Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT

Dulu POLOS Sekarang PSYCHOPAT
S2 \EPS. 49 (Menikah \1)


__ADS_3

3 Hari kemudian.


Hari pernikahan Deana dan Raden sekaligus pernikahan Rendra dan Nata, Yang akan menikah pertama Adalah Raden dan Deana terlebih dahulu setelah itu Rendra dan Nata.


Ruangan Rias perempuan.


Nata dan Deana tengah di Rias oleh perias mereka begitu cantik dan Anggun dengan gaun putih bunga bunga yang menjuntai apalagi Rambut yang dirapikan.


Setelah itu diberikan riasan rambut menghias begitu indah dan cantik mereka.


"Kalian keluar lah, tugas kalian sudah selesai nikmati hidangannya." ucap Mami datang, kedua perias membereskan barang barang mereka dan keluar sesuai perintah Mami Rheva.


Mami berjalan keluar arah dua wanita yang akan menjadi Menantu nya ini,


"Wah cantik sekali, kalau kalian di apain sama Raden ataupun Rendra ngomong sama Mami ok." ucap Mami mengecup kening kedua calon menantunya.


"Ok Mami." ucap kedua kompak.


Mereka pun terkekeh dan...


"Nyonya Keluarga dari pihak Nona Nata datang." ucap seorang pelayan memberi hormat, Seketika wajah Nata berubah sedikit ada ke khawatiran.


"Gpp penjagaan sudah ketat kok." ucap Mami memenangkan Nata, Nata mengangguk.


"Yuhu.. Mommy cantik datang.." ucap Mommy datang dan langsung memeluk kedua orang ini di susul ibu Nia juga masuk dan tersenyum.


"Nata jadi istri yang baik, jan bertengkar mulu.." ucap Bu Nia ia tahu dulu setiap kali ketemu hal sepele saja mereka bertengkar.

__ADS_1


Semuanya terkekeh mendengar hal itu.


Setelah itu mereka pun mengantarkan kedua mempelai ini ke pelaminan.


Raden &Deana.


Deana di antar ke pelaminan oleh Daddynya, mereka berjalan di atas primadani putih dengan pemandangan hijau pesta pernikahan ini di tema Kan menjadi Taman atau kebun.


Sampai pelaminan.


"Raden, Daddy serahkan tanggung jawab Deana kepada mu. jangan buat Anak Daddy menangis." -Daddy Daffa.


"Iya Daddy.." -Raden menerima dan menggandeng Deana.


"Baiklah."


"Saya bersedia." -Raden.


"Nona Deana Eleanor Alfarizi apakah anda bersedia menerima Tuan Raden Carline menjadi suami, menemaninya suka duka sampai maut memisahkan?"


"Saya bersedia." -Deana.


"Silahkan pasangkan Cincin kepada pasangan masing masing."


Raden dan Deana pun memasangkan cincin pada jari satu sama yang lainnya.


"Sekarang kalian sah menjadi suami istri."

__ADS_1


Semua tamu pun bertepuk tangan dengan meriah.


Nata ia meremas jarinya melirik sang ayah yang acuh terhadap dirinya, terlihat bahwa ayahnya tak peduli siapa yang akan menjadi Wali Nata.


Hingga tiba tiba...


Seseorang menggulurkan tangan kepada Nata dan ia adalah...


"Ayo cucuku waktunya dirimu.." ucap seorang pria berwibawa menggunakan jas hitam dan kelihatan sudah lanjut usia.


"Ka.. kakek.." Nata menahan airmatanya, Kakek tersayangannya datang ia pikir setelah Neneknya meninggal waktu itu kakek tak peduli lagi dengannya karena setelah pemakaman kakek menghilang entah kemana.


"Jangan menangis ayo.." ucap Kakek tersenyum, Kakek Nata yang ini adalah Kakek dari pihak Ayah yah karena kedua orang tua Nata hanya perjodohan saja maka Nata yang kena imbasnya saja ia di anggap beban bagi keluarga.


Pihak keluarga Nata yang terdiri orangtua Nata, Paman, Bibi, Kakak Nata, kedua sepupu Nata dan Kakek Nenek dari Pihak ibu terkejut bukan main.


Nata dan kakek berjalan di atas primadani dengan senyuman yang memang mirip keduanya sangat manis.


Sampai pelaminan.


"Tuan muda Rendra tolong jaga Cucu kecil kakek, Cukup Nata selalu menangis di masa lalu." ucap Kakek rada sendu ia begitu sakit melihat Cucunya selalu menangis di pojok kamar.


"Iya Kakek." ucap Rendra menggandeng Nata.


"Dan jangan sering bertengkar." ucap Kakek ia tahu bagaimana cara bertemu mereka yang berawal Nata hendak bunuh diri, dan kejadian kejarkejaran setelah kejadian tadi.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2