Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT

Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT
S2 \EPS. 30


__ADS_3

"Siapa kau?" Renata berkata dengan wajah datar dan bersifat dingin tapi wanita ini malah tertawa hingga menggema keseluruh gedung.


"Aku tak menyangka anak si Rheva begitu persis dengan ibunya sama sama Perusak." ujar orang itu, Renata cuma diam dan melihat santai.


"Kau santai sekali kau tak takut?" tanya ia Renata menggelengkan kepalanya santai dan tak peduli, "Orangtua ku tak mengajarku sebagai pengecut." kata Renata datar membuat wanita di depannya geram.


"DASAR KAU SAMA DENGAN IBUMU PERUSAK, GARA GARA DIA AKU HAMPIR MENJADI GELANDANGAN. CIH JLNG." Ujar ia dan....


Sreek


Satu tarikan dapat di lepaskan oleh Renata dan ia lepas dari tali itu membuat orang yang disana terkejut,


"Jangan lupakan aku juga anak dari Papi." kata Renata mengeluarkan serangai nya ia membuka kaos kakinya dan terlihat lah sebuah belati yang ia simpan untuk jaga jaga.


"So lu pikir gw bodoh no..." kata Renata sengaja ia memancing emosi orang di depannya karena ia ingin tahu masa lalu maminya kenapa Maminya sampai khawatir .


"SERANG DIA...".


Orang suruhannya pun menyerang Renata dengan brutal namun karena Renata memiliki tubuh tak terlalu pendek dan rada mungil dia dapat bergerak dengan lincah.

__ADS_1


"Habisi dia potong kepalanya.." Wanita itu geram melihat Renata yang dapat menghindar dengan lihai.


Dor...


dor.


Dor.


Dor


Hujan peluru tiba tiba keluar membuat orang suruhan Wanita itu tinggal setengah, yaps keluarga datang mereka tahu saatnya mereka menuntut semuanya hingga habis ke akarnya.


"Hahahah datang kau Rheva..."


Tak lama datang lagi seorang wanita ia membuka topeng sambil mengeluarkan smriknya, "Aku tahu Anggun tertangkap tapi aku bisa langsung membuat Anak Aline menderita." kata Alia menatap Vano.


Vano hanya menatap datar.


*Alia dia penyebab bunda tiada... Hatu Vano berdenyut setelah melihat Alia, hati sakit iya benci juga iya semua bercampur menjadi dendam.

__ADS_1


"Kita lihat siapa yang bisa menolong gadis kecil ini..." kata wanita itu menarik Renata dan meletakkan tembak tepat di kepala Renata, semua masih diam menunggu saatnya tiba.


"Kau mau apa.." Renata berkata dengan datar dia tak peduli dengan tembak yang akan bisa saja begitu saja lepas mengenai kepalanya.


"Keluarga Mami mu menderita."


"Mari kita taruhan kau atau aku yang akan menderita." Ucap Renata ia segera melintir tangan dia dan menendang tembak itu hingga jatuh dari ketinggian gedung.


"So kita lihat..." ucap Renata menendang Alia juga ke arah depan tepat di depan Vano dan Ehsan, dari lihat Ehsan yang di kenal ceria juga bisa bersifat dingin Vano tentu dari lahir dia sudah menunjukkannya.


Ehsan mencengkram dagu Alia kuat begitu jijik ia di hadapan wanita ini, Ehsan menyeret Alia menuju ketengah dengan di ikuti Vano.


Dan...


Renata kembali menendang wanita di depannya tak peduli dia tua darinya tapi jika menyangkut keluarga di bisa saja membuat ia menderita.


Dia terjatuh tepat di depan anggota Keluarga Atha, Rheva mencengkram dagu wanita itu begitu jijik dia dengannya penyebab bundanya mati dan ia hampir membunuh Papa nya juga.


Kita lihat ke arah Vano dan Ehsan.

__ADS_1


"Hahahah kau ingin membunuh ku Ehsan, jika kau membunuh ku nyawa anak juga dalam bahaya." Ucap Alia masih sempat tertawa.


Bersambung.


__ADS_2