata salah satu Pelayan, Rheva membenahi sedikit penampilan Rheva setelah selesai Mereka mengantar pengantin ke pelaminan.
Sampai di sana Tiffany mengandeng ayahnya, mereka berjalan gaun yang menjuntai ke lantai begitu cantik dan anggun tiffany.
Sampai sana Evan menyerahkan Putri nya kepada Seseorang yang akan menikahi anaknya penuh tanggung jawab,
"Semua siap? "
"siap "
"Tuan Daffa Dzuhairi alfarizi apakah bersedia menerima nona Tiffany Eleanor menjadi Istri anda, menemani suka duka sampai maut memisahkn? "
"Saya bersedia." -Daffa.
"Nona Tiffany Eleanor apakah bersedia menerima Tuan Daffa Dzuhairi Alfarizi menjadi suami anda, menemani suka duka sampai maut memisahkan? "
"Saya bersedia" -Tiffany.
"Baik silahkan pasangkan cincin nya. "
Reyhaan yang berjalan menuju pelaminan tapi cemberut,
"Kenapa cemberut?" tanya Tiffany.
"Tyty Nikah ama Uncle daffa bukan leyhaan. " kata Reyhaan mengerucutkan bibirnya.
__ADS_1
Tentu semua tertawa mendengar kata Reyhaan kecil.
Cincin pun di pasangkan.
"Sekarang kalian sah menjadi suami istri. "
Semua tamu bertepuk tangan, Daffa menarik pinggang Tiffany mengecup kening Tiffany dan lalu bibir nya.
Semua tamu mengucapkan selamat kepada Pengantin baru ini.
Acara terakhir Lempar bunga.
Semua tamu yang ikut ingin mengambil bersiap siap di bawah sana....
1
2
3
Bunga di lemparkan hingga hap...
Seorang mendapatkanya dan berjalan ke seseorang dan berkata,
"Aku yakin kau gadis kecil itu Rheva seorang gadis yang dikawal 2 bodyguard mengobati seorang anak laki laki yang jatuh, anak itu mengalungkan kalung yang persis di leher mu. " kata Orang itu yang tak lain adalah Atha.
Rheva berdegup kencang dia membuka liontin pemberian anak laki laki itu dan terlihat foto anak itu, Rheva menunjukkannya lalu Atha menunjukkan foto dia kecil.
"Jadi..... Rheva Carline apakah anda bersedia menikah dengan ku? " ucap Atha berlutut sambil memegang bunga, Hati Rheva berdegup lalu...
Dia memeluk Atha dan mengatakan, "Aku bersedia.. " ucap Rheva semua tamu bertepuk tangan meriah melihat aksi ini.
Bersambung.
__ADS_1