
"Gara gara lu Papa marahin gw.... asal lu tahu Rhev lu penyeban kak Rose tiada... " kata Rina menuding langsung tentu karena omongan itu beberapa mahasiswa dan siswi menoleh ke arah mereka,
"Gw.... LU RINA MAMALU JUGA BUAT MAMA GW KECELAKAAN MAMA LU JUGA BUAT KAKEK TIADA ITU SEMUA SALAH KEDATANGAN LU DAN RISAA... " Amarah Rheva seketika meluap semua tentu semua disana kaget.
"Gw anak kandung di usir hanya karena fitnah dan akting lu Papa dah gk percaya ke gw... " Rheva sangat sangat melampiaskan semuanya sedangkan Rina terdiam,
"Puas lu puas lu sama mama lu buat keluarga gw berantakan puas lu... " kata Rheva mulai berlinang air mata hatinya sakit melihat ini semua.
"Mama kakek dan kak Rose satu persatu lu bunuh secara perlahan ingat omongan gw Rina Carlise gw RENATA CARLISE PUTRI KANDUNG KELUARGA CARLISE AKAN BUAT LU DAN MAMALU HANCUR. Jika lu berani nyentuh Papa gw bersiap kehancuran lu datang!!" Kata Rheva kini ia sudah kehabisan kesabaran keluarga lamanya hancur perlahan lahan hanya karena Rina dan Rissa.
Rheva langsung pergi amarah hampir meledak jika itu terjadi kampus bisa banjir darah tahu lah dia seorang Psychopat sekarang berbeda dengan dulu ceria manja dan polos tapi itu semua sudah direngut.
Taman belakang Kampus.
Rheva mengatur emosinya...
__ADS_1
Bugh...
Rheva memukul pohon emosinya ia lampiaskan sungguh hati banyak yang sakit sana sini kebahagiaan nya selalu penuh cobaan.
"Akh.... hiks... " Rheva menangis berlutut menunduk kepalanya semua meninggalkannya impian dulu saat umur 7 tahun hancur seketika hancur menjadi debu,
Disaat dia menangis seorang menjulurkan sebuah sapu tangan padanya sambil berjongkok.
Rheva melihat orang itu Atha yang menjulurkan itu, Atha meraih tangan Rheva yang terluka dan menarik Rheva ke uks Kampus.
Teman teman Rheva yang sedari tadi mencari melihat Atha menarik Rheva mereka segera mengikuti 2 orang tadi, sedangkan yang di lapangan Rina dia diam gak tahu apa dia terdiam mendengar omongan Rheva tadi.
"Duduk. " kata Atha dingin Rheva menurut dia duduk Atha kembali membawa kotak P3K dia mengobati perlahan tangan kiri milik Rheva tak lama teman Rheva datang melihat Rheva.
"Rheva tangan lu kenapa lu gpp kan sisi lu satunya gk munculkan? " kata Tiffany khawatir tingkat dewa bagaimana tidak jika emosi sahabatnya yang ini maka dia akan membunuh orang orang dihadapannya.
__ADS_1
Atha selesai mengobati saat dia hendak pergi, "Makasih.... " satu kata dari bibir Rheva Atha menoleh tersenyum tipis dan mengangguk lalu dia pun pergi.
Tiffany memeluk Rheva dia juga merasa kasihan pada sahabatnya dulu dia yang pertama kali menolongnya saat susah, dia ingin dekat dengan Rheva.
"Gw beli air dulu.... " kata Aline pergi beli air.
Di sisi Aline.
Aline berjalan di koridor saat berjalan dia...
Bruk...
Tak sengaja dia menabrak seseorang seorang wanita terlihat keibuannya, Aline segera membantu wanita itu berdiri dan meminta maaf dari jauh seorang pria mendekati mereka.
"Maaf tante saya tadi terburu buru. " kata Aline ibu ini tersenyum lembut tapi ada beberapa keanehan yang membuat Aline agak bingung saat ibu ini memegang pipinya ia merasa kerinduan lama dan mata mereka sangat mirip.
__ADS_1
"Alin kamu gpp kan sayang? " tanya pria yang mendekat tadi yang ternyata suami ibu ini, "Gpp kok yang. " kata Ibu ini tersenyum lalu menatap Aline lagi.
Bersambung