
2 jam pun berlalu, kring.... (bell istirahat.)
Orangtua si kembar, maupun si kembar pun keluar dari ruangan kepsek.
"Aku kekantin dulu. " ujar Renata mengecup kedua pipi ortunya dan berlalu pergi,
"Aku juga deh." ujar Rendra ikutan dia mengecup pipi kedua ortunya dan menyusul Renata ke kantin.
Dalam Mobil.
"Huh... seharusnya kamu tidak terlalu begitu pada Renata." ujar Mami Rheva datar ia tahu perubahan suaminya pada anak kembar keduanya,
"Kenapa? aku biasa saja terhadapnnya." kata Atha santay dan fokus menyetir mobil.
"Jangan kira aku tidak tahu perilaku mu, sejak kejadian waktu Renata SMP kau mulai menjauh dari Renata." kata Rheva lagi mendengus kesal, ini termasuk penyebab kenapa Renata menjadi Badgrils.
Atha memberhentikan mobil di pinggir jalan dan menutup mata rapar sambil menghembuskan nafasnya, Rheva dia hanya bermain hp dan memandang keluar jendela.
"Terserah kamu bagaimana, jika kamu paham kenapa Renata menjadi cewek nakal itu salah satu penyebab nya." celetuk Rheva jengah sudah ia, bahkan ia memburu pelaku yang hampir membuat putrinya menderita.
Atha memandang Rheva dan berfikir tentang selama ini perilakunya.
Sedangkan di kantin sekolah.
Renata sudah duduk menunggu kakak kakak nya yang lain, Tak lama Rendra pun datang dan duduk di samping Renata.
__ADS_1
"Lu marah sama Papi Ren?" Tanya Rendra ia tahu hubungan kembaran danPapi nya tidak baik selama beberapa tahun ini.
"Gk." singkat padat dan jelas dari mulut Renata, tak lama Deana dan Linda sudah keluar dan duduk bersama mereka.
"Udah pesan kalian?" tanya Deana,
"Belum kak, nunggu kalian." ujar Rendra.
"Kakak pesenin yah, kyk biasanya kan." kata Linda beranjak namun...
"Aku milkshake aja kak." ujar Renata datar dan Linda pun pergi memesan.
karena melihat sikap Renata agak beda Deana sempat bertanya tentang kenapa Renata hari ini, Rendra pun menjelaskan semuanya dari ruang kepsek sampai kantin.
Deana pun paham hari ini jangan sampai membuat Renata marah besar.
30 menit kemudian.
Kantin seketika Ramai karena kedatangan ketos baru mereka, dan.. "KAK VANO... "Rendra seketika memanggil karena ia tak mau laki sendiri lagi di antara 3 ciwi ini.
Vano mendekat ke mereka, Rendra pun mengajak Vano untuk bergabung Vano juga mengiyakan hal itu.
Renata dia tidak peduli dan kantin masih berisik,
BRAK...
__ADS_1
Renata yang jengah memukul meja benar benar badmood ia di hari pertama,
"Lu semua diem atau... " Renata menatap semua dengan tatapan tajam semua langsung diam dan fokus pada dirimereka sendiri.
"Sabar dek.. " ujar Linda ia tahu Renata sangat Badmood akan hal ini,
"Kak linda aku inap di rumah kakak yah." kata Renata memeluk Linda.
Jika Renata bertengkar atau ada masalah dengan Papinya maka dia pergi ke rumah tantenya Tante Bella.
"Iya." ujar Linda mengusap kepala Renata dia juga merasakan seragamnnya agak basah, benar saja Renata menangis.
1 jam berlalu, mereka pun kembali ke kelas.
Pulsek. (pulang sekolah)
Semua sudah di parkiran,
"Serius Renata lu gk pulang?" tanya Rendra, hatinya juga sakit melihat adik kembarnyaa dulu bukan salah Renata tapi dia lalai menjaga adeknya.
"Ya Ren kalau ditanya bilang aku ke Tante Bella" ujar Renata datar.
Renata menaiki motornya dan mengikuti Linda.
*Palingan gak di cariin heh...Batin Renata tanpa sadar cairan bening turun di baling matanya saat memaki Helm.
__ADS_1
Bersambung