Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT

Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT
S2 \EPS. 52 (Vano& Renata)


__ADS_3

2 bulan setelah kelahiran Baby Rendi.


Kamar.


Ceklek...


"Nyaya..." Rendi tengah bermain mobil boneka di tempatnya, Lisa yang ingin melihat adek kecil nya ini dan ingin menjaganya ia datang sendiri.


Lisa melihat dia naik ke tempat tidur bayi tiduran di sebelah Rendi sambil memegang boneka juga, "Dede Lendi..." ucap Lisa sambil mengelus kepala Rendi lembut.


Rendi menatap kakaknya dan..


Puk..


"Hihihi.."


Rendi menepuk wajah Lisa untung saja Lisa tidak menangis malah tertawa termasuk Rendi, "Tanganya dede kecil, tapi juga cakit sih kena tepuk." ucap Lisa mengusap wajahnya sambil memegang tangan mungil Rendi.


"Hiks hiks.. " Rendi tiba tiba menangis dan spontan membuat Lisa kaget,


"Ade mau cucu yah.." ucap Lisa.


Ia turun segera dan keluar memanggil Mamanya.


Dapur.


"Mama dede nangis minta cucu.." ucap Lisa lari ke dapur, Linda berhenti memotong dan mencuci tangannya.


"Ayo dede nangis minta cucu..." ucap Lisa.

__ADS_1


Linda hanya tersenyum dia menggendong Lisa kelantai 2 menuju kamar Rendi.


"Eh ya kapan nih kalian nikah?" ucap Deana membuat Renata sedikit kaget,


"Bukannya seminggu lagi kan?" kini gantian Nata yang bertanya, Renata mengangguk seminggu lagi hari pernikahan nya dengan Vano.


Di sisi Lain.


Linda ia segera menyusui Rendi yang menangis, Lisa hanya mengelus lembut kepala Rendi hingga ia sendiri mengantuk.


Dan keduanya pun tidur bersama.


"Tidur yah anak anak Mama." ucap Linda mengecup kening kedua anaknya, setelah itu turun membantu yang lainnya memasak.


Seminggu kemudian.


Ruangan Rias.


"Tante cantik..." ucap Lisa menatap Tantenya yang sedang di rias sangat cantik, Renata mengakat Lisa dan menundukkan pada pangkuannya.


"Makasih." ucap Renata, Rena mengambil sebuah kalung manik manik yang cantik lalu ia kalungkan pada leher lisa serta ia merapikan Rambut Lisa di beru sedikit hiasan Bunga hingga tampak Lisa begitu cantik.


"Wah cantik banget ponakan Tante." ucap Renata, Lisa bertepuk tangan senang.


Dan tak lama kemudian Mami datang, Perias tadi pamit karena tugas selesai dan ia menikmati acaranya.


"Perasaan yang nikah satu kok ada 2 yah." ucap Mami bingung ada 2 pengantin yang satu Renata yang satu lagi Lisa sikecil.


Keduanya terkekeh mendengar hal itu.

__ADS_1


"Acara mau mulai, Lisa sama nenek yuk." ucap Mami, Lisa pun di gendong Mami Renata pun di bawa keluar untuk melaksanakan acaranya.


Papi menggandeng Renata du atas Primadani biru laut, yah Pesta Pernikahan Renata dan Vano bertema laut yang indah.


Keduanya berjalan keluar arah pelaminan yang disana sudah di tunggu oleh mempelai Laki lakinya,


Sampai Pelaminan.


"Vano jaga Anak Perempuan Papi." ucap Papi Atha, Vano mengangguk dan menerima Renata keduanya saling melempar senyuman yang indah.


"Baiklah."


" Tuan Elvano Faresta Faeyza apakah anda bersedia menerima Nona Renata Carlise Shakeil sebagai Istri anda, menemaninya suka duka sampai maut memisahkan?"


"Saya bersedia." -Vano.


"Nona Renata Carlise Shakeil apakah anda bersedia menerima Tuan Elvano Faresta Faeyza sebagai Suami anda, menemaninya suka duka sampai maut memisahkan?"


"Saya bersedia." -Renata.


"Silahkan pasang cincin pada Pasangan kalian."


Renata dan Vano memasang cincin pada jari satu sama yang lainnya.


"Sekarang kalian sah menjadi suami istri."


Para tamu bertepuk tangan dengan meriah, Vano menarik pinggang Renata dan memberi sebuah kecupan manis di kening Renata.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2