
Masih di waktu dan tempat yang sama.
"Rendra?" Nata memanggil karena Rendra hanya diam lalu dia berbalik menghadap Nata, melihat tatapan Datar Rendra membuat Nata sedikit takut ia perlahan mundur dan Rendra malah maju.
"Re... Ren a.. ada lu ajak gw kesini?" tanya sekali lagi Nata namun Rendra tak menjawab malah ia semakin maju dan Nata terus mundur hingga.....
"Aaa..."
Tanpa di sengaja Mata terpeleset dan hampir jatuh dari Rooftop tapi dengan cepat Rendra mengapai tangan Nata dan langsung mendekap Nata.
"Nat lu gpp apa hah?" tanya Rendra khawatir jantung Nata karena hampir jatuh masih berdegup dan ia masih syok.
"Nata.." Rendra menangkup wajah Nata dan memajukan wajah dan...
"HAYO NGAPAIN.." muncul lah saudara saudara no akhlak, Rendra tak terkejut malah biasa saja Nata kaget dan malu apa yang akan terjadi tadi.
Rendra melirik Nata yang menunduk dengan cepat ia menarik kepala Nata dan menyembunyikan Kepala Nata dalam dadanya, Nata hanya menurut dan memeluk Rendra.
__ADS_1
"Ekhm.. Ekhm... mau lu apaain nata tadi?" celetuk Renata merebahkan diri di sofa yang tersedia,
"Serah gw.." ucap Rendra datar menggendong Nata ala Koala Nata ia menyembunyikan wajahnya di leher Rendra.
"Jan khawatir Nata kita restuin." kata Deana menahan tawa, Renata tertawa terbahak dan itu membuat Nata semakin malu.
"Dah lu diem kasihan anak orang dah malu malu kucing, ntar di terkam si majikannya." kata Vano tersenyum miring, Nata hanya mengusek usek di leher Rendra dan itu sedikit membuat geli Rendra.
"Nahkan dah jadi kucing tuh....tiati majikannya.. " celetuk kembali Vano membuat Nata tambah malu.
"Ululu kucing gw laper yah.." Goda Rendra mengacak Rambut Nata, Nata masih tetap sama. Rendra pun memasangkan sebuah bando telinga kucing.
"Njir di jadiin kucing dong.." kata Renata tertawa tapi jujur melihat ini Nata benar mirip dengan kucing.
"Nih tadi gw bawain makanan, kasih noh kasihan Nata kelaparan dah han." ucap Linda memberikan plastik putih kepada Rendra yang berisi Dua makanan untuk mereka berdua.
Nata langsung merebut dan mengambil satu dan makan dengan perasaan agak kesal kepada Rendra tapi saat ia melihat kaca memantulkan dirinya yang sedang makan.
__ADS_1
Dia terlihat benar benar seperti kucing,
"Lucu juga gw.." puji diri sendiri Nata menatap Kaca itu sambil makan.
"Eh apa kgk ada Reuni gitu yah? dah 2 tahun lagi." ucap Linda.
"Gtw, katanya sibuk bentar lagi Ujian tengah semester itu kata Ibu.." kata Nata sambil minum ingatkan bahwa Nata di angkat menjadi Anak bu Nia.
"Oh yaudah tunggu liburan aja ajak mereka reunian di SMA gitu.." kata Renata mengusulkan semua setuju nanti Nata yang akan diskusikan bersama sang Ibu, setelah itu mereka semua kembali ke kelas masing masing.
Sepanjang perjalanan ke kelas Nata yang jadi trend topik kampus bagaimana tidak Nata di pakaikan Bando kucing membuat ia tambah gemas.
"Eh Nata imut bangt sih lo.." kata seorang cowok kampus hendak mencubit pipi Nata tapi di tepis Rendra, "jan seenak jidat lo cubit pipi Kucing gw.." kata Rendra datar segera membawa Nata pergi ke kelas.
Yang lainnya hanya tertawa melihat Rendra yang agak posesif hari ini.
Bersambung.
__ADS_1