Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT

Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT
KALANDRA'GRUP


__ADS_3

Anak itu pun dibawa kemansion Rheva yang sudah berkumpul banyak orang disana,


Sampai Mansion.


Anak itu dibawa masuk dengan digendong oleh Atha, "Rheva siapa anak itu? " tanya Mami Aline.


"Aku tak sengaja menabraknya katanya orangtuanya dibunuh dan dia diburu. " jelas Atha tentu semua kaget.


"Namamu siapa nak? " tanya Papa lembut agar tidak membuat takut, "Amaku Leyhan kalandla." jelas Reyhan membuat semua diam lalu menatap Atha.


"Hanya nama saja -_." ucap Atha, Rheva membawa Anak itu ke kamarnya dia mengambil setelan baju anak anak pertama dia mandikan anak itu karena ada darah juga dibajunya lalu dia Memakai kan baju.


Reyhaan di ajak makan lalu dia tertidur setelah meminum susu di gendongan Rheva,


Rheva menidurkan Reyhaan di kamarnya.


Ruangan kumpul.


"Kalandra keluarga yang masuk sepuluh besar? " kata Faresta semua mengangguk lalu tiba tiba...


"Lihat..." Aline menunjukkan IPad nya yang memperlihatkan Kalandra'grup berpindah pemilik yaitu adik dari orangtua Reyhan semua saling menatap.


"Aneh tidak semudah itu dia... tunggu katanya dibunuhkan? " tanya Tiffany Rheva dan Atha mengangguk, Tiffany berfikir hingga...


"Coba cari tahu pamannya, mungkin saja ada hubungan dengan ini semua. " kata Tiffany semua setuju.


Mereka pergi kekamar masing masing.


Kamar Rheva.


Reyhan

__ADS_1


"Hiks... Mama papa..hiks.. Leyhaan takut..."


"Angan Paman angan bunh Mama papa ANGAN... "-terbangun.


Yaps Reyhaan bermimpi kejadian yang menimpanya dirumah membuat dia ketakutan, Rheva yang baru selesai mandi menghampiri dan memeluk Reyhaan.


Reyhaan menangis ketakutan,


"Udah cup yah.. Reyhaan mimpi apa tadi?" tanya Rheva perlahan di saat Reyhaan sudah tenang dan tidak menangis.


"Paman leyhan bunuh mama papa hiks.. " kata Reyhaan masih agak sesegukan, Rheva tersenyum lalu memeluk Reyhaan lagi hingga keduanya tertidur layaknya seorang anak terlelap dalam pelukan ibunya.


Pagi harinya.


Rheva yang sudah bangun pergi mandi dan bersiap kekantor lagi, maupun Reyhaan sudah mandi haruma dan tampan manis lucu.


Mereka pun turun kebawah.


"Emh tapi.. " Reyhaan ingin ikut Rheva membujukknya tapi tidak bisa, akhirnya Reyhaan ikut.


Sampai kantor.


Kak Nita berkata ada perusahaan yang hendak bekerja sama dengannya dan juga ternyata perusahaan itu baru berpindah pemilik,


Rheva bertanya perusahaan apa ternyata perushaaan Kalandra'grup membuat Rheva memunculkan Smrik psychopatnya.


"Atur jamnya kak. " kata Rheva, Kak Nita melaksanakan perintah dari Rheva.


Ruangan Rheva.


Reyhaan bermain dengan mainan yang dibelikan Rheva, sedangkan Rheva dia mengerjakan berkas yang menumpuk.

__ADS_1


8.30


Kak Nita masuk dan mengatakan Ceo nya sudah datang Rheva bersiap lalu..


"Reyhaan mau ikut Mami, Apa di sini? " tanya Rheva lembut Reyhaan meminta ikut.


Mereka pun pergi ke ruangan Rapat.


DiRuangan Rapat.


Mereka masuk Reyhaan ketakutan melihat pamannya dia takut Maminya akan dibunuh seperti kedua orangtuanya, Rheva membisikkan sesuatu sehingga membuat Reyhaan tidak terlalu ketakutan.


Sementara paman Reyhaan terkejut melihat Reyhaan yang duduk di pangkuan Rheva dengan tenang sambil meminum susu di botolnya.


Rapat berjalan dengan lancar tapi Ceo kalandra tidak bisa fokus entah apa dia membuat dirinya melamun sambil menatap seram ke arah Reyhaan membuat Reyhaan sendiri agak takut.


30 menit kemudian.


Rapat pun selesai.


Reyhaan dia tertidur pulas di pelukan Rheva saat berjabat tangan,


"Senang bekerja sama dengan anda Nona RV. " kata Paman ini dengan Ramah sesekali juga dia melirik Reyhaan.


"Iya tuan Andra, kenapa anda memperhatikan Putra kecil saya? " tanya Rheva memancing Paman Andra.


"Oh tidak, saya melihat anak anda seperti keponakan saya yang hilang. " kata Paman Andra berpura pura sedih.


"Ouh. "Jawab Rheva singkat.


Setelah Rapat Rheva kembali keruang kerja, menidurkan Reyhaan dan melanjutkkan pekerjaannya.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2