
Hari hari berjalan dengan lancar tak ada lagi yang namanya serangan, semua keluarga kecil sudah tinggal dirumah masing masing termasuk Rheva dan Atha.
5 bulan kemudian.
Kediaman R'A.
Reyhaan sedang bermain di teras tempat main depan rumah, sedangkan Rheva dia mengawasi sambil makan buah.
Reyhaan bermain mobil sedangkan Atha dia di kantor.
"Ngeng... tin tin... "Reyhaan memperagakan bunyi kendaraan maupun klakson nya,
Hingga "BEB KITA DATENG!! " Suara yang hampir membuat telinga sakit datang...
"Aduh.... telinga ku.. " Reyhaan menutup telinga akibat tamu no Akhlak,
"Lu semua mau bertamu apa mau ngerusak telinga gw ama anak gw." kata Rheva memasang wajah datar.
Yaps para ciwi datang.
"Linda, Vano, Dea ayo main... " ucap Reyhaan,
Linda yang sudah bisa berjalan, Vano sudah bisa berjalan maupun Deana masih merangkak.
Keempat anak ini pun bermaim bersama sama sedangkan para ibu,
"Umur kandungan lu berapa Rheva? " tanya Bella yang duduk dekat Rheva.
"Baru 5 bulan. " ucap Rheva.
Semua berbincang bincang dengan asik sekali, hingga tanpa sadar hari menjelang siang Deana yang lelah merangkak ke Mamanya...
"Mama antuk... " ucap Deana mulai mengantuk sehingga tanpa disengaja menyenggol Vano hingga jatuh, Vano tertimpa Deana tapi dia tak peduli karena juga mengantuk.
__ADS_1
"Kayaknya kalian pulang anak anak dah capek. " ucap Rheva, Para ibu pun pulang Rheva menggendong Reyhaan menuju kamar Reyhaan dan menidurkan Reyhaan.
"Aku pulang... " Atha hari ini pulang cepat tidak tahu kenapa...
"Usah pulang?, cepat amat. "ujar Rheva membantu membawa tas dan jas Atha.
"hari ini Free mana Reyhaan biasanya aku pulang dia lari dulu? " kata Atha,
"Tidur, capek tadi yang lain main kemari." ujar Rheva.
Rheva menaruh Jas dan tas ke kamar lalu dia turun untuk menyiapkan makan siang dan...
Dugh...
seperti suara benturan membuat kedua orang ini kaget, "Aduh... " ternyata Reyhaan dia terbangun karena lapar karena masih belum sepenuhnya sadar dia menabrak Kursi meja makan.
"Hati hati Reyhaan.. " kata Atha medudukkan Reyhaan sambil mengusap kening Reyhaan yang merah akibat tadi,
Atha mengangguk tak lama Makanan tersajikan dan mereka menyantapnya bersama.
Skip skip
Besok nya lagi...
Hari ini Rheva akan cek dan Reyhaan imunisasi dan terjadi....
"Gak mau... "Reyhaan hendak di gendong Atha tapi dia tidak mau ikut karena takut disuntik,
"Ayo reyhaan.. " Kata Atha berusaha mengendong karena Reyhaan terus memberontak.
"Nanti kalau gak di imunisasi nanti Reyhaan bisa sakit... " bujuk Rheva lembut setelah bujukan setengah jam Reyhaan akhirnya pasrah dengan semua ini.
Rumah sakit.
__ADS_1
Ruangan dokter kandungan.
"Anaknya sedang aktif gerak Nona.. " ucap dokter melihat pergerakan bayi sedangkan Reyhaan menatap bayi itu laku, dia memegang perut maminya.
"Dede... "Reyhaan mengelus dan pergerakan bayi sepertu girang,
"Dede nya cewek atau cowok? " tanya Reyhaan Dokter melihat teliti dan..
"Seperti belum jelas tunggu 3 bulan lagi mungkin. " kata Dokter.
setelah periksa kandungan kini Reyhaan.
Polianak.
Disana juga ada linda, Vano, dan Deana.
Waktu Linda dia seperti tertekan wajahnya menahan sakit karena disuntik, setelah Linda giliran Deana lalu Vano tapi...
"Vano... Ak au Ayah.. "pegangan kursi takut,
"Njir mirip Si Ehsan kecil dulu.. " kata Daffa tertawa saat imunisasi SD Ehsan juga melakukan hal itu.
Dan pada akhirnya berhasil, giliran Reyhaan entah gugup atau apa Reyhaan sangat tegang dan..
"Bibi doktel pelnah di cuntik? " tanya Reyhaan polos Dokter menjawab iya setelah siap Reyhaan di suntik dan....
"Udah? " tanya Reyhaan wajah seakan menahan tangis yang ingin dia keluarkan,
"Sudah, ini buat Reyhaan. " kata Bibi dokter memberi lolipop dan....
Reyhaan yang akan menangis tidak jadi karena Makan Lolipop.
Bersambung.
__ADS_1