Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT

Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT
ANAK ORANG?


__ADS_3

Setelah semua selesai dan tenang tak ada musuh hanya masalah perusahaan.


5bulan kemudian.


R'C grup.


Seorang cewek yang masih muda sedang sangat sibuk berkutit dengan laptop maupun tumpukan berkas berkas di meja kerja.


9.30


Seseorang masuk yah itu adalah sekretaris kak Nita yang membawa berkas yang harus ditanda tangani Rheva,


"Ini Rhev kau harus tanda tangani sekarang. " kata Kak Nita. Rheva mengecek seluruh berkas hingga menurutnya tepat dan benar lalu membubuhinya dengan tanda tangan.


"Oh ya nanti Rapat proyek kita." kata kak Nita Rheva menjawab dengan deheman saja sibuk dengan laptop didepannya,


Tok... Tok


Mendengar kata masuk orang yang mengetuk pun masuk, "Nona RV. " panggil orang itu membuat sang pemilik menoleh dan tersenyum tipis.


Yah itu Aline wakil perusahaan Armament datang dalam kondisi hamil 5 bulan sedangkan bella 6 bulan,


"Line gw bilang berapa kali kandungan lu besar, masalah yang itu biar gw sama Fany. " kata Rheva mendengus kesal karena bumil ini sulit diberi nasehat.


"Heheh jenuh lah, nih info tentang semua penjualan senjata dan juga negara L memesan senjata ini!. " kata Aline menunjukkan berkasnya, Rheva membaca seksama lalu menatap Aline.

__ADS_1


"Cari tahu tujuan mereka, gw gak mau kalau senjata buatan gw disalah gunakan. " kata Rheva dengan serius Aline mengangguk.


"Katanya bentar lagi Tiffany nikah sama Daffa? " kata Aline,


"He em." kata Rheva lalu dia menyuruh aline pulang dia menyuruh aline hanya kerja setengah hari pengawasan bodyguard ketat dari Ehsan maupun Rheva.


Bella tentu juga bahkan Bella dirumah dikurung suaminya gak boleh keluar karena kemarin dia ketahuan habis tarung dengan seorang preman.


Aline pun pulang.


Pukul 09.55


Rheva bersiap untuk Rapat.


Pukul 11.30


Mereka makan dengan nikmat dan diam hingga.....


Brak...


Tidak tahu siapa seorang perempuan datang mengebrak meja nya dengan keras tanpa malu bahkan banyak Karyawan berbisik bisik.


"Lepasin Mama gw." kata orang itu yang tak lain Anggun, Rheva hanya memunculkan smriknya dan menyelesaikan makanannya.


"Lu pengen mama lu bebas?." kata Rheva mengakat satu alis, "tentu. "kata Anggun marah.

__ADS_1


"Minta ijin Ayah Evan dan Tiffany. "kata Rheva berbisik dan pergi, "Ck ck.. lu salah cari lawan Nona.. " kata kak Nita menyindir dia berjalan menyusul Rheva Anggun merah padam wajahnya.


Jam pulang


Ditengah perjalanan Rheva yang lagi menyetir tiba tiba berhenti karena...


"Sial Kenapa nih mobil? "kata Rheva turun ternyata ban mobilnya menginjak sebuah paku hingga menyebabkan kempes, niat ingin menelfon yang lain tapi ternyata Hpnya mati karena batrai habis.


Rheva mencari taksi tapi tak ada hingga sebuah mobil sport silver berhenti tepat di depannya, pemiliknya pun turun seorang pria turun memakai pakaian hitam putih berjalan ke arah Rheva.


"Mobil napa? " tanya Atha sang pemilik mobil


"Ban gw bocor. " kata Rheva, tanpa persetujuan Atha langsung menyeret Rheva masuk mobilnya dan dia mengemudikan.


Hingga... bruk...


Mobil mengerem mendadak dan tentu mereka langsung turun..


"Hiks.. cakit hiks...." sebuah tangisan membuat perhatian orang orang.


"Aduh maaf adek kakak gak lihat, kenapa adek lari ditengah jalan? " tanya Atha mengendong ketepian, Rheva mengambil kotak obat di dalam mobil.


"Atu adi dikejal olang jahat, mama papa dibunuh... " kata anak ini polos tapi tersirat ketakutan maupun kesedihan, Atha mengobati luka ank ini.


"Mau ikut kita? " tanya Rheva menunjukkan sisi ceria agar tidak membuat takut sang anak kecil, awalnya anak ini takut tapi melihat sisi lembut dan ceria Rheva dia tidak takut dan menurut.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2