
"Terima kasih atas kerja sama nya Nona!"
Jabat Tangan kedua ceo ini dengan ramah, selesai Rapat Rheva memutuskan keruangan setelah itu......
"Kenapa sebanyak ini? " kata Rheva melihat berkas bertumpukkan dimana mana,
"Itu akibatnya jarang ke kantor!" kata Seseorang merangkul Rheva dari belakang.
"Kapan datang kak? " tanya Rheva masuk kedalam duduk dimeja kerja mulai mengerjakan berkas berkas yang bertumpukkan.
Kak Nita masuk duduk di sofa sambil merenganggkan tubuhnya,
"Kemarin, kangen indo gw masalah kantor disana tenang aja ada seseorang yang udah jaga tahukan? " kata Kak Nita memainkan ponsel lalu seketika dia kaget....
"Ada apa kak? " tanya Rheva merenggangkan tangan setelah mengerjakan berkas sebanyak 50, "Rhev gw dapet laporan Saham kita diambil seorang ceo 2%" Ujar kak Nita berusaha melacak siapa orangnya.
"Perusahaan A, mereka juga mengirim mata mata mereka ke perusahaan. " Kata Kak Nita,
"Perusahaan mana?" tanya Rheva menatap laptop menghadapi banyak Email yang dia harus cek semua.
__ADS_1
"Cabang kita yang di jepang. " kata Kak Nita
Rheva menghela nafas lalu dia memijat keningnya,
"Apa kakak bisa kesana? " tanya Rheva Nita mengangguk seulas senyuman terbentuk dari Rheva lalu..
Tok.. tok...
'MASUK'.
mendengar ucaopan itu seorang ceo cewek masuk dengan setelan jas nya beserta topeng putih menutupi nya di belakang terdapat seketaris asisten laki laki nya dibelakang.
Kedua orang ini keluar dan perempuan ini membuka topeng nya dan....
"Sialan, gw kira sp -_ " ucap Rheva ternyata Bella yang datang dia duduk di depan sepupunya menyerah sebuah dokumen kepada Rheva dan berkata....
"Menurut gw, Uncle Andara benar benar menjadi sasaran Rissa dan keluarga dia. " kata Bela serius, Rheva berfikir keras ia ingin papanya tidak apa apa selamat.
"Rissa berniat alihin perhatian elu ke papa lu dengan cara Di rumah mansion lu seseorang datang memberi surat lu buka itu surat isi dengan atas nama Aline tapi sebenarnya itu alihan perhatian. " Jelas Bella Rheva tentu mendengar secara seksama.
__ADS_1
"Dan juga setelah lu pergi mereka bakal nyerbu mansion lu. " Kata Bella kenapa ia tahu karena dia tadi pergi kerumah mansion Rheva tapi Rheva gak ada di saat itu juga surat kiriman datang.
"Ok, thanks yah." kata Rheva tersenyum
"Yoi oh ya, Gw bisa inep di mansion lu biasa si anak manja Pengen buat onar dirumah. " kata Bella, yah Ada satu sepupu manja nya minta ampun dia selalu mengerjai Rheva maupun bella sehingga mereka paling sering kena marah.
"Bisa lah, gimana dia jadi cabe apa ondel ondel. " tanya Rheva ia ingat dulu simanja suka pakai Makeup punya ibunya dia meriasi diri saat selesai terlihat sangat menor.
"Hahaha... masih lah bahkan tiap hari dia dandan terus, terus kemarin louis antar gw di godain tapi apa.... louis bilang 'Dasar orang gila'sumpah bikin gw ketawa " jelas Bella mengingat kejadian tadi saat pulang kampus.
"Hahaha.....emang enak.. " kata Rheva setelah selesai dia memutuskan untuk pulang bersamaan mobil papa sudah pulang juga.
'UNCLE ANDARA BELLA DATANG MANAN NIH REDCARPETNYA!!'
Untung saja Rheva sudah menggunakan kapas sehingga tak terlalu berisik,
"Astaga, Kapan Bella balik sih? " tentu Papa kaget yang lagi enak ngopi di ruang tamu baca koran terdengar Geluduk Mengeparkan dirumah..
Bersambung
__ADS_1