Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT

Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT
S2 \EPS. 29


__ADS_3

Pesanan sampai dan mereka melahapnya dengan nikmat.


Selesai makan.


"Nanti inggris kan Rendra?" tanya Renata di balas ke anggukan Rendra,


"Kak Dea nanti bisa ikut Rendra?" -Rendra


"Bisa aja kapan?" -Deana


"Sore hari." - Rendra.


Deana mengangguk kan kepalanya lalu mereka pun ke kelas karena sebentar lagi bell.


Kita skip Pulang sekolah.


"Rendra aku ke perpustakaan dulu yah." kata Renata keluar kelas dan langsung menuju perpustakaan ia berniat meminjam beberapa buku dan mengembalikan buku nya kemarin.


30 menit kemudian.


Renata berjalan di koridor sambil membawa 5 buku novel yang ia tarik, saat berjalan tanpa ia sadari dari belakang seorang berjubah hitam tengah mengikuti nya diam diam.


"Kok perasaan ada yang ngikutin gw yah." Gumam Renata berhenti dan sedikit melirik ke belakang ia melihat seorang berjubah hitam, karena tak tahu siapa Renata langsung berjalan cepat tapi orang itu malah berlari sehingga membuat ia berlari.

__ADS_1


Tapi apa sewalaupun ia Psychopat ia juga manusia ia tak tahu itu siapa apalagi area nya cukup sepi, ia juga tak membawa senjata apalagi ia menggunakan rok lagi.


*Siapa dia, gw harus ngehindar gw yakin dia gk baik. Batin Renata.


Renata terus berlari hingga ia tersandung kakinya sendiri orang itu terus mendekat, Renata berusaha bangkit tapi mulutnya di bekap dengan sapu tangan berisi obat bius.


"Hahaah Rheva Rheva lihat sekarang kau akan melihat Putri kecil mu tersiksa kembali." ujar Orang itu menyeret Renata dan gak sengaja meninggalkan tas maupun buku buku novel tadi di koridor.


Di Parkiran.


Semua menunggu dengan khawatir Renata tak kunjung kembali apalagi dada Rendra mulai sesak dan cemas,


"Kalian di sini biar gw cari dia." kata Vano ia masuk kembali dan berjalan menuju arah perpustakaan.


"Punya siapa?" kata Vano mengambil saat ada sesuatu yang curiga Vano sedikit mengendus benar ada obat bius, Vano segera berlari ke arah parkiran dengan cepat.


Parkiran.


"Gimana Vano Renata ketemu?" tanya Linda khawatir Vano menggelengkan kepalanya dan menunjukkan tas buku maupun sapu tangan.


Rendra mengambil sapu tangan itu dan sedikit mendekatkan wajahnya untuk di teliti,


"Sial ini ada obat tidurnya pala gw pusing pula gegara ini." ucap Rendra semua pun yakin kalau Renata di culik.

__ADS_1


Mereka segera menaiki mobil, Deana mengambil laptopnya di mobil dan memainkannya selama setengah jam.


"Renata berada di gedung ini." kata Deana, Untung sudah sampai rumah Papi mami bingung kenapa ada yang kurang, Rendra mengatakan bahwa Renata di culik.


Sontak semua terkejut, Drama langsung menunjukkan lokasi milik Renata setelah pasti mereka berganti baju mengambil beberapa senjata dan beberapa bodyguard di bawa.


ada sekira 4 mobil sport dan 2 mobil keluarga.


Mereka melaju menuju gedung yang di lacak Deana.


Gedung.


"Emh..." Renata mulai sadar dan melihat sekeliling nya begitu asing sekali dengan sekitarnya.


Prok...


Prok...


Prok...


Seorang Wanita yang terlihat seperti ibu ibu tapi agak menor menor gimana gituh, berjalan sambil mengeluarkan smriknya ke arah Renata.


Renata ia hanya menatap datar saja.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2