Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT

Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT
KEMATIAN KAKEK


__ADS_3

Luois yang sempat melihat kejadian tadi langsung menghampiri Renata yang pakaian nya sempat basah, saat sampai dia langsung meletakkan makanan.


" Ya ampun kamu gpp Renata, atau ada yang luka. " kata Luois khawatir sampai sampai dia memutar mutar Renata,


"Luois aku pusing. " kata Renata Luois langsung menghentikan tindakannya.


"Aku gpp cuma seragamku basah aja. " kata Renata tak lama Seorang berbadan kekar mendekati Luois dan Renata,


"Nona ini seragam yang anda minta. " kata Orang itu tegap.


"Terima kasih paman boleh pergi. " kata Renata dengan senyumannya ia lalu berganti baju di kamar mandi setelah itu dia kembali ke kantin dan makan bersama Luois.


Langsung saja pulsek


Renata langsung menaikki mobilnya setelah itu dia sampai di mansion kakeknya tapi.....


Para penjaga semua pingsan maupun para pelayan...


Krang......pyar... bruk...


Terdengar barang pecah dan seseorang terjatuh, Renata langsung berlari ke dalam dan terlihat kejadian di luar dugaan kakek nya tergelatak bibi pingsan.


"Kakek bangun kakek jangan tinggalin Renata." Renata menangis sambil memangku kepala sang kakek,

__ADS_1


"Re.. Renata sa... sayang... " kata kakek sedikit memeliki kesadaran.


"Kakek kakek.... jangan tinggalin Renata. " kata Renata menatap penuh air mata pada kakeknya, "Re... Renata ja... jangan me... menangis.... cucuku.... " kata Kakek menghapus air mata Renata yang sudah mengalir deras.


"Re... Renata.... ke... kema... kematian... Mama... Kandung mu bu... bukan... ke.. kecelakaan ta... tapi... di m. disengaja... " kata Kakek terbatah batah sedangkan Renata cukup kaget juga yang di maksud kakeknya.


"Da...dan... Ka... kakak mu.... Me... memang... te...ta.... tabrak... mo... mobil ta.... tapi..... mo... mobil... i... itu... me... memang di... di... se.. sengaja... " kata Kakek lanjut tambah terkejut pula Renata tentang hal itu...


Dan... Dor.... seseorang menembak tepat di jantung kakek dan membuat kakek tiada tepat di mata Renata.


"KAKEK... BANGUN.. HIKS... HIKS.... "Renata secara langsung menangis keras melihat sang kakek tiada di depan nya,


"Hiks.. bangun kakek.. jangan tinggalin Renata hiks....kakek bangun... " kata Renata sambil menguncang tubuh kakek dia menangis keras penuh air mata.


Dan......


"KAU MEMBUNUH KAKEK KU.... "teriakan Kemarahan Renata dan Pyar... Renata menghancurkan Vas dekatnya dengan sekali pukulan itu pun sampai membuat tangannya berdarah tapi itu tidak sesuai dengan luka di hati yang dia rasakan.


Dia mengambil pecahan Vas itu mendekati orang itu, "Bersiaplah paman menerima akibatnya. " Renata melempar pecahan itu tepat di kaki orang itu hingga dia terjatuh karena pecahan itu menancao tepat di kakinya.


Renata menggakat bagian bawah celana nya dan terlihat belati kecil di kaos kaki nya dia mengambil itu dan dia perlahan maju ke orang itu.


"Jangan berani maju kau anak kecil. " kata orang itu mundur perlahan tapi Jleb.....

__ADS_1


Renata langsung menusuk orang itu dengan kejamnya bahkan dia juga tertawa tawanya ini bukan tawa ceria dia tapi jahat.


"Ayo paman Renata mau bermain. " kata Renata dan....


Sret...


bugh....


krek... krek...


Renata memotong kedua tangan orang inu lalu dia menulis namanya di kaki orang ini sedangkan orang ini dia mengerang kesakitan.


"Katakan siapa yang menyuruh mu.. " kata Renata sambil mengarahkan pisau nya di dagu orang ini, "Aku.... " kata orang inu tapi di potong oleh Renata "Jika kau tidak bicara bersiaplah ku kirim kau ke neraka. " kata Renata sambil Memajukan Pisau nya yang hampir menusuk leher orang ini.


"Ba...baik aku akan bicara, a... aku di... disuruh nyonya Carlise.. nyonya Rissa. " kata orang itu gemetar melihat pisau Renata mendekat di lehernya dan....


Jleb.. dor... Renata menembak dan menusuk jantung orang ini dengan kejam.


Ternyata itu semua dilihat oleh Bibi yah dia bangun saat mendengar teriakan Renata, Setelah mengetahui itu Renata membuang pisaunya dan berjalan ke kakeknya sambil memeluk tubuh kakek dia menangis begitu sedih.


"Hiks.. Renata dengan siapalagi Kakek, aku tak punya siapa siapa lagi... hiks... kakek.. " Renata menangis dan Bibi mendekat memeluk Renata dia juga tak menyangka majikannya tiada dengan begini.


"Aku aku akan balas dendam akan ku buat menderita Rina dan Rissa kupastikan mereka akan menderita sangat sangat menderita... itu janjiku kakek mama kak Rose. " kata Renata penuh dendam dan tangisan kesedihan nya.

__ADS_1


Kematian kakek juga sampai ketelinga Keluarga Carlise maupun Papa juga kaget.


bersambung


__ADS_2