
Di dalam mobil.
"Hiks... kak Rina dia yang dorong kak Rose bukan aku... " Kata Renata dengan isak tangisnya dalam mobil, Kakek pun memeluk Renata dan menenangkannya.
"Iya buka salah Renata, jangan menangis lagi paham manis. " kata Kakek memegang dagu Renata yang sempat luka tadi,
"Kakek siapa? " tanya Renata polos memang dari kecil ia tidak pernah bertemu dengan kakeknya ini.
" Kakek adalah ayah dari Papa mu. " kata Kakek Renata pun paham dia juga membalas pelukan sang kakek,
2 jam kemudian
Sampailah di sebuah mansion yang sangat besar dan mewah, " Gendonh cucu ku bawa ke kamarnya. " perintah Kakek 2 orang bodyguard itu pun mengawal Renata menuju kamar.
" Bibi.. " panggil kakek datanglah perempuan Yang sudah mulai tua berjalan ke arah Kakek, "Obati luka cucu ku, kau tahu kan. " kata Kakek tegas Pelayan itu langsung ke kamar Renata.
" Huh... anak mu memang keras kepala, begitu mudah dia percaya kepada orang licik itu dari pada anaknya sendiri. " ujar kakek pada sebuah foto istrinya yang telah lama meninggal.
Dikamar Renata
Renata sudah bangun, "Aw... sakit.... " ringis Renata merasakan rasa sakit itu.
__ADS_1
"Huft.... apa sudah tidak sakit nona?" kata Bibi lembut Renata menggelengkan kepala.
" Aku ingin mandi bibi." ujae Renata Bibi pun membantu Renata melepas baju karena dagu Renata masih sakit, setelah itu Renata mandi sendiri.
Setelah mandi dan berpakaian Renata turun tangan terlihatlah seorang yang ia baru kenal, "Kakek!! " panggil Renata sembari berjalan ke arah kakek.
Kakek menoleh dan tersenyum Renata sudah duduk di sebelah nya," Dia siapa kakek? " tanya Renata kakek menjawab,
" Ini nenek tapi nenek udah lama meninggal. " kata Kakek.
Renata mengangguk, " Renata laler pasti ayo kita makan siang. " ajak Kakek Renata menurut mereka pun makan siang bersama.
"Kakek Renata bosen aku boleh jalan jalan? " tanya Renata Kakek mengijinkan tapi dia menyuruh Renata harus di kawal Bodyguard.
Di taman.
Renata berjalan di belakang ada beberapa bodyguard nya yang mengawal,
Renata melihat beberapa keluarga ayah ibu dan anak bermain, tertawa bersama dan itu semua mengingatkan dia tentang masa masa senang bersama keluarga kecilnya.
"Andai Mama gak pergi ke surga bersama kakak mungkin Kita masih bersama. " kata Renata sedih sambil berjalan para bodyguard yang mendengar juga turut sedih.
__ADS_1
"Eh paman aku kesana dulu yah. " kata Renata langsung berlari menghampiri seseorang para Bodyguart tentu langsung mengikuti Renata,
"Kamu kenapa? " tanya Renata melihat anak laki laki mungkin lebih tua anak ini tapi dia menangis.
" Kaki ku... sakit. tadi aku terjatuh. " kata Anak ini Renata mengambil sapu tangan pink nya membasuhi dengan Air lalu membersihkan luka anak itu.
" Paman ada kotak P3K gak di mobil? " tanya Renata, " Ada nona, saya ambilkan dulu. " kata Salah satu bodyguard pergi mengambil obat tak berselang lama paman itu kembali.
Renata langsung mengobati setelah itu
" Terima kasih. " ucap anak itu
" Sama sama. " jawab Renata dengan senyuman manis nya.
"ATHA AYO PULANG!!. "panggil Mama anak itu lalu dia pun berpamitan dan berterima kasij kepada Renata sembari mengalungkan sesuatu di lehet Renata.
" Aku pergi dulu. " kata Anak itu langsung menghampiri Mamanya dan mengandeng,
" Nona mau eskrim. " tawar Bodyguard yang menyadari bahwa Renata juga sedih melihat kebersamaan yang dia rindukan.
" Mau paman. " kata Renata mereka pun membeli eskrim lalu pulang ke mansion.
__ADS_1
Bersambung.
Tolong dikoreksi komen kalau ketikkan ku salah atau typo yah.