
2 bulan berlalu.
Kini Lisa dalam tahap belajar merangkak dan pengucapan kata Mama Papa, dan hari ini juga hari libur.
Taman belakang.
"Mama... yayay mama..." Lisa berusaha merangkak mengejar Mamanya yang di culik, "Lisa Huhuhu papa loh lisa..." ucap Linda sedikit terkekeh melihat anaknya tengah berjuang merangkak kepadanya..
"Wah ponakan aunty merangkak yah, ada hem kok mau menangis?" tanya Renata jongkok, Lisa menunjuk ke arah Mamanya yang di culik Papanya dengan raut wajah imutnya.
Lisa masih berusaha merangkak dengan cepat walau kesulitan tapi ia berusaha...
Dugh
"aw...".
Tanpa sengaja saat akan sedikit menghindar Linda terpeleset, "Aw perutku... sakit ka... kak." Linda memegangi perutnya dan ia langsung pingsan.
Lisa yang melihat mamanya mengerang merangkak dan akhirnya bisa dia merangkak sambil menangis dia menangis keras melihat Linda pingsan.
"Renata gendong Lisa, abang akan bawa Linda ke kamar." Reyhaan menggendong Linda menuju kamar, Renata menggendong Lisa sambil menelefon dokter.
Kamar.
__ADS_1
Semua tengah menunggu, Dokter tengah memeriksa dengan serius Lisa dia tidur di pangkuan Mami Rheva.
setengah jam dokter memeriksa pada akhirnya Linda pun sadar,
"Dokter ada apa dengan istri saya?" tanya Reyhaan mengelus lembut Linda.
Linda hanya diam karena perutnya masih terasa sedikit nyeri, Reyhaan mengusap perut Linda karena Linda meringis terus.
"Tenang tuan, apa nona tadi sempat terjatuh?" tanya Dokter.
"Iya.." -Reyhaan.
"Tolong jangan sampai Nona kembali terjatuh takutnya terjadi sesuatu pada Janin nya." -jelas dokter.
Semua saling pandang dan..
Linda tersenyum dan merentangkan tangan, Lisa pun berpindah dia memeluk Linda dengan sedikit menangis.
"Maksud dokter?" tanya Reyhaan masih belum paham jantung nya berdetak kencang apa Linda akan....
"Selamat Tuan Nona, Nona Linda tengah hamil umurnya baru satu minggu." ucap Dokter, Reyhaan dan Linda tersenyum bahagia mendengar bahwa mereka akan memiliki anak kedua.
"Dede?" tanya Lisa polos seperti menginginkan adik padahal sebentar lagi dia akan mempunyai nya,
__ADS_1
"Di perut Mama ada Dedenya, tapi Lica tunggu dulu..." kata Reyhaan.
Lisa tersenyum lebar dia menepuk nepuk lembut perut Mamanya mengisyaratkan bahwa ia senang, "Ica ica ayu ayin..." Ucap Lisa menunjukkan mainan bonekanya.
"Sama Uncle Yuk.." Ucap Vano ia menyukai anak kecil, ia menggendong Lisa menuju tempat bermain anak anak dan bermain bersama Lisa.
Sedang itu Rendra mengantarkan dokter keluar,
"Selamat sayang bentar lagi ada anak kedua..." ucap Mama Bella maupun Mami, Linda mengangguk ia mengusap perutnya.
"Kalau laki kasih nama apa yah?" celetuk Reyhaan dan seketika mendapat cubitan kecil dari Linda, "Belum lahir kok..." ucap Linda malu malu tapi mau.
"oh ya Raden sama Deana di mana yah?" tanya Tiffany, Renata terkekeh mengingat kejadian yang dia lihat sebelum ke taman tadi.
"Kencan Mom." ucap Renata terkekeh tanpa terkendali, Linda, Mommy, Mama, dan Mami hanya geleng kepala melihat Renata terkekeh seperti orang gila.
Sedangkan Raden and Deana.
"Eh kita pulang yuk katanya Linda hamil." kata Raden, Deana seketika senang ia pun pamit pada anak anak panti maupun ibu panti dan mereka pun pulang.
Yah Raden dan Deana pergi ke panti di mana Raden pernah dirawat banyak anak anak disana, dan Deana senang bermain dengan mereka.
Sampai Mansion.
__ADS_1
Deana keluar dulu dan berjalan cepat ke kamar Linda dan di belakang Raden menyusul sambil tersenyum tipis melihat tingkah Deana.
Bersambung.