
Malam hari pun tiba.
Kamar Renata.
Renata sekarang tengah membaca buku tentang B. indonesia dan b. ingr karena besok itu adalah jadwal ujian nya,
Ceklek...
Seorang membuka kamar Renata dan ternyata adalah Reyhaan, "Rajin amat dek." kata Reyhaan menyenderkan diri di ambang pintu nya.
"Kalau gk gegara besok pelajaran indo mana mau bang," kata Renata merotasi matanya dan meletakkan buku nya di samping meja kecilnya.
"Makanya pas jam pelajaran indo dengerin." kata Reyhaan terkekeh melihat wajah kesal adeknya ini, mereka pun turun untuk makan malam bersama sama.
Meja makan.
Semua makan dengan nikmat,
"Rendra Renata kalian kalau lulus mau kuliah jurusan apa?" tanya Atha.
"Bunuh orang papi." -sikembar wajah polos.
Seketika semuanya tersedak akibat kepolosan adek paling kecil mereka ini,
"Mana ada jurusan itu Rendra Renata." kata Deana meneguk jus nya akibat tersedak daging bakarnya.
"Gak ada emangnya?" -sikembar.
"GAK ADA RENDRA RENATA." Kata seluruh keluarga ngegas,
"gak ush ngegas kali." jawab si kembar makan makanan mereka, keluarga hanya bisa geleng kepala akibat sikembar.
__ADS_1
Setelah makan mala semuanya berkumpul membahas akan kemana mereka berlanjut kuliahnya.
"Kami mau sama bang Reyhaan." kata Rendra di barengin ke anggukan Renata,
"Baiklah jurusan?" tanya Atha kembali ia berharap jawabannya tidak seperti waktu makan malam tadi.
"Aku jurusan Ekonomi." -Renata
"Aku Jurusan hukum." -Rendra
"Kalian Vano, Deana, Linda mau kuliah dimana?" tanya Mommy Tiffany giliran nya,
"Kami sama kyk si kembar mom, aku jurusan desainer." -Deana.
"Aku Jurusan Sastra." kata Linda melirik kedua orangtua nya mengijinkan atau tidak, kedua orangtua Linda tersenyum dan mengangguk.
"Tapi pertama kamu jurusan Ekonom yah soalnya kamu penerus Papa." kata Louis di balas anggukan sumringah dari Linda.
Setelah itu semuanya ke kamar masing masing untuk istirahat.
Keesokan paginya.
Semua tengah sarapan bersama dan kadang sikembar ribut rebutan sesuatu juga,
"Kami selesai kami berangkat dulu." anak anal pun berangkat ada yang ke kampus ada juga ke sekolah.
Sekolah.
"Moga gk sulit indo nya." kata Renata semua terkekeh karena Renata paling tidak suka pelajaran indonesia soalnya kadang memusingkan baginya jadi dia malas jika masuk jurusan sastra.
"Sabar aja Renata kalau sulit." kata Rendra menepuk pundak saudari kembarnya ini, semua pun masuk ke kelas masing masing.
__ADS_1
Kelas .
Semua nya sudah duduk bangku masing masing sudah banyak siswa siswi dan juga ada yang belajar karena tadi malam tak sempat.
Kring....
Bell masuk berbunyi kini yang menjaga adalah guru bahasa indonesia, Renata hanya pasrah jika dia mendapat nilai jelek.
Soal pun di bagikan semua mengerjakan terutama Renata dia begitu Fokus mengerjakan soalnya, sampai membuat sebelahnya terkekeh melihat wajah Renata yang begitu Fokus.
2 jam kemudian.
Kring...
Seperti biasa Renata dkk duluan yang mengumpulkan dan langsung nyelonong keluar, Renata menghela nafas entah bagaimana nilai bahasa indonesia kali ini dulunya ia mendapat 85 tapi ia berharap dapat sempurna seperti Rendra.
Kantin.
Semua duduk berjejeran dan memesan makanan.
pesanan mereka.
Linda :Mie ayam dan jus jeruk.
Deana : bakso & esteh
Renata : mie setan dan milkshake strawberry
Rendra : mie stena & milkshake coklat.
ElVano : Mie ayam pake kepala ayam & es jeruk nipis.
__ADS_1
Bersambung.